Cara menyembuhkan sakit lambung pada anak

Buat anak, jangan coba-coba. Apalagi jika anak anda sering sakit panas karena perut. Untuk cara menyembuhkan sakit lambung pada anak berbeda penanganannya jika sakit maag pada orang dewasa. Kita sebagai orang tua harus berhati-hati dengan penyakit anak yang mengarah pada sakit bagian pencernaan. Kekurang tahuan anak akan makanan dan jajanan yang mereka konsumsi sering memicu peradangan dan nyeri pada lambung. Berbagai jajanan yang ada di lingkungan anak sering menjadi penyebab terbesar berbagai keluhan sakit lambung pada anak. Apalagi, anak tidak mudah menceritakan mengenai sakitnya hingga akhirnya berakibat panas demam dan pusing. Nah, dalam artikel hidup sehat kali ini, kita akan bahas mengenai bagaimana cara menyembuhkan sakit lambung pada anak.

sakit-lambung-anakApakah anak bisa terkena infeksi pada lambung?

Siapa yang tidak tahu infeksi lambung, sebagaio rangtua mewaspadai semua penyakti yang menyerang anak itu adalah kewajiban aplagi yang namanya infeksi lambung, penyakit ini cukup membahayakan utnuk anak anak bunda, pasalnya infeksi lambung ini lebih dominan menyerang anak ketimbang dewasa, hal ini di karenakan daya tahan tubuh dari anak msih lemah, keadaan lambung anak juga masih labih, apalagi anak yang aktif, memasukan semua barang ke mulut dan hal tersebut sanat memicu terjadinya infeksi lambung.

Dalam banya kasus infeksi lamubng yang terjadi pada anak biasanya di tandai dengan mual, pusing, menurunnya nafsu makan, menurunnya berat badan secara drastis, waja terlihat pucat, diare , muntah ,sakit perut , demam , menggigil, dan perasaan sakit jika terjadi pada anak biasanya akan menyebabkan anak terus terusan menangis karena merasa kesakitan. Infeksi lambung bukanlah penyaktit yang bisa di anggap sepele, infeksi lambung adalah gejala wal dari tukak lambung yang berbahaya.

Apa gejala pada anak yang terkena infeksi tungkak lambung atau maag?

Gejala sakit maag pada anak hampir sama dengan sakit perut pada umumnya yang disertai dengan mual, muntah serta rasa kembung. Dan, apabila diamati, pusat sakit berasal dari daerah lambung ke atas, mulai dari ulu hati hingga ke rongga dada. Apabila sakitnya bertambah parah, akan disertai rasa terbakar pada dada. Ciri lainnya adalah ketika anak muntah disertai darah yang mirip kopi, darah ini terkena asam lambung akibat luka pada lambung.

Artikel terkait :   Bahaya wewangian bagi ibu hamil

Selain itu, jika anak terlihat tidak nafsu makan, lemah serta mengalami penurunan berat badan maka harus diwaspadai anak terkena sakit maag. Gejala sakit maag ini, biasanya timbul atau mulai terasa pada malam hari. Jangan biarkan hal ini terus berlanjut, bawalah segera anak Bunda ke dokter untuk mendapatkan pertolongan dan dokter akan memberikan antacida untuk meredakan gejala serta antibiotik jika ditemukan adanya infeksi bakteri.

Apakah harus dibawa ke dokter ?

Pada semua anak dengan gejala sakit maag dianjurkan tes H. pylori lewat pemeriksaan sederhana yang tidak menyakitkan. Pemeriksaan lebih kompleks hanya dilakukan pada anak dengan gejala kuat untuk selanjutnya akan diobati. Saat ini berbagai pusat kesehatan sudah menyediakan tes kuman H.pylori. Bila tes positif dapat dilanjutkan dengan peneropongan ke lambung (endoskopi). Tindakan ini direkomendasikan untuk anak dengan kecurigaan kelainan di lambung dan bila nanti ditemukan H.pylori harus segera dilakukan terapi. Endoskopi juga dilakukan untuk melakukan tes lainnya yaitu biopsi, membiakkan kuman, dan lain-lain. Kombinasi pemeriksaan akan meningkatkan kepastian diagnosis infeksi kuman tersebut agar bisa diobati dengan sebaik-baiknya.

Skrining dengan uji urea napas Uji skrining atau tes yang dianggap paling akurat dan sederhana adalah uji urea napas. Anak diminta meminum sejumlah urea yang sudah diberi tanda. Urea ini akan dimetabolisme oleh H.pylori dan dikeluarkan menjadi karbondioksida. Jika anak positif terinfeksi akan ditemukan karbondioksida yang punya tanda di udara napas si anak.

Bagaimana pengobatan sakit lambung atau tungkak lambung pada anak?

Namun sekali lagi orangtua jangan khawatir berlebihan. Karena kuman sakit maag ini dapat diobati. Menurut dr Muzal, jika terjadi infeksi, biasanya dokter memberikan antibiotika dan obat yang harus diminum dua kali sehari, selama 1­2 minggu. Setelah pemberian obat selama kurun waktu tersebut, baru satu bulan kemudian anak tersebut harus dikontrol kembali oleh dokter.

Artikel terkait :   Antioksidan pencegah kanker secara alami

Sedangkan kalau sakit maag yang diderita sudah sangat hebat dan ada pendarahan yang cukup banyak pada saluran pencernaan, biasanya akan dirawat di Rumah Sakit. Cara penanganannya pun harus diendoskopi lebih dulu. Setelah itu akan diberikan obat­obatan yang dapat mengurangi asam lambung.

Sedangkan untuk menghentikan pendarahan yang terjadi, pasien tersebut akan dipuasakan, sampai pendarahan tersebut berhenti. Biasanya satu sampai dua hari. Dan sebagai pengganti masuknya makanan, sang anak akan diimfus sebagai pengganti makanan. dr. Budi menambahkan, “Selain itu, perhatikan pula pola makannya, diatur, jangan lupa makan sayur dan jangan minum susu terlalu
banyak.”

Ia melanjutkan, jika produksi gasnya tinggi, maka akan diberi obat untuk mengeluarkan gasnya. Sedangkan kalau asamnya tinggi, akan diberi obat anti asamnya. Sedangkan pemberian antibiotika jarang dilakukan, kecuali ada infeksi.

Apa pantangan yang sebaiknya dihindari untuk anak memiliki kecenderungan sakit lambung?

Setelah diobati, bukan berarti maag si kecil tidak bisa kambuh. Tentunya semua ini ada pantangannya. “Misalnya makanan, si anak tidak boleh makan pedas, asam, banyak makan sayur dan buah. Mie instan jangan terlalu banyak, karena tidak bagus bagi anak­anak. Camilan yang banyak mengandung tepung pun harus dikurangi,” wanti dr. Budi. Satu lagi yang harus diingat, tambah dr Muzal, saat merawat anak yang kena maag di rumah, cegah pemberian obat­obatan yang dapat merangsang bakteri tersebut. Seperti, obat penahan rasa sakit, karena itu akan mengganggu. “Selain itu pemberian makanan yang bersifat asam seperti buah jeruk dan nenas. Minuman bersoda juga tidak diperbolehkan,” akhir dr. Muzal.