Antena TV yang bagus merk apa?

Anda sedang mencari antena TV?. Sering alami gangguan?. Antena TV yang bagus merk apa?. Apakah antena yagi sudah bagus untuk antena outdoor?. Memang untuk urusan antena TV, jika kita cari langsung di toko elektronik atau melalui toko online, tentu kita cukup bingung menentukan jenis antene maupun merk yang akan kita pilih. Rasa ragu saat kita menentukan karena tidak semua jenis atau merk antena TV dapat memberikan hasil yang bagus saat dipasang. Memang ada beberapa penyebab kenapa antena yang kita pasang dirumah tidak bisa optimal menangkap suaran TV sehingga akan nampak buram serta layar terkesan bersemut. Nah, dalam tips teknologi kali ini, kami akan mengulas mengenai cara kita memilih merk antena TV yang bagus.

Mengapa antena yagi bagus untuk menangkap siaran TV?

Antena deret atau antena yagi merupakan salah satu bentuk antena yang banyak digunakan untuk pesawat penerima siaran televisi di negeri ini. Hal tersebut karena harganya yang relatif murah dan sederhana. Antena yagi tidak membutuhkan kelengkapan yang banyak.

Penggunaan antena yagi memungkinkan kita untuk menembak arah dari pemancar dengan lebih tepat. Pada sisi lainnya, interferensi dari pantulan dari bangunan gedung di sekitar kita, baik gedung bertingkat atau bukit pengaruhnya sedikit sekali. Sementara itu, kekuatan antena jenis ini dipengaruhi juga oleh elemennya. Semakin banyak elemen yang dimiliki atau semakin panjang antena tersebut, maka akan diperoleh gain atau penguatan yang lebh besar.

Sementara yang menjadi favorit untuk antena televisi yang bagus adalah antena UHF DX sebab ketepatan resonansi dan bahan untuk antenanya sungguh­sungguh berkualitas. Antena jenis ini sering dipamerkan atau dipromosikan sebagai antena orisinal yang didatangkan langsung dari Jepang. Walaupun sebenarnya tidak demikian, sebaab dalam negeri sudah dapat memproduksi antena jenis ini.

Apakah jenis kabel juga berpengaruh?

Untuk dapat memperoleh tayangan gambar siaran yang bagus, kita dapat menggunakan kabel coaxial 75 ohm. Jenis kabel yang digunakan ini memiliki attenuation atau loses dengan daya kecil, misalnya kabel coaxial RG7, RG6 yang mempunyai attenuation kira­kira 5 desibel (db) setiap 100 feetnya pada frekuensi 750 Mhz. Kita juga dapat memakai kabel coaxial RG11 yang mempunyai attenuation sebesar 3,6 db/100 feet. Kabel ini termasuk besar ukuran diameternya sehingga jika kita pakai, maka kita akan mengalami kerepotan saat memasangnya.

Untuk kebutuhan kabel yang baik, kit harus memilih kabel yang benar­benar terbuat dari tembaga dan bukan sepuhan tembaga. Tentunya karena bahannya terbuat dari tembaga asli, harga kabel ini relatif lebih mahal dibandingkan kabel secara umum. Jika Anda memiliki kabel coaxial, pilihlah yang serabutnya rapat dengan ukuran diameter konduktornya sekitar 1mm. Agar tidak tertipu atau keliru pada saat membeli kabel coaxial ini, kita dapat mengeceknya dengan cara mengupas ujung kabel. Jika kabelnya terbuat dari tembaga, konduktor serabutnya berwarna kuning kecoklatan.

Sementara untuk lebih jelasnya, konduktor yang tengah dapat dikerok dengan gunting atau apa saja, jika ini juga berwarna kuning kecoklatan hingga ke bagian dalam, maka dapat dipastikan kabel tembaga. Jika kabel tersebut ternyata kabel tengahnya berwarna putih, tu pasti kabel coaxial dengan bahan sepuhan.

Apakah panjang kabel berpengaruh terhadap kekuatan sinyal?

Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas terimaan pesawat televisi, maka kita menggunakan booster. Pada posisi inilah kita harus mengatur panjang kabel yang digunakan antara antena dan booster. Jarak terbaik, berdasarkan pengalaman pemasangan adalah1,5 meter dengan posisi lurus, tanpa ada gulungan pada kabel tersebut.

Untuk pemasangan antena, kita menggunakan kabel sebagai konektornya. Dalam hal ini, kita harus memperhatikan ukuran panjang kabel yang kita pergunakan. Umumnya, panjang kabel yang kita beli berukuran panjang dan lebih pada saat dipasang. Jika hal ini terjadi, maka sebaiknya jangan digulung sisa kabel tersebut.

Apakah kita harus mengarahkan dengan tepat?

Hal lain yang sangat menentukan daya terimaan untuk hasil terimaan yang baik adalah arah tembakan antena. Jika arah tembakan ini benar, hasil terimaannya pasti baik. Jika antena kita tembakkan kearah yang tepat pada pemancarnya, maka penerimaan antena dapat maksimal. Kita harus dapat menentukan posisi pemancar berada.

Untuk penerimaan dengan jarak yang jauh dari pemancar sudut deviasi yang dibutuhkan untuk antena semakin kecil. Dengan demikian, jika pada sebuah daerah ada sekelompok pemancar diterima pada jarak yang jauh. Maka semua antena dapat mengarah pada pemancar yang ada. Tentunya kita dapat mengarahkan antena kita ke pemancar­pemacar tersebut dengan mengambil sudut deviasi yang tepat.

Kita pasti membutuhkan televisi dengan terimaan yang bagus sehingga pada saat kita menonton agar dapat nyaman. Jika tampilan gambar di televisi buruk, maka mata dapat mengalami kecapekan. Mata dapat mengalami kerusakan jika gambar di layar televisi tidak normal. Bagaimanapun kita menginginkan segalanya bagus, begitu juga halnya tampilan di televisi kita. Berbagai upaya kita lakukan agar tampilan gambar di televisi kita bagus dan kita nyaman untuk menikmati siaran tersebut.

Kita sangat menyadari bahwa jika tayangan yang kit alihat di televisi kurang bagus, maka pesawat televisi kita lengkapi dengan berbagai aksesori yang betujuan untuk meningkatkan kemampuan menangkap siaran pemancar televisi. Kita selalu berharap agar dengan alat bantu tersebut, maka kita dapat nyaman. Kita tidak peduli berapa dana untuk hal tersebut.

Artikel terkait :   Tips terkenal lewat sosial media