Cara menghilangkan bekas luka bakar

Selain stretch mark, keluhan kerusakan kulit karena faktor luar adalah luka bakar. Cara menghilangkan bekas luka bakar yang membekas pada kulit kita sebaiknya jangan sembarangan mempergunakan krim yang memang banyak beredar dipasaran secara bebas. Salah satu bahan yang sering memberikan dampak secara instan memang pemakaian bahan merkuri yang sangat keras, sehingga bahan ini dikontrol oleh BPOM agar penggunaannya tidak melebih batas yang direkomendasikan oleh ahli kesehatan. Saat memilih krim juga sebaiknya atas rekomendasi dokter kulit agar tidak menimbulkan iritasi lebih luas. Jika anda mengandalkan bahan alami yang lebih aman, banyak sekali resep atau ramuan yang dapat dipakai untuk menghilangkan bekas luka bakar secara aman. Berikut ulasan mengenai hal tersebut.

Apa saja macam luka bakar pada kulit?

sejenis cedera pada kulit yang disebabkan oleh panas, listrik, bahan kimia, radiasi dan banyak lagi. Luka bakar yang mempengaruhi kulit bagian luar atau luka bakar derajat I. Jikalau cedera menembus pada lapisan kulit dalamnya, ini dinamakan luka bakar lapisan kulit derajat II. dan Luka bakar terkena pada semua lapisan kulit derajat III, seperti cedera yang meluas ke seluruhnya bagian lapisan kulit. Sedangkan luka bakar yang paling parah yaitu lapisan kulit derajat IV seperti Lukanya sampai ke jaringan yg lebih dalam, misalnya sampai pada otot dan tulang.

Untuk perawatan luka bakar tergantung kepada tingkat keparahan luka bakar tersebut. Misalnya Luka bakar superfisial atau luka bakar biasa kita cukup mengobatinya dengan anti nyeri bias, tetapi kalau luka bakar yang parah kita harus memerlukan perawatan yang exstra secara medis ke dokter Kulit lebih tepatnya.

Apakah ada efeknya penggunaan odol / pasta gigi untuk pertolongan pertama?

Sebagian orang memang cenderung menggunakan odol (pasta gigi) dalam merawat luka bakar yang mereka alami, alasannya karena odol mengandung mentol yang bersifat mendinginkan. Walau tips ini sudah mendarah daging, namun hal tersebut ternyata salah. Menurut beberapa Dokter, justru odol dapat memicu timbulnya infeksi dan memperparah keadaan, karena di dalamnya terkandung bahan seperti deterjen, pemutih dan zat kimia lainnya.

Begitu juga dengan pemakaian beberapa bahan yang juga dipercaya dapat mengatasi luka bakar seperti margarine, kecap, minyak, putih telur hingga teh. Beberapa bahan tersebut justru bukan menyembuhkan luka bakar, malahan dapat “memperparah” luka bakar karena mengandung bakteri pemicu infeksi.

Bagaimana pertolongan pertama untuk luka bakar?

Untuk pertolongan pertama menangani luka bakar cukup dengan Mengguyur (menyiram) area tubuh yang mengalami luka bakar dengan air selama 10-30 menit atau hingga rasa sakitnya mereda. Hal ini akan mencegah kerusakan kulit semakin meluas (mencegah luka bakar semakin kedalam). Dan ingat, jangan menggunakan air es karena perubahan suhu yang begitu drastis (secara tiba-tiba) dari panas ke dingin bisa memperparah kerusakan disekitar luka bakar, dan menghambat proses penyembuhan.

Setelah proses pendinginan dengan air, kemudian lanjutkan untuk membersihkan luka bakar, Anda bisa menggunakan sabun antiseptik untuk mensterilkan luka dan mencegah infeksi.

Selanjutnya setelah berkurang rasa sakitnya, gunakan salep khusus luka bakar dan Antibiotik agar luka bakar yang terbuka tidak mudah terinfeksi. Salep Antibiotik tidak diperlukan apabila gelembung kulit pada luka bakar belum pecah. Namun apabila gelembung ini pecah dan luka bakarnya terbuka, gunakanlah Antibiotik seperti Neosporin atau Bioplancenton setelah Anda selesai membersihkan luka bakar. Atau Anda bisa menggunakan salep khusus luka bakar lainnya seperti Mebo untuk meredakan nyeri pada luka bakar.

Hal ini semua dilakukan untuk mencegah infeksi pada luka bakar yang mengangah. Anda juga bisa menambahkan Aloe Vera untuk menenangkan kulit Anda yang trauma akibat luka bakar. Aloe Vera dan Antibiotik akan membuat perban dan luka bakar tidak menempel secara langsung, sehingga nantinya ketika Anda ganti perban akan mudah dilepas.

Agar rasa sakit berkurang, anda bisa mengkonsumsi obat pereda rasa sakit yang dapat dibeli di apotik seperti Ibuprofen, Parasetamol, Aspirin, atau Naproxen. Hal ini dapat membantu apabila gejala luka bakar cukup mengganggu Anda. Apabila rasa sakit tidak berkurang setelah beberapa jam, minumlah satu dosis obat lagi. Yang perlu diperhatikan, jangan gunakan Aspirin terutama untuk anak-anak dan untuk Anda yang baru saja sembuh dari flu atau cacar air.

Untuk menutup luka bakar, gunakan perban Steril untuk membalut luka bakar agar terhindar dari infeksi. Anda mungkin tidak perlu menggunakan perban pada luka bakar tingkat satu, yaitu saat gelembung kulit yang terbakar belum pecah. Namun, luka bakar tingkat dua yang kecil sekalipun perlu dibalut untuk melindunginya dari infeksi. Balut luka dengan kain kasa perlahan-lahan dan rekatkan dengan selotip medis. Dan jangan lupa untuk mengganti kain kasa setiap hari, agar kebersihan luka tetap terjaga.

Jangan memasangkan kain kasa secara langsung ke luka mana pun. Luka terbuka harus selalu diberi lapisan krim atau salep atau bisa juga Aloe Vera yang telah Luvizhea.com sebutkan diatas sebelum dibalut dengan kasa. Hal ini agar saat kain kasa dilepaskan, lapisan kulit yang baru terbentuk tidak ikut terkelupas. Bagaimana melepaskan perban apabila perban tersebut merekat dengan luka? Anda bisa melepaskannya secara perlahan searah dengan arah pertumbuhan rambut dan gunakan air hangat (suam-suam kuku) atau larutan Saline untuk membantu melepaskan perban yang merekat pada luka tersebut.

Bagaimana menghilangkan bekas luka bakar?

Cara kerja bahan yang berasal dari alam memang biasanya tidak secepat cara kerja obat pabrik. Anda harus rajin menggunakannya agar hasil lebih optimal. Walaupun begitu, cara ini masih banyak diminati oleh masyarakat karena tidak berdampak buruk bagi kesehatan dan tentunya murah. Adapun beberapa tumbuhan disekitar anda yang bisa menjadi obat untuk menghilangkan bekas luka bakar, yaitu :

Bawang putih. Bumbu yang biasa digunakan oleh para ibu untuk memasak ini ternyata memiliki khasiat selain untuk menyebuhkan flu, darah tinggi dan kanker, juga bisa untuk menyamarkan noda menghitam. Caranya mudah: parut bawang ini lalu oleskan ke bagian bekas luka, kemudian biarkan sampai kering. Setelah itu dibilas dengan air hangat; lakukan rutin agar cepat menghilang. Keloid yang timbul dapat memudar, karena adanya efek anti proliferasi yang ada pada bawang, sehingga pertumbuhan kolagen dapat tertekan.

Obat untuk menghilangkan bekas luka berikutnya adalah Jus mengkudu. Penggunaannya dengan mengkompres bekas luka dengan handuk yang telah dibasahi dengan jus dan tunggu hingga kering dan dibersihkan. Lakukan hal itu sebanyak 3 kali tiap harinya. Buah ini memiliki senyawa scopoletin yang sangat membantu sebagai anti radang, sehingga digunakan untuk menjadi obat menghilangkan luka.

Blender buah mentimun sampai halus, lalu balurkan pada bekas luka yang menghitam dan diamkan semalaman. Jika ingin mendapatkan hasil yang cepat, lakukanlah secara rutin, maka bekas luka akan memudar secara perlahan. Mentimun kaya akan berbagai zat nutrisi, seperti Vitamin C, potassium yang berfungsi untuk menangkal radikan bebas, juga terdapat silica yang membantu produksi kolagen.

Leave a Reply