Jenis penyakit pencernaan berbahaya pada anak

Musim hujan, banyak keluhan jenis penyakit pencernaan yang dialami anak yang sering diabaikan walau cukup berbahaya jika tidak dilakukan pengobatan lebih lanjut. Musim hujan, identik dengan masalah kubangan dan nyamuk demam berdarah. Dewasa ini, keluhan pencernaan sering menjadi pertanda anak anda bisa terserang jenis penyakit berbahaya pada anak yang bisa menyebabkan kematian, salah satunya yaitu demam berdarah. Memang sakit pada sistem pencernaan ini mirip seperti sakit perut biasa, tetapi jika gejalanya tidak mengalami perkembangan yang bagus, bisa jadi anda akan terlambat jika terlalu meremehkan keluhan sakit pencernaan pada anak. Nah, bagaimana dan jenis penyakit pencernaan apa saja yang isa terjadi pada anak?. Mari kita simak dalam artikel hidup sehat berikut ini.

Seringkali anak mengeluhkan rasa sakit pada bagian perut? Ini merupakan salah satu tanda awal terjadinya gangguan pencernaan. Gangguan pencernaan disebut dispepsia yaitu kondisi ketidaknyamanan pada bagian perut. Meskipun gangguan pencernaan termasuk umum dialami oleh anak atau orang dewasa akan tetapi gejala harus tetap diwaspadai.

Apa akibat gangguan pencernaan pada anak?

Anak yang mengalami gangguan pencernaan akan menghambat tumbuh kembang anak. Kondisi ini dikarenakan pencernaan berfungsi sebagai pembentukan daya tahan tubuh, proses penyerapan nutrisi dan mengganggu kecerdasan anak apabila terjadi ketidakseimbangan gizi karena terhambatnya penyerapan nutrisi pada proses pencernaan.

Apa penyebab umum gangguan pencernaan pada anak?

Gangguan pencernaan pada anak disebabkan karena sistem pencernaan yang belum sempurna atau konsumsi makanan dan minuman yang memicu terjadinya ganguan pencernaan. Oleh sebab itulah anak anak membutuhkan waktu penyesuain untuk dapat beradaptasi dengan makanan yang dikonsumsinya. Gangguan pencernaan tidak dapat dianggap sepele dikarenakan akan berlangsung terus menerus dan memerlukan perawatan medis untuk menghindari gangguan kesehatan lainnya.

Artikel terkait :   Bahaya durian untuk ibu hamil

Bagaimana mencegah pencernaan anak terganggu ?

Mencegah gangguan pencernaan pada anak dilakukan semenjak anak lahir yaitu dengan memberikan ASI ekskusif. ASI yang merupakan makanan utama bayi dapat memberikan imunitas pada tubuh dan memberikan kelengkapan nutrisi. ASI mengandung probiotik yang dapat menjaga proses metabolisme di dalam tubuh, dapat melindungi dinding usus dan meningkatkan kekebalan tubuh.

Selain itu untuk dapat membantu sistem pencernaan yang baik pada anak maka dapat dilakukan semenjak di dalam kandungan. Ibu hamil disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung probiotik seperti mengkonsumsi yogurt. Dengan konsomi makanan yang mengandung probiotik dapat menyeimbangkan pertumbuhan bakteri baik dan membantu mengedukasi dalam menjaga kesehatan pencernaan yang baik.

Gangguan pencernaan yang tidak baik pada anak berhubungan dengan asupan makanan yang susah pada anak. Dengan demikian untuk membantu anak anda dalam melengkapi semua kebutuhan nutrisi selama yaitu dengan memperhatikan bahan makanan yang dikonsumsi. Umumnya anak hanya suka satu makanan saja, ini membuat asupan gizi terhambat.

Apa saja jenis gangguan pencernaan yang sering dialami anak-anak?

Gangguan pencernaan pada anak bermacam-macam, berikut ini adalah uraian mengenai gangguan pencernaan pada anak yang berbahaya :

Kanker kerongkongan (esophagus cancer)
Kanker ini ditandai dengan sulit untuk menelan, rasa tak nyaman (seperti tercekik) saat makan, suara serak atau parau, mudah merasa lelah, nyeri dada, sensasi terbakar atau dada tertekan, berat badan turun mendadak, batuk. Penyebabnya belum diketahui pasti, namun diduga karena perubahan (mutasi) sel-sel DNA di esofagus. Kanker kerongkongan adalah contoh pertama penyakit berbahaya yang menyerang pencernaan.

Kanker perut (stomach cancer)
Kanker ini memiliki tanda dan gejala mual, muntah, nyeri perut, mudah capek, berat badan turun, cepat merasa penuh setelah makan sedikit, mudah kembung setelah makan, gangguan pencernaan, dada merasa terbakar. Penyebabnya tergantung pada sel-sel apa yang bermutasi di DNA sel-sel berikut ini: sel-sel kelenjar (adenocarcinoma), sel-sel sistem imun (limfoma), jaringan sistem saraf, sel-sel pemroduksi hormon (carcinoid cancer). Kanker perut adalah contoh kedua penyakit berbahaya yang menyerang pencernaan.

Artikel terkait :   Makanan penambah darah untuk ibu hamil

Kanker pankreas
Ditandai oleh nyeri di perut bagian atas yang dapat menyebar ke bagian belakang, penurunan berat badan yang sering berkaitan dengan kembung, hilangnya selera atau nafsu makan (anoreksia), diare atau mengeluarkan tinja berlemak, kekuningan (jaundice) di kulit dan warna putih di mata, terkadang disertai gumpalan darah dan depresi. Penyebab pasti belum diketahui, namun diduga karena kelainan mekanisme genetika seluler. Kanker pankreas adalah contoh ketiga penyakit berbahaya yang menyerang pencernaan.

Kanker usus besar
Kanker ini disebut juga dengan istilah medis kanker kolon atau kanker rektum. Tanda dan gejalanya meliputi: adanya darah pada tinja, perubahan pola atau kinerja usus, maksudnya terjadi diare atau konstipasi (sulit buang air besar) yang memanjang, dan hilangnya berat badan yang tidak dapat didefinisikan tersendiri. Kanker usus besar adalah contoh keempat penyakit berbahaya yang menyerang pencernaan.