Cara menanam daun seledri di rumah sendiri

Tips bermanfaat – Setelah tahu manfaat daun seledri untuk kesehatan kita, ada baiknya kita bisa mengetahui cara menanam daun seledri sendiri di rumah. Banyak cara dan mudah dilakukan. Tidak terlalu sulit dan tidak membutuhkan lahan yang luas karena tanaman seledri ini dapat dibudidayakan dengan mudah dan sederhana walau hanya anda tempatkan dalam media pot kecil yang diletakkan di teras rumah. Selain keseharan dari daun seledri produksi lahan sendiri, anda dapat memanfaatkan waktu luang yang dapat membuat anda lebih santai dan menikmati nutrisi gizi tinggi dari setiap lembar daun seledri tanpa repot harus keluar rumah.

tanaman-seledriTanaman seledri termasuk salah satu tanaman yang cocok ditanam secara hidroponik, tanaman dengan air. Seledri hidroponik bisa ditanam dengan beberapa sistem hidroponik, salah satunya dengan penggunaan bak dengan netpot bersumbu (sistem wick) atau sistem rakit apung. Pasti anda bisa bayangkan sedikit mengenai hidroponik dimana dapat kita lakukan dengan tidak membutuhkan lahan yang luas. Dapat dengan melakukan perancangan sebuah taman vertikal yang nantinya anda isi dengan tanaman seledri.

Menyiapkan Bibit Seledri
Belilah bibit seledri dari kios-kios pertanian atau toko online yang menjual bibit tanaman. Pilih bibit yang kemasannya masih bagus dan tidak bocor atau berlubang, hal ini dikhawatirkan ada semut atau hama yang sudah masuk dan merusak biji seledri.

Artikel terkait : Manfaat daun seledri untuk penderita darah tinggi.

Selain kemasan yang bagus, periksa juga tanggal kadaluarsanya. Pilih bibit seledri yang tanggal masa berlakunya masih lama, karena semakin lama bibit disimpan maka kemampuan tumbuhnya akan berkurang.

Siapkan media semai, bisa menggunakan wadah semai atau bisa dengan menggemburkan tanah dan dibentuk guludan. Campurkan pupuk kandang sembari menggemburkan tanah dan membentuk guludan. Tebarkan biji seldri yang sudah dibeli secara merata, dan tutup dengan lapisan tanah tipis. Lakukan penyiraman dengan spray setelah biji selesai disemai.

Artikel terkait :   Manfaat gula jawa mencegah penuaan dini

Menanam Daun Seledri
Sembari menunggu semaian bibit seledri tumbuh, siapkanlah polybag atau pot yang berukuran sedang. Isi polybag atau pot dengan campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 1. Biarkan polybag sampai bibit seledri siap dipindahkan.

Setelah bibit seledri tumbuh dan memiliki tangkai daun sebanyak 4 buah atau tinggi sekitar 10cm. Maka bibit seledri dapat dipindahkan ke polybag atau pot. Untuk memindah bibit selederi sebaiknya lakukan penyiraman terlebih dahulu pada semaian, kemudian cabut bibit seledri secara perlahan.

Pindahkan bibit ke polybag atau pot yang telah disiapkan, buatlah lubang pada polybag atau pot dengan menggunakan jari anda, masukkan pangkal bibit seledri sedalam 3cm dan kemudian tutup kembali. Lakukan hal yang sama sampai semua bibit selesai dipindahkan. Setelah semua selesai, letakan pot di halaman yang tidak terkena sinar matahari yang langsung, atau dibawah pohon yang rimbun, ini dilakukan selama kurang lebih 1-2 minggu hingga tanaman lebih kuat dan akar sudah tumbuh.

Merawat Daun Seledri
Perawatan pada seledri tidaklah sulit, cukup melakukan pembersihan rumput yang mungkin tumbuh di polybag atau pot. Lakukan penyiraman pada pagi dan sore hari terutama musim kemarau, jika musim penghujan maka penyiraman dapat disesuaikan.

Proses perawatan meliputi proses penyiraman tanaman, lakukan penyiraman setiap hari, sebaiknya dilakukan pada sore hari, lakukan dengan hati-hati, jangan sampai merusak tanaman ataupun jangan sampai daun terkena tanah yang tercampur dengan air sewaktu menyiram. Jika dibiarkan ini akan mengakibatkan daun rusak dan membusuk.

Baca juga : Menurunkan berat badan dengan jus seledri.

Proses Pemanenan.
Pemanenan seledri biasanya dilakukan setelah tanaman berumur 2-3 bulan, mungkin ada juga yang hanya 1 bulan tergantung dari Varietas yang digunakan, Hibrida mungkin akan lebih cepat dengan hasil tanam yang lebih maksimal. Ciri-ciri tanaman siap panen adalah, daun seledri sudah rimbun dan memiliki banyak anakan. Pemanenan dilakukan tidak dengan mencabut tanaman, namun dengan memetik daunnya, sehingga tanaman masih bisa dipanen selama kurang lebih dalam frekuesni 1-2 minggu sekali. Hingga daun seledri sudah tidak anakan lagi.

Artikel terkait :   Efek samping antibiotik pada anak

Dari semua tahap yang dapat kita lakukan saat menanam daun seledri di rumah, dapat dilakukan dengan cara yang mudah dan tidak bertele2. Anda dapat lakukan dipagi dan sore hari saat anda bersantai. Selamat mencoba menikmati hari anda dengan memiliki tanaman seledri dilingkungan rumah.

@Tips bermanfaat – 2016

Leave a Reply