Ide usaha modal kecil peluang sukses

Jika ingin memulai usaha rumahan yang tetap dapat eksis, ada banyak ide usaha modal kecil yang berpeluang sukses walau banyak pesaing yang lebih dulu memulainya. Sukses tidak dapat ditentukan karena terlebih dulu memulanya, tetapi jeli melihat sebuah peluang. Seseorang yang sudah dulu memiliki usahapun juga akan selalu berinovasi mencari bentuk ide suaha agar tidak tersaingi dengan pemula dalam usaha rumahan. Dari sekian ide usaha yang dimulai dengan modal kecil, mereka bisa sukses dan berkembang dengan baik. Bagaimana caranya?. Tentu seperti dalam tema kali ini, modal kecil bukan berarti memiliki peluang kecil. Sebuah usaha dengan modal kecil membutuhkan sebuah cara pengelolaan modal dari sebuah ide awal. Nah, dalam artikel peluang usaha kali ini, kami akan membahasnya untuk anda.

ide-usaha-modal-kecil
ide-usaha-modal-kecil

Apa alasan kita ingin sukses memiliki usaha sendiri?

Sering kali kita merasa kagum dan heran dengan kesuksesan yang dicapai oleh seorang pengusaha dan umumnya kita tidak tahu bagaimana cara seseorang memulai usaha hingga bisa mencapai kesuksesannya. Kebanyakan pengusaha sukses saat ini mengalami lika-liku panjang yang penuh tantangan bahkan nyaris bangkrut untuk bisa menemukan hasil. Namun, karena keberanian, kesabaran, keuletan, ketekunan dan kepandaiannya dari waktu ke waktu ia akhirnya bisa mewujudkan segala keinginannya.

Tahukah kita apa alasan seseorang memulai usaha ?

Berdasarkan penelitian di lapangan ada beragam alasan mengapa seseorang memulai usaha. Berikut ini adalah lima alasan mengapa seseorang memulai berbisnis dan menjadi pengusaha :

Faktor keluarga pengusaha – Pengusaha yang memulai usaha karena faktor keluarga cukup banyak ditemui karena mereka sudah memiliki usaha sebelumnya. Dorongan dari keluarga cukup ampuh untuk mendorong seseorang untuk terjun di dunia wirausaha. Bahkan bukan hal aneh lagi jika sebuah keluarga sengaja mendidik anak-anaknya untuk dipersiapkan menjadi seorang pengusaha sejak masih muda. Usaha yang dimulai dengan sistem seperti ini biasanya mudah mencapai kesuksesan karena sumber modal, suplai bahan, sampai manajemen telah dipelajari sang pengusaha pemula dari keluarganya dan ia hanya mengikutinya saja sambil sesekali melakukan inovasi.

Artikel terkait :   Cara menawar harga rumah

Jadi pengusaha karena pekerjaan sampingan (iseng) – Ada juga orang yang menjadi pengusaha karena keisengan. Biasanya dilakukan oleh orang yang sibuk mencari tambahan kegiatan saja. Usaha seperti ini biasanya dilakukan oleh mereka yang mencoba menjual atau memproduksi sesuatu dalam skala kecil untuk mengisi waktu luang. Akan tetapi, pada akhirnya usahanya meningkat. Dengan meningkatnya pesanan, maka kapasitas produksi pun diperbesar sehingga usaha yang tadinya sekedar iseng dan mengisi waktu luang memberikan hasil yang luar biasa.

Memulai usaha karena coba-coba – Banyak usaha  yang dilakukan dengan metode coba-coba yang menuai kesuksesan. Usaha ini biasanya dimulai oleh mereka yang belum memiliki pengalaman, mereka yang kesulitan mencari pekerjaan, atau mereka yang baru saja terkena PHK. Namun, tidak sedikit usaha yang dimulai dengan coba-coba ini mengalami kesuksesan.

Memulai usaha karena terpaksa – Jarang sekali ditemukan orang yang memulai usaha karena terpaksa. Namun, pada kenyataannya ada beberapa pengusaha yang berhasil meskipun memulai usahanya dengan keterpaksaan. Biasanya orang yang memulai usaha karena keterpaksaan ini adalah orang yang baru saja kehilangan pekerjaan atau menganggur.

Sengaja terjun menjadi pengusaha – Ada banyak orang yang memulai usaha karena memang unsur kesengajaan. Biasanya mereka telah belajar dari kesuksesan orang lain. Mereka mengikutii contoh dari pengusaha yang ada dengan mencari modal atau bermitra dengan orang lain. Tipe pengusaha seperti ini biasanya adalah seseorang yang berstatus pegawai tetapi memiliki naluri bisnis yang kuat. Pedoman kesuksesan pengusaha seperti ini adalah kegagalan dan kesuksesan orang lain.

Apakah kita langsung saja memulai usaha tanpa ide?

Mendirikan usaha sendiri memang bukan tanpa resiko. Namun, jika kita sudah memahami kemampuan kita pada bidang usaha yang kita ambil, tentunya kita juga sudah mengetahui resiko apa yang kita hadapi, dan tentunya kita juga bisa mengatasi segala resikonya. Jadi, dengan memahami kemampuan yang ada pada diri kita, dapat di pastikan akan mengurangi segala resiko pada usaha yang kita jalani.

Seperti yang kita ketahui, membuka usaha sendiri tentu dapat mengurangi angka pengangguran dan menambah lapangan pekerjaan baru. Menurut Comtelcell, itu merupakan salah satu alasan kenapa kita juga harus mencoba untuk membuka usaha sendiri daripada bekerja pada orang lain. Selain itu, masih banyak lagi alasan lain kenapa kita harus mencoba memulai mendirikan usaha sendiri daripada bekerja pada orang lain.

Artikel terkait :   Resiko bisnis forex secara online

Menurut pandangan banyak pemilih usaha dengan modal kecil yang sukses, Inilah alasan kenapa kita harus mencoba memulai mendirikan usaha sendiri, diantaranya:

1. Kebanggaan Tersendiri
Meskipun hasilnya masih kecil, tentu kita akan merasa bangga dengan usaha kita sendiri. Karena, kita bisa bekerja tanpa menjadi bawahan orang lain. Apalagi jika usaha yang kita dirikan semakin membesar, tentunya ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kita. Karena kita akan menjadi pemimpin pada usaha yang kita dirikan tersebut.

2. Belajar Dari Resiko
Seperti pada ulasan diatas, mendirikan usaha memang memiliki resiko. Namun jika kita berhasil mengatasi dan melewati segala resikonya, tentunya kita bisa mengambil banyak pelajaran dari segala resiko yang telah kita lewati. Dengan mempelajari segala resiko yang ada, kita akan semakin kuat dalam menjalani usaha kita.

3. Bekerja Sesuai Dengan Keadaan.
Ketika kita bekerja pada orang lain atau perusahaan milik orang lain, tentu kita harus bersikap profesional tanpa mempedulikan keadaan kita. Meskipun sedang sakit atau sedang ada urusan pribadi atau lainnya, seringnya kita tetap di tuntut untuk tetap profesional. Namun jika kita bekerja pada usaha kita sendiri, tentunya kita bebas melakukan apapun tanpa ada yang menuntut. Dan kita juga bisa bekerja sesuai dengan keadaan kita.

4. Mudah Membagi Waktu.
Jika kita bekerja pada usaha kita sendiri, tentunya kita bebas mengatur waktu kerja kita. Jadi, waktu kita tidak akan habis unuk bekerja saja. Tapi kita juga memiliki waktu untuk menikmati hasil usaha kita. Berbeda dengan bekerja pada orang lain. Meskipun gajinya sangat besar, tapi belum tentu kita memilki waktu untuk menikmatinya. Karena, waktu kita sudah habis untuk bekerja.

Leave a Reply