Cara menonton film 3D yang terbelah

Jika anda perhatikan, film 3D selalu memiliki 2 sisi berbeda. Untuk cara menonton film 3D yang terbelah sisi kanan dan kiri, juga harus mempergunakan kacamata 3 dimensi yang memiliki 2 sisi kaca mata dengan filter warna merah dan biru. Mengapa demikian?. Pada dasarnya film 3D merupakan film pada umumnya, tetapi diolah untuk dapat menampilkan kesan 3 dimensi saat kita menontonnya. Film 3 dimensi sudah sangat banyak judulnya, jika anda yang sering main ke Taman Mini Indonesia Indah, disana ada wahana yang menampilkan film sampai 4D dimana memiliki kursi yang ikut bergoyang mengikuti film 3D yang dipertontonkan. Nah, jika anda ingin menikmati kecanggihan film 3D sendiri di rumah, ada cara menonton film 3D yang terbelah kiri dan kanan dengan cara yang mudah serta murah. Dalam artikel tips teknologi kali ini, kami akan menjelaskan bagaimana teknik menonton fil 3D.

Apa itu film 3D / 3 dimensi?

Dalam pengertian seni rupa, sebuah karya 3 dimensi merupakan suatu karya yang tidak hanya dibatasi oleh sisi panjang dan lebar, tetapi juga menampilkan kedalaman, atau dapat dikatakan memiliki ruang. Dalam perfilman, film 3 dimensi memberikan pengalaman menonton film yang seolah nyata, di mana gambar yang ditayangkan seolah berada di luar layar.

Dalam penyajiannya, biasanya penonton membutuhkan sebuah kacamata khusus dengan lensa berwarna merah dan biru. Warna merah di sebelah kiri dan biru di sebelah kanan. Kelemahan film 3 dimensi adalah jika menontonnya di bioskop, gambar yang ditayangkan akan terlihat buram dan tidak jelas jika tidak menggunakan kacamata. Penggunaan kacamata tidak selalu nyaman, terlebih bagi orang-orang yang memang membutuhkan kacamata untuk membantu penglihatan mereka.

Perkembangan teknologi dan komputer membuat teknik pembuatan animasi 3D semakin berkembang dan maju pesat. Animasi 3D adalah pengembangan dari animasi 2D. Dengan animasi 3D, karakter yang diperlihatkan semakin hidup dan nyata, mendekati wujud manusia aslinya. Semenjak Toy Story buatan Disney (Pixar Studio), maka berlomba-¬lombalah studio film dunia memproduksi film sejenis. Bermunculanlah, Bugs Life, AntZ, Dinosaurs, Toy Story 2, Monster Inc., hingga Finding Nemo, The Incredible, Shark Tale. Cars, Valian. Masih Kesemuanya itu biasa juga disebut dengan animasi 3D atau CGI (Computer Generated Imagery).

Apakah harus memakai kacamata 3D untuk menontonnya?

Setiap kali kita ingin menonton film dengan format 3D, pasti kita akan dipinjamkan sebuah kacamata. Dengan bantuan kacamata itulah, format 3D yang hadir jadi maksimal. Lewat kacamata model ini, kita bakal melihat film dalam suasana yang berbeda. Ternyata, hal ini disebabkan oleh gambar yang ditampilkan di layer. Ada dua gambar yang ditampilkan bersamaan. Satu dengan format warna merah, dan satu lagi dalam format warna biru atau hijau.

Artikel terkait :   Bahaya membeli followers instagram

Kacamata akan memilah dua gambar tersebut sesuai dengan warna lensanya. Jadi, hanya satu gambar yang akan masuk ke tiap mata. Gambar dengan format warna biru, akan masuk ke lensa biru, dan gambar warna merah akan masuk ke lensa merah. Kelemahan kacamata yang satu ini adalah persoalan warna. Karena gambar dipisahkan berdasarkan warna, jadi warna film nggak akan tampil sempurna.

Bagaimana kacamata 3D bisa membuat efek lebih nyata?

Kacamata ini membuat gambar pada film bioskop dan televisi seperti adegan 3 dimensi yang terjadi tepat di depan anda. Dengan objek bergerak keluar masuk layar dan seolah menuju ke arah anda, dan tokoh jahat yang bergerak keluar untuk menangkap dan meraih tangan anda.

Kacamata 3D membuat anda merasa bagian dari adegan film, tidak hanya seseorang yang duduk disana menonton adegan tersebut. Mengingat alat ini mempunyai nilai entertainment yang tinggi, anda akan terkejut betapa sederhananya sebetulnya kacamata 3D ini.

Manusia lahir dengan dua buah mata dan sistem penglihatan binocular yang sangat luar biasa. Untuk objek dengan jarak lebih dari 20 kaki (6 – 7 meter), sistem binocular membuat kita mudah menetukan seberapa jauh jarak objek tersebut secara akurat. Sebagai contoh.

Jika ada beberapa objek di depan, kita akan dengan mudah mengetahui objek mana yang lebih jauh dan objek mana yang lebih dekat, serta seberapa jauhnya jarak objek tersebut dengan kita. Apabila anda melihat dunia dengan sebelah mata tertutup, anda akan tetap dapat memperkirakan jarak, namun keakuratan perkiraan jarak akan menurun.

Untuk melihat seberapa besar perbedaannya, mintalah seorang teman untuk melemparkan bola dan coba untuk menangkap bola tersebut sementara sebelah mata anda tertutup.

Juga coba pada ruangan yang sedikit cahaya atau pada malam hari. Pada kondisi ketersediaan cahaya sedikit, perbedaan akan semakin terlihat. Akan lebih sulit untuk menangkap bola hanya dengan sebelah mata terbuka di banding kedua mata terbuka.

Bagaimana membuat kacamata 3D sendiri?

Pernahkah anda menonton film 3D atau gambar 3D dengan kacamata yang seakan gambar dapat muncul keluar monitor seolah nyata dan sebaliknya juga dapat jauh kebelakang monitor atau monitor adalah jendela untuk masuk ke dalam adegan film itu. Saat melepas kacamata yang anda pakai gambar tidak dapat muncul keluar monitor karena untuk merasakan effect 3D anda harus menggunakan kacamata 3D.

Namun sekarang video 3D dapat anda cari di internet juga gambar-gamber 3D juga banyak di temukan. Tapi pasti banyak diantara kalian yang “TIDAK PUNYA KACAMATA 3D”, selain mahal juga jarang yang jual, terutama seperti saya yang tinggal di kota kecil. Tapi jangan jadikan halangan karena saya akan mengajari anda untuk membuat kacamata 3D sendiri di rumah. Bahannya juga mudah di dapat dan murah.

Artikel terkait :   Cara memasang anti gores

Sebenarnya saat ini yang saya ketahui, kacamata 3D di bagi menjadi dua macam yaitu Polarisasi & warna. Dan kacamata jenis warna juga terbagi menjadi buanyaktipe. Tapi yang kita bahas dan yang akan kita buat adalah kacamata yang paling terkenal dan yang paling banyak di gunakan di dunia yaitu kacamata 3D warna tipe merah-biru. Kacamata ini dapat mengubah gambar ber-Anaglyph menjadi 3D.

Buat atau gunakan ulang sebuah bingkai kacamata.
Opsi paling kuat adalah menggunakan kacamata biasa atau hitam murah dari toko obat atau pernak-pernik, dengan mencabut lensa plastiknya. Pada taraf ini, Anda tidak menghemat terlalu banyak uang dibandingkan membeli kacamata 3D yang sudah jadi. Oleh karena itu, banyak orang lebih memilih menggunakan kertas papan poster board, kertas karton cardstock, atau kertas biasa yang dilipat menjadi dua bagian.

Gunting lembaran plastik bening untuk digunakan sebagai lensa.
Hampir segala jenis lembaran plastik bening bisa dipakai. Terlepas dari pilihan Anda, guntinglah bentuk yang sedikit lebih besar dari lubang untuk mata pada bingkai kacamata agar Anda memiliki cukup ruang untuk menempelkannya.

Warnai salah satu lensa menjadi merah dan satunya biru.
Gunakan spidol permanen untuk mewarnai salah satu sisi tiap lensa. Kacamata ini berfungsi paling baik ketika Anda menggunakan warna sian ketimbang biru biasa, namun spidol bertinta biru lebih mudah ditemukan dan sudah dapat berfungsi cukup baik.

Rekatkan lensa pada lubang kacamata dengan selotip.
Lensa berwarna merah untuk mata KIRI sementara biru untuk mata KANAN. Rekatkan lensa ke bingkai, dan pastikan selotip tidak menutupi lensa itu sendiri agar Anda tidak memperoleh gambar yang kabur.

Ubah setelan hue dan tint pada monitor Anda.
Coba kenakan kacamata Anda da pandang gambar 3D Anda. Jika Anda memandangi layar TV atau komputer dan tidak melihat efek 3D, ubah setelan hue dan tint pada monitor hingga warna biru pada layar menjadi tidak terlihat melalui lensa kanan Anda. Semestinya kejadian ini akan terlihat dengan jelas karena gambar akan tiba-tiba “melompat” menjadi 3D.

Gunakan kacamata untuk melihat citra 3D biru dan merah.
Kacamata anaglif adalah bentuk terdini teknologi citra 3D. Citra yang identik digambarkan sekali dalam warna merah dan sekali dalam warna sian, dengan salah satunya sedikit digeser. Saat dilihat menggunakan kacamata dengan lensa yang memiliki warna sama, tiap mata hanya dapat mendeteksi citra dari warna sebaliknya. Karena kedua mata Anda mendeteksi citra yang terlihat sama dari sudut pandang berbeda, Anda akan menafsirkannya seperti objek tiga dimensi (3D) yang nyata.

Leave a Reply