Lupa cabut charger hp bisa terbakar

Apakah anda sering lupa cabut charger hp?. Benarkah bisa menyebabkan kerusakan charger?. Terbakar karena masih terhubung dengan listrik?. Seringnya terjadi kerusakan dan terbakarnya charger hp membuat komponen yang ada dalam charger menjadi panas, jika hal ini berlangsung lama akan membuat charger terbakar. Memang untuk beberapa model charger yang bagus, peristiwa terbakar charger ini bisa dicegah. Tentu dengan memilih jenis charger hp yang tidak abal-abal. Ada yang menyarankan untuk download dan instal aplikasi pemutus arus jika kondisi batere sudah penuh, tetapi pada kenyataannya belum tentu berhasil mencegah. Nah, dalam artikel tips teknologi berikut ini kita akan membahas bagaimana menghindari charger hp terbakar karena lupa mencabut pada colokan listrik?

Apa pengaruh charger terhadap umur batere hp?

Baterai memiliki masa pakai yang terbatas: baterai hanya dalam keadaan baik untuk sejumlah siklus pengisian saja.

Kesalahpahaman yang umum adalah bahwa baterai ponsel Anda harus dihabiskan sebelum Anda mengisinya lagi. Saran ini relevan di masa lalu ketika baterai Nickel Cadmium yang digunakan, namun itu tidak lagi relevan untuk smartphone saat ini dan tablet yang menggunakan baterai Lithium-ion.

Dengan baterai Lithium-ion, masa pakai dapat diperpanjang dengan men-charge ponsel Anda secara teratur. Menurut Battery University, jika seseorang menguras baterai mereka sepenuhnya setiap kali sebelum pengisian lagi, mereka hanya akan mendapatkan 300-500 siklus pengisian dari baterai mereka. Jika Anda mengisi baterai telepon Anda setiap kali baterai turun di bawah 50%, ini akan meningkatkan masa pai baterai menjadi 1.200-1.500 siklus charge. Dengan mengisi baterai telepon Anda secara lebih teratur, jumlah siklus pengisian akan meningkat.

Semakin dalam anda menguras habis baterai ponsel anda dan lalu mengisinya kembali, maka semakin sedikit masa pakai atau siklus pengisian baterai anda. Jika anda mengisinya dengan teratur, maka akan memperpanjang masa pakai atau siklus pengisian baterai anda. Sumber didapatkan dari Battery University.

Dengan mengisi baterai anda secara teratur, maka anda akan tetap menjaga baterai anda tetap dingin dan kering. Jika anda memelihara baterai anda dengan baik, anda dapat member daya pada ponsel anda selama 3 – 5 tahun. Jika anda ingin menyimpan baterai anda, sebaiknya dengan isi sebanyak 40%. Ini lebih baik daripada anda menyimpan dengan isi sebanyak 100%.

Bagaimana memilih charger hp yang bagus?

Charger berbagai merk handphone saat ini memiliki port yang hampir sama, sehingga seakan-akan bisa dan boleh digunakan untuk semua handphone. Kebiasaan menggunakan charger merk lain atau charger yang bukan original kini sudah menjadi kebiasaan sebagian masyarakat kita. Pertanyaannya, apakah meminjam charge handphone merk lain tidak diperbolehkan? Tentu saja hal ini boleh saja dilkaukan asalkan charger tersebut memilili merk dan type yang sama. Jika kita hendak membeli charger baru, maka perhatikan 3 hal pada charger handphone yang akan kita beli berikut ini.

Artikel terkait :   Kamera hasil terbaik dengan kamera apa?

Input.
Besarnya tegangan yang diizinkan masuk ke dalam charger dikenal dengan istilah input. Tegangan ini merupakan tegangan listrik PLN yang terpasang di rumah kita, umumnya sebesar 220 V, berbeda dengan negara-negara maju yang umumnya memiliki tegangan listrik sekitar 100-110V. Sehingga, jika kita memilih charger produk dari Jepang atau China maka perlu berhati-hati, karena input charger produk Jepang dan China bisa jadi hanya sebesar 110 V saja. Hal ini bisa mengakibatkan kerusakan bila digunakan di Indonesia, kecuali jika tertulis 100-240 V pada charger. Hal ini menunjukkan rentang tegangan berkisar antara 100 V hingga 240 V.

Output.
Besarnya tegangan yang dihasilkan oleh charger dikenal dengan istila output. Tegangan ini menunjukkan besarnya tegangan yang akan masuk ke dalam handphone. Sehingga, nilai output ini adalah nilai hal yang harus diperhatikan dalam memilih charger untuk handphone. Jika handphone hanya membutuhkan tegangan sebesar 5V tetapi output yang kita gunakan lebih dari 5 tentu saja dapat kerusakan pada komponen handphone kita.

Daya / ampere.
Nilai kuat arus listrik yang mengalir dalam handphone diukur dalam satuan miliampere (mA). Nilai kuat arus ini menentukan kecepatan proses pengisian daya handphone. Semakin besar kuat arus listrik maka semakin cepat juga pengisian daya baterai pada handphone. Nilai mA harus kita perhatikan, jangan sampai kita memilih yang besar hanya karena ingin pengisian daya berlangsung lebih cepat. Langkah yang harus dilakukan tentu saja menyesuaikan dengan spesifikasi kuat arus yang sesuai dengan handphone kita.

Apa penyebab charger bisa terbakar?

Berikut ini beberapa hal yang bisa menyebabkan charger meledak atau terbakar !!!

  • Kebakaran atau meledaknya charger bisa terjadi lantaran adanya air yang sangat dekat dengan colokan charger.
  • Adanya debu yang mengandung zat – zat tertentu yang menyebabkan arus pendek yang terjadi karena debu terlalu dekat dengan colokan.
  • Menggunakan charger untuk cas hp terlalu lama sehingga bisa menimbulkan suhu dalam charger meningkat dan bisa menyebakan meleleh dan meledak.
  • Tidak bersihnya handphone begitu juga dengan chargernya charger kotor atau handphone kotor dalam penelitian yang dilakukan oleh peneliti pada kasus – kasus kejadian meledaknya charger handphone dan baterai hp ini menyebutkan kondisi fisik yang kotor pada charger dan handphone bisa menyebabkan meledak atau meleleh.
  • Meninggalkan ponsel dalam keadaan di charger dalam waktu yang lama, karena hal ini bisa menimbulkan meledaknya handphone dan charger.
Artikel terkait :   Memori tidak terbaca di android

Bagaimana mencegah kebakaran charger hp?

Kasus ponsel meledak atau terbakar memang sangat sering terjadi. Bukan hanya di alami oleh Samsung saja, tetapi juga dari vendor lain seperti Apple (iPhone), Xiaomi, dan lainnya. Kebanyakan terjadi karena penggunakan aksesoris (seperti misalnya charger) yang tidak original. Namun jangan terlalu panik atau khawatir membeli ponsel, khususnya ponsel-ponsel yang selama ini menerima laporan terbakar atau meledak. Berikut ini tips aman mencharger ponsel.

Jadi, pertama dan yang paling utama, pastikan anda menggunakan baterai original, dan hanya mencharger ponsel menggunakan aksesoris original. Jangan sesekali menggunakan baterai atau charger dari pihak ketiga karena tidak sesuai dengan standar vendor/perusahaan pembuat ponsel. Ini sangat beresiko memicu ledakan atau masalah dalam ponsel.

Kedua, pastikan untuk men-charger dengan ponsel dalam keadaan mati. Vendor memang tidak pernah mengatakan kalau mencharger ponsel harus dalam kondisi mati, namun lebih baik mencegah dari pada mengobati bukan? Jika anda termasuk orang yang sibuk, siapkan dua baterai untuk berjaga-jaga jika baterai ponsel lowbet di siang hari atau saat-saat dimana ponsel anda tidak boleh mati. Dengan begini, anda tidak perlu mencharger sambil bekerja dengan ponsel anda. Charger-lah ponsel anda di malam hari saat anda sedang tidur atau tidak bekerja.

Ketiga, jangan pernah menggunakan ponsel sambil men-charger. Kebanyakan orang tidak mengetahui resikonya, namun menggunakan ponsel sambil mencharger sangat beresiko, seperti kesetrum. Misalnya, anda gemar menelpon pacar anda selama berjam-jam, hingga baterai ponsel anda habis. Namun anda memaksakan diri untuk tetap menelpon si dia sambil men-charger. Ini sangat berbahaya. Jika meledak, ledakannya akan berada tepat di wajah anda. Anda tidak mau bukan, wajah tampan/cantik anda cacat hanya karena mengabaikan peringatan dalam postingan ini? Bukan hanya kehilangan ponsel, anda juga bisa kehilangan pacar tersayang anda (karena melihat wajah anda sudah lecet).

Keempat, jangan pernah meletakkan ponsel dekat dengan anda saat masih tidur, terutama jangan meletakkan ponsel di bawah bantal. Ponsel, selain mengeluarkan radiasi yang berbahaya bagi tubuh, juga bisa panas saat tertimpa bantal atau tubuh karena tidak adanya ruang udara. Apalagi tubuh manusia yang memang mengeluarkan panas. Saat ponsel meledak dibawah tubuh kita, efek ledakan juga akan berdampak pada tubuh kita berupa luka bakar.

Leave a Reply