Antioksidan pencegah kanker secara alami

Kanker dapat dicegah dengan mematikan sel kanker melalui asupan antioksidan alami. Antioksidan pencegah kanker didapat dari sayuran dan buah yang tinggi nutrisi, terutama tanaman herbal disekitar kita. Tanaman herbal yang cukup mengandung nutrisi antioksidan serta mineral pencegah kanker mudah dikembangkan dan dibiakan sendiri dirumah hanya dengan media tanam serta pot yang dapat ditempatkan diteras rumah. Kanker memang penyakit yang masih menempati jenis penyakit yang mematikan dan tidak ada obatnya. Dunia medis hanya mampu menghambat pertumbuhannya pada stadium yang masih awal. Jika sudah sampai stadium lanjut, sel kanker sangat sulit dihentikan. Jika kita bisa mencegah sel kanker dengan nutrisi alami dengan kandungan antioksidan alami, akan lebih baik untuk kesehatan kita. Lalu, bagaimana kita bisa mendapatkan sumber antioksidan pencegah kanker secara alami dari tanaman herbal?. Mari kita simak ulasan berikut ini.

antioksidan-alamiApa manfaat antioksidan bagi tubuh kita?

Antioksidan adalah bahan yang membantu melindungi sel-sel tubuh Anda dari efek buruk radikal bebas. Radikal bebas dapat diperoleh secara alami dan dari luar tubuh. Secara alami, radikal bebas adalah bahan kimia yang dihasilkan dari proses pencernaan makanan. Sedangkan dari luar tubuh, ditimbulkan akibat asap rokok dan radiasi. Radikal bebas yang tidak dapat ditangani tubuh dapat menjadi pemicu berbagai penyakit kronis, seperti kanker dan sakit jantung.

Pada masa ini, terutama di kota-kota besar ketika tingkat polusi lebih tinggi, antioksidan sangat dibutuhkan. Beban oksidatif dalam tubuh di lingkungan semacam itu jauh lebih tinggi dibandingkan di tempat dengan tingkat polusi rendah. Tubuh Anda tidak secara alami dapat memproduksi antioksidan sesuai kebutuhan sehingga Anda perlu mengonsumsi cukup makanan dengan kandungan antioksidan tinggi. Untuk memerangi radikal bebas, disarankan untuk mengonsumsi cukup makanan yang mengandung antioksidan tiap harinya.

Radikal bebas pada awalnya diperlukan untuk membunuh mikroorganisme penyebab infeksi dalam tubuh mahkluk hidup. Paparan radikal bebas yang berlebihan dan secara terus-menerus dapat menyebabkan kerusakan sel, mengurangi kemampuan sel untuk beradapatasi terhadap lingkungannya dan pada akhirnya dapat menyebabkan kematian sel yang memicu terjadinya berbagai jenis penyakit degeneratif seperti jantung koroner, tekanan darah tinggi, aterosklerosis, sirosis hati dan kanker.

Artikel terkait :   Mengatasi bibir kering saat berlibur

Dalam kepustakaan kedokteran radikal bebas sering disamakan dengan oksidan karena memiliki sifat yang mirip dan dapat menyebabkan kerusakan yang sama walaupun prosesnya berbeda. Radikal bebas yang diproduksi di dalam tubuh normal akan dinetralisir oleh antioksidan yang ada di dalam tubuh. Bila kadar radikal bebas terlalu tinggi maka kemampuan dari antioksidan endogen tidak memadai untuk menetralisir radikal bebas sehingga terjadi keadaan yang tidak seimbang antara radikal bebas dengan antioksidan.

Tanaman herbal apa saja yang mengandung antioksidan tinggi?

Beberapa sayur dan buah mengandung antioksidan lebih tinggi dibandingkan yang lain. Contoh antioksidan yang digunakan tubuh adalah vitamin C, E, dan betakarotin. Ketiganya banyak terkandung dalam buah dan sayur berwarna merah, oranye, kuning, dan ungu. Berikut ini adalah beberapa makanan sumber antioksidan utama yang disarankan untuk dikonsumsi secara rutin.

1. Tomat. Buah yang memiliki ciri fisik bulat dan bewarna merah ini ternyata sangat efektif untuk menangkal radikal bebas yang masuk ke tubuh. Ini dikarenakan, tomat memiliki kandungan lycopene yang cukup tinggi. Fungsi lycopene yang utama yaitu sebagai zat antikanker.

2. Bawang Putih. Salah satu bumbu dapur ini memiliki kandungan nutrisi yang terbilang lengkap seperti vitamin A, B, C, selenium, yodium, kalium, zat besi, kalsium, seng serta magnesium. Berbagai nutrisi inilah yang menjadikan bawang putih sebagai sumber antioksidan penangkal radikal bebas.

3. Teh Hijau. Suka minum teh…???. Teh khususnya teh hijau ternyata juga sangat bagus untuk menangkal radikal bebas. Ini dikarenakan, teh hijau mengandung sumber catechin polyphenol yang terbukti efektif mencegah kanker. Sangat disarankan untuk minum 3 (tiga) cangkir teh hijau setiap hari.

4. Brokoli. Salah satu sayuran sumber antioksidan yang alami adalah brokoli. Sayuran ini mengandung sulforaphane yang berfungsi memerangi berbagai jenis kanker yang dapat mengancam jiwa seseorang. Oleh karena itulah, sangat disarankan untuk mulai menghidangkan sayuran brokoli kedalam meja makan anda.

5. Stroberi. Buah stroberi ternyata memiliki berbagai kandungan nutrisi seperti protein, serat, kalsium, fosfor, vitamin C, folat serta vitamin A. Berbgai nutrisi inilah yang menjadikan stroberi sumber antioksidan yang dibutuhkan oleh tubuh anda.

Artikel terkait :   Penyebab kanker payudara pada wanita

6. Bayam. Inilah salah satu makanan kegemaran “Popeye”. Faktanya, bayam memiliki kandungan nutrisi seperti sumber vitamin A, vitamin K, mangan, folat, kalsium plus protein dan flavonoid. Nutrisi-nutrisi inilah yang bertindak sebagai antioksidan penangkal radikal bebas.

7. Wortel. Inilah satu makanan sehat yang juga di sukai oleh kelinci. Salah satu keunggulan wortel yaitu sayuran ini memiliki kandungan falcarinol plus falcarindiol yang berfungsi sebagai nutrisi antikanker dan penangkal radikal bebas.

Selain bahan di atas, cokelat tanpa bahan tambahan, teh, dan kopi juga merupakan sumber antioksidan yang baik. Sebisa mungkin konsumsi beragam kelompok makanan agar mendapatkan manfaat terbaik dari semua jenis.

Sebuah penelitian menemukan bahwa wanita lanjut usia yang tidak terbiasa mengonsumsi sayur dan buah-buahan segar tiap hari akan memiliki risiko 25 persen lebih tinggi untuk mengalami serangan jantung dalam waktu 10 tahun ke depan dibandingkan yang tidak. Hindari memasak sayuran terlalu matang agar kandungan vitamin tidak hilang. Cara terbaik mengonsumsi sayur adalah dengan dikonsumsi mentah atau dikukus setengah matang.

Mengapa memilih sumber antioksidan alami?

Penelitian menemukan bahwa suplemen antioksidan belum tentu mendatangkan manfaat sebanyak antioksidan yang terdapat dalam bahan makanan segar. Bahkan terdapat penelitian yang menemukan bahwa dalam beberapa kasus suplemen ini dapat mendatangkan risiko.

Selain berisiko mendatangkan komplikasi jika dikonsumsi bersamaan dengan obat lain, suplemen antioksidan dalam dosis tinggi dapat mendatangkan risiko kesehatan. Pada perokok, suplemen betakaroten dalam kadar tinggi berisiko menyebabkan kanker paru-paru. Sementara suplemen vitamin E dalam dosis tinggi dapat meningkatkan risiko stroke dan kanker prostat.

Daripada suplemen, buah dan sayur segar merupakan sumber antioksidan alami terbaik. Utamakan yang mengandung vitamin E, C, dan karotenoid, flavonoids, tanin, fenol and lignan. Selain kaya antioksidan, pada umumnya buah dan sayur segar ini kaya dengan serat, rendah kadar lemak jenuh, dan tidak mengandung kolesterol.

Namun bukan berarti bahwa makanan kaya antioksidan langsung dapat mencegah semua kemungkinan penyakit. Manfaat yang didapatkan dari makanan bergizi bisa dimaksimalisasi dengan paduan pola hidup sehat, seperti olahraga secara teratur dan istirahat yang cukup.

Leave a Reply