Apa penyebab hp kena virus?

Selain kasus hp android terkena air karena terjatuh, hp juga bisa terkena virus. Apa ciri hp android terkena virus?. Apa penyebab hp kena virus?. Malah tidak sedikit pengguna hp android yang tidak menyadari kalau terkena virus, tahu-tahu baterai cepat habis, kuota cepat habis dan banyak kasus yang disebabkan karena virus sudah menjangkiti. Sebelum kita memutuskan memasang antivirus di hp android, sebaiknya anda mengetahui penyebab hp kena virus agaranda dapat mencegah masuknya virus dan mengacak-acak data serta membuat hp sering ngadat dan hank. Mari dalam artikel tips teknologi ini, kami akan membahas mengenai apa penyebab hp bisa terkena virus.

Bagaimana virus bisa menjangkiti hp android?

Virus Android telah merajalela, berbagai kekuatan virus berusaha menginfeksi ponsel dengan sistem operasi Android dengan virus berbahaya yang akan merusak seluruh data anda dan dampak terburuknya adalah mencuri informasi pribadi anda.

Bagaimana Smartphone Android dapat terinfeksi? Malware atau virus dapat masuk ke ponsel anda dengan berbagai cara, namun hal yang paling umum terjadi adalah melalui aplikasi yang anda download. Hacker telah membuat berbagai aplikasi bagi Android yang nampaknya tidak berbahaya namun sesungguhnya sangat merusak. Yang lebih berbahaya adalah cloning aplikasi dimana para hacker mendownload aplikasi asli dan mengubah/mengisi dengan berbagai virus dan malware.

Namun ada jalan lain yang dapat menginfeksi ponsel anda, yaitu ketika anda melakukan web browsing melalui ponsel. Ada kemungkinan anda menekan sebuah link dan mendownload aplikasi yang penuh malware atau sebuah link melalui email yang anda terima, yang mengakibatkan sebuah malware terdownload.

Apabila anda melihat sebuah ikon aplikasi yang tidak pernah ada sebelumnya, segera melakukan uninstall melalui pengaturan aplikasi di bagian pengaturan (hanya menarik ikon aplikasi tersebut ke tempat sampah hanya akan menghapus ikonnya dan bukan aplikasinya). Anda dapat meng uninstall nya secara lengkap melalui mengelola pengaturan aplikasi pada pilihan Aplikasi. Dalam beberapa versi dari Android, Anda dapat hapus centang kotak di Pengaturan-Aplikasi untuk membatasi instalasi non-aplikasi Android Market.

Salah satu penyebab masuknya virus ke Hp Android yang paling sering adalah melalui pertukaran data antar sesama pengguna smartphone atau data dari komputer. Entah data yang ditransfer tersebut melalui bluetooth atau melalui medi atransfer data yang lainnya. Sehingga pastikan data yang akan ditransfer benar-benar bersih dari kemungkinan adanya virus yang akan menyerang sisem operasi yang ada di smartphone.

Apa ciri hp android terkena virus?

Malware biasanya menggunakan berbagai cara guna bisa menghindari deteksi pengguna Android, termasuk cara mendompleng pada program lain. Meskipun demikian, pengguna Android tidak perlu merasa khawatir karena kehadiran serangan virus semacam ini masih dapat diketahui dengan mengamati gejala- gejala tertentu yang biasanya menyertai.
Berikut adalah cirri-ciri atau gejala yang biasanya terjadi jika perangkat Android Anda yang terkena serangan virus :

Artikel terkait :   Teknik foto penting untuk smarphone

Performa Hp Menurun – Malware jenis ini bisa membuat kinerja hp menurun secara drastis, salah satu cara untuk memastikannya adalah dengan menginstall aplikasi CPU monitor yang ada pada Google Play. Di sana akan diketahui apa memang karena aplikasi yang banyak memakan RAM atau karena beban CPU atau karena Android kena virus.

Konsumsi Data Naik Drastis – Mirip dengan keanehan atas tagihan telepon, jika terjadi kenaikan konsumsi data secara drastis bisa jadi akibat Android kena virus. Malware jenis ini menyerang penggunaan paket data. Hal ini bisa dilihat dari terjadinya perubahan pola upload dan download, jika pada ponsel Android Anda terjadi kegiatan upload dan download yang mencurigakan pertanda ada seseorang atau sesuatu yang sedang memanfaatkan koneksi internet perangkat Anda.

Baterai Menjadi Boros – Sebagai pemilik Android pasti mengetahui ponselnya boros pulsa akibat Android kena virus atau karena banyaknya aktivitas yang dilakukan oleh pengguna, karena pengguna Android pasti mengetahui kisaran penggunaan smartphonenya, jadi jika tanpa sebab baterai yang dipakai tiba-tiba lowbat kemungkinan perangkat Anda terkena serangan virus. Contohnya seperti adware, salah satu jenis virus yang secara terus menerus mengirim iklan kepada pengguna sehingga pengguna mengalami boros pada baterai.

Boros Pulsa dan Kouta Paket Data – Saat ini banyak sekali jenis malware Android yang menyebabkan pulsa atau kuota paket data internet cepat habis. Hal tersebut terjadi karena malware menyerang sistem untuk membuka halaman-halaman iklan yang tidak jelas sehingga menyebabkan kuota paket data menjadi cepat habis.

Selain itu malware juga bisa menyerang akun email anda dan mengirimkan malware serupa ke beberapa kontak yang anda miliki. Tak hanya lewat email, malware juga bisa menyerang sistem pesan sehingga mengirimkan banyak pesan berisi malware kepada pengguna perangkat Android lain.

Apa yang harus dilakukan jika hp android terkena virus?

Virus biasanya disisipkan dalam aplikasi dan akan menginfeksi perangkat Android setelah aplikasi tersebut diinstal. Walaupun Google Play Store sendiri sudah menyediakan fitur untuk memfilter aplikasi berbaya, namun tak sedikit virus atau malware yang lolos dari filter tersebut. Pengguna antivirus memang menjadi salah satu solusi yang tepat.

Artikel terkait :   Cara menikmati siaran tv hd Indonesia

Namun permasalahannya adalah smartphone yang memiliki spesifikasi pas-pasan kadang mengalami kendala saat ditanami antivirus yang tak jarang membebani kinerja smartphone. Namun bukan berarti permasalahan tersebut tak ada solusinya. Berikut adalah beberapa tips bagaimana menghilangkan virus di Android tanpa antivirus.Cara Mudah Menghilangkan Virus di Android Tanpa Antivirus1.

1. Masuk ke Safe Mode terlebih dahulu
Masuk ke Safe Mode akan memungkinkan Android kamu untuk beroperasi lebih ringan karena hanya menjalankan aplikasi inti yang dibawa sistem. Saat berada di Safe Mode, semua aplikasi yang kamu instal akan hilang. Tapi tenang, aplikasi tersebut bukan hilang selamanya, hanya sementara saat berada di Safe Mode saja. Jadi, saat di Safe Mode kamu bisa leluasa berpindah antar sistem aplikasi tanpa kendala, memudahkan kamu juga untuk mengecek atau membersihkan file-file tidak penting, seperti file cache.

Cara masuk ke Safe Mode tiap perangkat Android berbeda-beda. Namun, rata-rata adalah dengan menggunakan kombinasi tombol Power dan Volume saat proses booting. Jika masih bingung, silakan Googling dengan keyword “Safe Mode (tipe Android)”.

2. Cek Aplikasi
Saat berada dalam Safe Mode, silakan cek aplikasi yang terinstal. Caranya masuk ke Settings – Apps, lalu pilih tab Downloaded. Sistem akan menghilangkan semua daftar aplikasi pihak ketiga di Safe Mode, tapi karena virus termasuk dalam sistem, maka virus akan terlihat sebagai aplikasi pihak ketiga namun dapat menjalankan fungsi sistem. Jika Android kamu terinfeksi virus, maka akan muncul aplikasi asing yang tidak pernah kamu instal di Android kamu.

3. Hapus aplikasi yang mencurigakan.
Masih dalam keadaan safe mode, silahkan hapus akses administrator aplikasi yang mencurigakan. Caranya adalah dengan masuk ke menu settings > security > device administrator. Lihat apakah ada aplikasi mencurigakan. Apabila ada, silahkan hilangkan akses administrator aplikasi tersebut.

4. Keluar Safe Mode
Setelah semua proses di atas selesai, berarti virus atau malware yang menyerang HP Android anda sudah hilang. Setelah proses penghapusan aplikasi mencurigakan selesai, selanjutnya kamu tinggal keluar dari Safe Mode. Caranya dengan melakukan proses Restart seperti biasa.

Nah, mudah bukan cara menghilangkang virus di Android kamu? Tanpa Antivirus pun kamu bisa menghilangkan virus yang memperlambat kinerja Android kamu. Jaka sarankan untuk selalu membuat back up dari data dan aplikasi yang kamu rasa penting setelah proses pemeriksaan dan penghapusan virus untuk berjaga-jaga.

Leave a Reply