Cara mencuci baju batik agar tidak pudar

Luntur?. itu yang sering ditakuti ibu-ibu. Cara mencuci baju batik agar tidak pudar warna dan motifnya, tergantung dari jenis batik serta bahan kain yang dipakai. Tidak semua baju batik mudah luntur dan pudar. Memang saat pertama kali kita mencuci biasanya ada warna yang ikut larut karena memang saat kain batik keluar dari pabrik batik belum pernah dicuci, jadi normal aja jika pertama kali proses pencucian akan meninggalkan warna pada air. Tetapi, untuk proses pencucian berikutnya, sebaiknya ibu-ibu perhatikan dengan seksama beberapa hal yang perlu dihindari agar baju batik tidak pudar warnanya. MAri dalam artikel tips bermanfaat berikut, kami akan berikan ulasan lebih jelas.

Kelamaan merendam membuat baju batik luntur?

Demi menghilangkan kotoran, seringkali kita sengaja merendam baju batik lebih lama. Tapi kalau terlalu lama, kadang kita jadi lupa sendiri. Apalagi bagi yang senang merendam baju batik malam hari. Kalau ketiduran, cucian baru dikerjakan esok pagi. Akibatnya? Warna baju batik menjadi luntur atau pudar.

Jika merendam baju batik menggunakan deterjen bubuk, waktu yang dibutuhkan untuk merendam memang lebih lama. Bisa 30 menit hingga 1 jam karena deterjen bubuk lebih sulit larut dalam air. Waktu yang dibutuhkan deterjen bubuk untuk menyerap ke serat baju batik dan merontokkan kotoran juga lebih lama.

Solusinya, beralihlah ke deterjen cair. Bentuknya yang cair lebih mudah larut dalam air. Deterjen cair juga lebih cepat meresap ke dalam serat kain sehingga mengangkat kotoran lebih cepat. Merendam baju batik dengan deterjen cair, hanya memerlukan waktu yang lebih singkat, sekitar 15 menit saja.

Kalau waktu merendam cuma sebentar, otomatis warna baju batik lebih terjaga. Selain itu, deterjen cair memang lebih lembut dibandingkan deterjen bubuk. Jadi cocok untuk mencuci segala jenis bahan baju batik sesuai dengan tingkat kotornya.

Artikel terkait :   Obat herbal untuk suara serak

Bagaimana mengatasi baju batik luntur?

Bila luntur yang terjadi masih belum lama, tidak ada salahnya kita mencoba beberapa tips untuk menghilangkan luntur atau paling tidak mengurangi kondisi luntur pada pakian kita dengan tips sederhana berikut :

Untuk baju batik putih yang terkena luntur, anda bisa mencoba cara berikut. Larutkan cuka pada air yang telah dicampur dengan deterjen anti noda dan pemutih baju batik. Rendam baju batik yang terkena luntur ke dalam larutan lalu diamkan selama kurang lebih 30 menit. Lalu bilas seperti biasa.

Untuk baju batik berwarna yang terkena luntur, jangan gunakan pemutih baju batik karena nanti warna baju batiknya menjadi kusam dan tidak lagi berwarna cerah. Untuk baju batik berwarna, coba kamu siapkan panci berisikan air dan deterjen anti noda yang kemudian kamu rebus hingga mendidih, lalu masukkan baju batik tersebut kedalam air yang mendidih. Siapkan tongkat untuk mengaduk-aduk baju batik tersebut. Tunggu sampai airnya terlihat berwarna keruh akibat dari warna lunturan tersebut. Setelah itu matikan kompor dan tunggu sampai dingin.

Selain baju batik warna-warni, baju batik batik juga bisa luntur. Perawatan kain batik biasanya menggunakan lerak yang harganya cukup mahal. Namun ada tips sederhana untuk merawat baju batik batik yang luntur, yaitu dengan merendam semalaman kain batik tersebut dengan air kelapa, baru dicuci dengan deterjen.

Bagaimana sebaiknya cara mencuci baju batik agar tidak luntur?

Mencuci batik tidak seperti mencuci pakaian biasa. Ini karena karakteristik dan proses pembuatan batik serta bahan yang digunakan tidaklah seperti pakaian biasa. Untuk itulah, Anda harus sedikit lebih hati-hati dalam mencuci batik karena bisa melunturkan sehingga menjadi buram dan rusak.

Artikel terkait :   Mengapa siklus menstruasi tidak teratur?

cuci-baju-batikPersiapan :

  • Siapkan sabun lerak. Lerak bisa Anda dapatkan di toko bahan laundry atau toko batik.
  • Siapkan ember untuk perendaman.
  • Gantungan baju untuk menjemur.

Cara mengerjakannya : Menggunakan teknik handwash atau cuci dengan tangan jangan gunakan mesin cuci.

  1. Masukan sabun Lerak secukupnya kedalam ember yang telah diisi air 2-3 liter air (untuk kapasitas mencuci perpotong).
  2. Rendam batik dalam larutan sabun Lerak sekitar 15-30 menit.
  3. Saat mencuci, batik jangan dikucek atau diperas, cukup dengan diangkat-celup saja. Untuk bagian yang terlihat kotor seperti kerah, gunakan jari Anda untuk menggosok-gosokan secara lembut bagian tersebut agar kotorannya hilang.
  4. Bilas batik dengan cara merendam ke dalam air bersih sekitar 5 menit kemudian diangkat-celup juga, jangan pakai softener, cukup dengan air bersih.
  5. Setelah selesai membilas, angkat batik dan serap airnya dengan handuk sambil diremas-remas lembut. Jangan memeras batik karena dapat menghancurkan serat dan merusak bentuknya.
  6. Pasang batik pada gantungan baju lalu jemur di tempat teduh, jangan terkena sinar matahari langsung.
  7. Setelah batik kering, jangan menyetrikanya dengan setrika biasa, gunakanlah hand steamer untuk melicinkan dan merapikannya.
  8. Finishing: Taburkan bunga melati di sekelilingnya atau semprot dengan parfum beraroma melati agar terkesan natural dan eksotis.