Cara memperbaiki tembok yang rontok

Jika tembok yang basah dan berjamur anda biarkan, bisa saja menyebabkan bagian permukaan akan rontok. Cara memperbaiki tembok yang rontok, sebaiknya anda tidak asal menambal bagian yang berlubang secara langsung. Memang untuk permasalahan tembok rumah sangat beragam dan cukup menjengkelkan jika kita biarkan. Tembok yang rontok biasanya dimulai dengan cat di bagian permukaan tembok mulai mengelupas dan menimbulkan serbuk yang sangat halus. Jika sudah mulai sering rontok ini, struktur dibawahnya akan mulai rapuh dan berlubang. Sebelum memperbaiki tembok yang mulai runtuh ini, ada beberapa penyebab yang harus dicari terlebih dahulu agar proses menambal tembok tidak percuma. Mari dalam artikel tentang hunian ini akan kami bahas mengenai hal tersebut.

tembok-rontokApa penyebab utama tembok mudah rontok ?

Kasus rontoknya plesteran dinding sering terjadi pada rumah tinggal. Hal ini biasanya terjadi karena kurangnya kualitas bahan plesteran yang kurang bagus serta pengerjaan penutupan yang kurang baik. Kebanyakan rumah diperumahan menggunakan pasir yang mengandung tanah atau lumpur dalam adukan plesterannya sehingga dalam pengerjaannya lebih irit semen. Hanya dengan sedikit semen, adukan plesteran tersebut sudah dapat menempel di dinding.

Apabila penghuni memilih cara seperti itu untuk plesteran dinding rumahnya, suatu hari plesteran dinding tersebut akan rontok karena bahan plesteran tidak dapat menyatu dengan baik akibat kurangnya volume semen. Jika sudah begini, jalan satu-satunya adalah memperbaikinya.

Anda dapat mengecek apakah plesteran tersebut menyatu dengan dinding atau tidak dengan cara mengetuk dinding menggunakan jari tangan. Jika plesteran tersebut tidak menyatu dengan dinding, pasti akan timbul suara kopong pada saat plesteran tersebut diketuk.

Plesteran dinding yang tidak bagus bisa mengakibatkan dinding tembok menjadi keropos atau kopong. Kopong disini maksudnya yaitu ketika dinding atau tembok kita ketuk-ketuk mengeluarkan bunyi gaung, hal ini karena struktur tembok yang tidak sempurna. Pada kondisi tembok seperti ini akan membuat tembok mudah runtuh.

Bagaimana cara memperbaiki tembok yang mulai rontok?

Artikel terkait :   Menata rumah kecil agar terlihat luas

Ada cara yang mudah kita lakukan untuk memperbaiki kondisi tembok yang mulai rontok tanpa mengundang tukang bangunan :

Membobok Tembok Dinding Yang Rapuh – Dinding yang kopong kita bobok hingga semua bidang yang rapuh terbuka semua. Anda bisa menggunakan alat palu dan tatah atau pahat. lakukan cara ini dengan hati-hati jangan sampai mengenai tembok yang masih benar.

Setelah itu bersihkan bekas bobokan dinding dengan menggunakan kuas supaya debu yang masih menempel pada tembok bisa bersih semua. Sebab jika debu yang masih nempel khawatir nanti plesteran yang diaplikasikan pada tembok tidak menempel dengan kuat.

Aplikasi Semen Instan Mortar Utama – Buatkan adonan semen instan dengan cara menambahkan air dan semen instan. Namun sebelum menempelkan aplikasi ini hendaknya tembok disiram dahulu dengan air sampai semua bidang yang akan diplester basah semua. Ini dimaksudkan agar semen menempel dengan kuat. Oleskan adukan semen ke bidang tembok yang rusak.

Pergunakan alat jidar untuk meluruskan permukaan adukan semen pada dinding. Nanti plesteran adukan semen yang berlebih akan ikut secara otomatis terbawa oleh jidar.

Ratakan adukan yang sudah rata dengan flat trowel yang berguna untuk menghaluskan permukaan plesteran. Kalau plesteran sudah halus dan agak mulai kering, anda bisa memberikan acian di permukaan plesteran sebelum tembok siap di cat lagi.

Bagaimana mengatasi tembok yang retak?

Untuk memperbaiki dinding yang retak kita terlebih dahulu harus mengupas bagian dinding yang retak dengan menggunakan palu dan kape lalu lapisi dinding yang sudah dikupas tersebut dengan wall sealer dengan menggunakan kuas atau roller. Tujuannya agar permukaan dinding dapat terlapisi dengan kuat sebelum proses pelapisan selanjutnya.

Setelah kering atau kurang lebih setelah dua jam. Tebarkan adukan semen instan pada dinding yang sudah dikupas. Hindarilah penggunaan semen PC karena tidak akan tahan lama. Bila kupasan dinding cukup besar maka dapat dipasang serat fiber tau kasa diatas plesteran lalu ditutup kembali dengan adukan semen instan. Rapikan dan ratakan plesteran semen dengan busa pelembap, lalu setelah plesteran kering lapisi dengan plamur dinding sebagai cat dasar. Amplas hasil plamuran hingga mereata lalu cat sesuai dengan warna dinding sekitarnya.

Artikel terkait :   Apa resiko bisnis properti?

Bila didapati plesteran dinding rontok maka kupas dinding yang sudah dikupas plesterannya tersebut dengan menggunakan air air atau kupas dengan menggunakan kape dan pastikan plesteran terbuang semuanya lalu lakukan plesteran kembali dengan menggunakan adukan yang sudah lebih baik dan sesuai standar yaitu perbandingan semen dan pasir sebanyak 1 : 5. Apabila plesteran sudah benar-benar kering lakukan acian pada dinding tersebut.

Bagaimana mengatasi tembok yang berjamur?

Bila ditemui dinding berjamur dan berlumut sebelum memulai pembersihan sebaiknya menggunakan sarung tangan dan masker. Bersihkan jamur dan lumut pada dinding dengan menggunakan kape sekrap dan sikat kering kemudian semprot dengan air bersih. Campurkan 500 gram kaporit atau larutan pemutih dengan 2 liter air, celupkan lap kain pada cairan lalu usapkan lap ke dinding secara merata lalu biarkan selama 1 jam agar jamur dan lumut mati.

Semprotkan air bersih ke dinding untuk membersihkan sisa cairan. Setelah dindind mengering oleskan cairan anti jamur dan anti lumut dengan kuas dan biarkan 2 hingga 6 jam. Biarkan selama 1 hari hingga dinding benar-benar kering kemudian aplikasikan cat dasar. Jika dinding sudah siap, terakhir cat dengan menggunakan cat dinding khusus anti jamur dan anti lumut.

Bila dinding lembap pertama-tama perhatikan dulu batas ketinggian plesteran yang lembap dan beri tanda batasnya. Lalu kupas plesteran dari batas lantai sampai batas ketinggian yang sudah diatandai dan lebihkan sekitar 20cm. Setelah plesteran dindind terbuka lapisi dinding dengan aqua scaller atau semen yang dicairkan. Plester dinding dengan spesi kedap air yang berasal dari adukan semen dan pasir dengan perbandingan 1 :2 lalu biarkan hingga mengering dan cat kembali dengan warna yang sama.

Leave a Reply