Kaki kesemutan gejala penyakit apa?

Kesemutan terasa seperti kesetrum dan sakit buat digerakkan. Sebenarnya kami kesemutan gejala penyakit apa?. Mengapa sering dialami saat berdiri setelah beberapa waktu duduk?. Kesemutan untuk beberapa kasus sering dialami secara spontan dan akan kembali normal setelah beberapa saat, walau ada yang mengalaminya sampai berkelanjutan dan menyulitkan untuk berjalan. Kesemutan bisa saja terjadi karena faktor peredaran darah yang tidak lancar karena faktor posisi duduk hingga aliran darah persendian tidak lancar. Nah, ada beberapa keluhan yang dialami karena kondisi sering terjadi dan membuat kaki tidak bisa digerakkan. Apakah ada gejala penyakit tertentu?. Pola hidup sehat apa yang bisa dilakukan untuk menghindari keluhan kesemutan sering terjadi?.

kaki-kesemutanApakah kesemutan itu normal?

Kesemutan merupakan fenomena umum yang sering terjadi pada tubuh manusia, pada umumnya yang sering mengalami kesemutan adalah kaki. Fenomena kesemutan terjadi karena posisi duduk atau tidur terlalu lama pada posisi yang tidak berubah, hal ini menyebabkan terganggunya system saraf sensorik yang kemudian menyebabkan salah satu organ tubuh seperti mati rasa.

Pada dasarnya kesemutan bukan merupakan penyakit, namun terkadang malah penyakit yang membuat system saraf sensorik terganggu dan menyebabkan kesemutan. Berbahaya atau tidak kesemutan tergantung penyebabnya, jika karena posisi duduk atau tidur yang salah dalam waktu lama bisa jadi itu gejala alami, namun jika desebabkan oleh suatu penyakit atau merupakan gejala dari suatu penyakit tentunya hal ini perlu anda waspadai.

Istilah medis untuk kesemutan adalah parestesia, pada umumnya kesemutan disebabkan oleh tekanan pada saraf. Ketika sistem persarafan berjalan lancar, arus listrik kecil mengalir di sepanjang jaringan saraf di lengan dan kaki, tulang belakang dan otak. Tetapi jika ada tekanan terus- menerus pada saraf, arus ini terhambat dan menyebabkan sensasi kesemutan. Kondisi ini terjadi misalnya ketika Anda jongkok atau bersila dalam waktu lama. Ketika Anda berdiri, tekanan pada saraf-saraf kaki dilepaskan dan arus persarafan kembali normal, maka kesemutan pun berangsur menghilang.

Apa pemicu kesemutan pada kaki?

Kesemutan ini terjadi karena ada aliran darah yang terhenti dari pembuluh darah ke titik syaraf tertentu pada bagian kaki dan tangan. Hal ini akan menyebabkan ada banyak titik yang menyerang pada bagian kaki dan tangan. Bahkan karena bagian itu mati rasa, maka Anda tidak akan merasa sakit jika ditusuk benda tajam. Kesemutan yang normal ini akan cepat sembuh dan Anda bisa mengatasinya dengan mencoba untuk menggerakkan bagian yang kesemutan. Beberapa penyebab umum adalah seperti:

  • Anda mencoba duduk dengan tekanan pada bagian kaki tertentu dalam waktu yang lama.
  • Anda memakai sepatu atau sandal yang memberikan tekanan kuat pada bagian kaki.
  • Anda mengkonsumsi berbagai jenis obat-obatan tertentu yang menyebabkan masalah pada kepekaan syaraf sehingga menimbulkan efek untuk kaki dan tangan.
  • Anda mengalami kekurangan makanan yang mengandung vitamin B12 yang menyebabkan anemia, sehingga sering berpengaruh untuk kesehatan syaraf.
Artikel terkait :   Cara mengecek sendiri kanker payudara

Adalah penyebab kesemutan karena gejala penyakit tertentu?

Tidak semua jenis kesemutan disebabkan karena tekanan yang menghentikan aliran darah dari pembuluh darah ke bagian syaraf tertentu di kaki dan tangan. Berikut ini adalah kondisi khusus yang harus diwaspadai :

Syaraf Terjepit
Syaraf terjepit menjadi salah satu gangguan khusus yang sering ditandai dengan kesemutan. Pada kondisi syaraf terjepit menyebabkan ada salah satu bagian syaraf yang keluar dari jalur dan menyebabkan tekanan pada bagian syaraf yang lain. Biasanya syaraf terjepit pada bagian punggung menyebabkan kesemutan pada bagian kaki. Sementara kesemutan yang cukup serius juga bisa terjadi pada area leher dan tangan jika ada masalah pada syaraf di jalur tersebut.

Diabetes
Diabetes menjadi penyakit yang mengganggu sistem kadar gula dalam tubuh. Penyakit ini menyebabkan adanya masalah pembuluh darah yang bertugas mengedarkan darah ke bagian syaraf tangan dan kaki. Jika kesemutan sudah terjadi pada bagian tangan dan kaki maka bisa bertahan dalam waktu yang lama. Hal yang paling diwaspadai adalah apabila kesemutan menyebabkan mati rasa pada kaki dan tangan sehingga bisa menimbulkan resiko yang lebih berbahaya seperti terjatuh atau terpeleset.

Stroke
Stroke adalah penyakit yang terjadi karena terhentinya pasokan darah yang terjadi pada otak. Kondisi ini bisa menyebabkan pembuluh darah tidak bisa melakukan tugasnya dengan baik. Penyakit ini sering ditandai dengan kesemutan pada awal gejala.Penyebab sering kesemutan ini terjadi karena tidak ada darah yang mengalir pada bagian syaraf di bagian kaki dan tangan.

Penyakit Multiple Sklerosis
Penyakit ini disebabkan karena ada gangguan sistem kekebalan tubuh yang justru menyerang badan sendiri terutama pada bagian pelindung syaraf atau mielin. Penyakit ini akan menimbulkan kerusakan pada bagian otak dan seluruh tubuh. Penyakit ini juga bisa menjadi kondisi yang sangat serius karena penderita akan mati rasa pada bagian kaki dan tangan yang akan menyebabkan kelumpuhan. Sering kesemutan dalam berbagai intensitas dan sulit untuk membaik bisa menjadi gejala yang harus diperhatikan.

Artikel terkait :   Kandungan kolesterol jeroan sapi

Tumor Otak
Kesemutan menjadi salah satu gejala awal yang sering terjadi pada penderita tumor otak. Tumor otak bisa muncul dari 2 sebab yakni jenis tumor yang memang berasal dari otak dan jenis tumor yang muncul dari bagian tubuh lain atau hasil metastasis tumor dari bagian tubuh lain. Selain kesemutan beberapa gejala lain yang perlu diperhatikan antara lain adalah seperti sakit kepala yang terus menerus, mual, muntah, gangguan mata, mati rasa pada kaki dan tangan serta menyebabkan gangguan keseimbangan, kejang, gangguan pendengaran dan perubahan tingkah laku.

Penyakit jantung
Kesemutan tak hanya akibat neuropati tekanan, tetapi karena komplikasi jantung dengan sarafnya. Pada pasien jantung yang sedang menjalani operasi pemasangan klep, terdapat bekuan darah yang menempel. Bekuan itu bisa terbawa aliran darah ke otak sehingga terjadi serebral embolik. Bila sumbatan di otak mengenai daerah yang mengatur sistem sensorik, si penderita akan merasakan kesemutan sebelah. Jika daerah yang mengatur sistem motorik juga terkena, kesemutan akan disertai kelumpuhan.

Infeksi tulang belakang
Ini menyebabkan bagian tubuh dari pusar ke bawah tak dapat digerakkan. Penderita tak dapat mengontrol buang air kecil. Buang air besar pun sulit. Penyakit ini dinamakan mielitis (radang sumsum tulang belakang). Tingkat kesembuhan tergantung dari kerusakannya. Bisa sembuh sebagian, tetapi ada juga yang lumpuh.

Rematik
Penyakit ini bisa menimbulkan kesemutan atau rasa tebal. Dalam hal ini saraf terjepit akibat sendi pada engsel, misalnya sendi pergelangan tangan, berubah bentuk. Gejala kesemutan biasanya hilang sendiri bila rematik sembuh.