Gaya foto anti mainstream terekstrim

Couple maupun group yang bergaya foto narsis makin nyleneh, keren dan berani. Seperti gaya foto anti mainstream terekstrim diatas atap gedung tertinggi di dunia menjadi awal sebuah ide gaya foto selfie yang sangat menantang maut. Tidak sembarang orang yang mampu melakukannya menjadi alasan utama mereka melakukan semua itu sebagai bukti bagaimana mereka mengalahkan rasa takut akan ketinggian saat narsis. Anti mainstream sendiri terbentuk secara spontan disaat semua gaya foto yang diupload di sosial media mengalami kejenuhan dengan gaya yang itu itu saja. Ide muncul saat ingin memulai sesuatu yang tidak mudah dan tidak semua orang mau dan mampu melakukannya walau itu harus dilakukan dengan bertaruh nyawa sekalipun. Akhirnya gaya foto anti mainstream terekstrim tercipta dengan memanjat atap gedung yang menjulang ke angkasa, juga ada yang berada di sebuah tower diatas atap dan memperlihatkan latar belakang landscape permukaan bumi yang bulat. Sugguh menawan dan membuat kagum bagi yang melihatnya. Tapi apakah semua gaya foto anti mainstream selalu disukai orang lain?. Bagaimana tips membuat gaya foto selfie anti mainstream agar berkualitas dan banyak like?. Mari kita siak artikel dibawah ini.

Apa sih maksud anti mainstream itu?

Pengertian mainstream ini kadang juga kondisional. Artinya, hal yang sebelumnya tidak menjadi mainstream bisa menjadi mainstream. Lantas, kenapa istilah mainstream bisa muncul ke permukaan? Bukankah perubahan-perubahan itu sesuatu yang wajar. Ternyata hal ini dipengaruhi karena mainstream memiliki antitesis atau lawannya, yakni anti mainstream. Apa itu anti mainstream?’

Anti mainstream merupakan sesuatu hal yang tidak biasa, perilaku yang tidak umum, sifat yang tidak biasa. Atau hal-hal lainnya yang kadang tidak wajar. Anti mainstream ini sering mengarah pada pengertian sesuatu yang unik, kreatif, dan beda. Misalnya : umumnya pria menyatakan cinta dengan bunga, maka orang yang anti mainstream akan menyatakan cinta dengan cara lain dan tidak biasa. Ia lebih memilih menyatakan cinta dengan memberikan patung lilin pada pasangannya.

Anti mainstream juga menjadi gaya hidup yang berbeda dan menarik. Orang yang kreatif umumnya senang dengan aktivitas anti mainstream karena tidak mau ikut-ikutan. Misalnya ketika orang banyak menggunakan baju lengan pendek, maka yang anti mainstream akan memilih menggunakan baju yang lengannya panjang sebelah, yang kanan panjang dan yang kiri pendek. Atau bisa juga ketika gaya rambut pria banyak yang menggunakan gaya rambut cowok-cowok Korea, maka orang yang anti mainstream lebih memilih gaya rambut yang tidak umum.

Artikel terkait :   Cara cepat mengembalikan daftar kontak yang hilang

Apa yang perlu disiapkan agar foto terekstrim tidak fatal?

Fenomena selfie anti mainstream ini pun memunculkan beragam tema selfie yang beberapa diantaranya memicu kontroversial. Selain memicu kontroversial pada beberapa jenis selfie, aktivitas memotret diri ini ternyata menyimpan resiko yang membahayakan pelakunya. Beberapa kasus selfie yang pernah ada telah mengakibatkan kecelakaan yang membuat pelakunya luka bahkan mengakibatkan kematian.

Banyak peristiwa fatal yang terjadi yang menimbulkan korban jiwa karena kurangnya persiapan dan penguasaan medan saat melakukan foto selfie esktrim. Ini memberikan pelajaran bagi kita semua, bahwa kegiatan selfie anti mainstream ini memiliki resiko-resiko berbahaya jika tidak dilakukan dengan hati-hati. Meskipun ternyata selfie memiliki resiko berbahaya, namun bukan berarti Anda tidak mau dan menjauhi selfie anti mainstream yang unik dan berkualitas. Dengan beberapa trik dan teknik, selfie bisa kita jalankan dengan baik dan aman.

1. Perhatikan Lokasi Selfie
Hal pertama yang perlu diperhatikan untuk menjadikan aktivitas selfie ini aman adalah lokasi. Dalam beberapa kasus selfie yang berujung pada kecelakaan memang terjadi atau berada pada lokasi yang membahayakan, seperti tebing, puncak gedung, dan tempat berbahaya lainnya. Foto selfie yang mengharuskan kita untuk tetap fokus pada kamera yang dipegang membuat lokasi yang kita jadikan tempat selfie bisa mengancam kita jika kita tak waspada.

Maka untuk membuat aktivitas selfie ini menjamin keamanan bagi diri Anda maka sebaiknya hindari lokasi-lokasi yang berbahaya tadi. Selain memilih tempat yang aman, Anda juga harus memperhatikan lingkungan disekitar Anda, jangan sampai aktivitas selfie Anda justru mengganggu orang di sekeliling Anda.

2. Pastikan Perangkat Telah Diatur dan Dipegang Dengan Benar
Aktivitas selfie yang menjadikan kamera sebagai senjata utama harus telah diatur dan diset sedemikian rupa untuk menjamin keamanan saat Anda selfie. Beberapa kasus kecelakaan yang terjadi saat selfie terjadi karena pelaku melakukan pengaturan yang justru membahayakan dirinya saat posisi selfienya siap namun tak mendukung tangan mereka melakukan pengaturan ulang kamera atau #smartphone.

Artikel terkait :   Apa itu android tv box?

Maka dari itu sebelum selfie, atur dan pastikan dulu bahwa pegangan Anda pada smartphone atau kamera telah kuat dan mencengkram. Jangan sampai karena Anda tak kuat memegang kamera, Anda dibuat panik saat perangkat jatuh dan justru membahayakan Anda sendiri.

3. Gunakan Aksesori Pendukung Selfie yang Orisinil
Selfie yang kemudian berkembang dengan munculnya aksesoris pendukung seperti tongsis atau drone misalnya juga bisa mempengaruhi keamanan Anda. Kenapa? Ini karena asesori pendukung selfie yang ada kini banyak yang dipalsukan, terutama pada perangkat tongsis. Beberapa kasus kecelakaan selfie yang ada telah membuktikan bahwa penggunaan tongsis yang tidak memenuhi standar bisa mencelakai penggunanya.

Maka dari itu Anda harus berhati-hati saat membeli tongsis. Belilah tongsis dari produsen ternama dan penjual yang terpercaya. Belilah tongsis dengan bahan yang kokoh, serta memiliki pegangan dan pengait yang kuat agar Anda dan perangkat Anda tidak mengalami kecelakaan.

4. Lakukan Selfie Dengan Cepat
Selain lokasi, perangkat dan asesori, teknik dan cara pengambilan gambar juga mempengaruhi tingkat keamanan pelakunya. Lakukan pengambilan gambar yang tidak ekstrem dengan posisi yang tepat dan cepat. Pengambilan gambar selfie dengan teknik dan posisi yang salah dan terlalu lama memiliki resiko yang buruk.

Beberapa kasus kecelakaan selfie yang ada seringkali terjadi karena pelaku melakukan teknik pengambilan gambar yang ekstrem. Dengan posisi tubuh yang tidak mendukung, sudah pasti teknik pengambilan ini sangat berbahaya. Maka dari itu lakukan sefie dengan hal-hal yang sederhana saja, jangan berlebihan dan over acting. Ini akan membantu Anda lebih aman dari mara bahaya yang bisa menimpa siapa saja.

5. Unggah Foto Selfie di Tempat yang Aman
Terakhir, tips untuk menjalankan foto selfie adalah mengunggah foto selfie ditempat yang aman. Setelah selfie selesai dilakukan, maka umumnya kita akan mengunggah foto tersebut ke media sosial.

Nah banyak kasus kecelakaan terjadi saat proses pengunggahan ini karena pelakunya tak beranjak dari lokasi selfie. Maka seharusnya setelah selfie, Anda harus segera pindah dan mencari tempat yang aman untuk mengunggah foto selfie tersebut agar proses foto selfie Anda lancar dari awal sampai akhir.

Leave a Reply