Makanan penambah darah untuk ibu hamil

Gejala darah rendah bisa terjadi pula pada ibu hamil. Sebaiknya untuk mengatasi masalah ini, pilihlah makanan penambah darah yang aman untuk ibu hamil agar tidak menimbulkan masalah pada janin. Masa kehamilan sangat rentan terhadap kondisi sang ibu, makanya harus dijaga dengan baik tertama asupan makanan yang disalurkan melalui peredaran darah. Jika tekanan darah ibu mengalami penurunan, akan dapat berakibat fatal jika tidak ditangani secara serius. Jangan sembarangan konsumsi vitamin atau obat penambah darah. Akan lebih aman dan direkomendasikan jika cukup dengan mengkonsumsi makanan penambah darah yang tepat untuk mengatasi keluhan tekanan darah rendah pada ibu hamil. Lalu, apa aja jenis makanan penambah darah yang aman untuk ibu hamil?

makanan-penambah-darahApa saja ciri tekanan darah rendah?

Pengetahuan mengenai penyakit tekanan darah baik darah rendah atau darah tinggi sebenarnya perlu dipelajari oleh setiap orang. Mengingat penyakit tekanan darah ini bisa berdampak cukup buruk apabila tidak diatasi dengan baik. Baik penyakit hipotensi atau hipertensi ini, akibat terburuknya bisa sampai menyebabkan kematian. Itu dia alasan mengapa Anda harus mengetahui ciri-ciri darah tinggi dan darah rendah sejak dini. Pasalnya gejala atau ciri-ciri penyakit tersebut bisa berlangsung dalam waktu yang lama.

Darah rendah atau hipotensi umumnya bisa membuat orang merasa pusing atau pengelihatan menjadi kabur. Tapi itu hanya gejala-gejala awalnya saja. Itu pun kebanyakan orang masih banyak yang mermekehkan gejala tersebut. Oleh karena itu sekecil apapun gejala yang Anda rasakan, sebaiknya Anda menanggapinya dengan serius.

Pada penyakit darah rendah, ada beberapa ciri-ciri darah rendah yang sangat umum dirasakan oleh para penderitanya. Selain pusing dan pengelihatan yang kabur, penderita hipotensi biasanya juga akan merasa mudah lelah, mual, bahkan sering kebingungan. Bahkan ada juga yang bisa sampai pingsan. Kalau sudah demikian, gejala tersebut biasanya mengindikasikan darah rendah yang cukup parah.

Anda harus mulai waspada ketika sering merasa pusing apalagi ditambah mata berkunang-kunang. Umumnya ciri-ciri darah rendah yang satu ini diakibatkan oleh kurangnya darah yang mengalir ke otak. Hal tersebut juga bisa menyebabkan menurunnya konsentrasi. Baik saat belajar, bekerja atau saat melakukan aktivitas-aktivitas lain. Jika Anda sering mengalami dua gejala tersebut ada kemungkinan kondisi tekanan darah di dalam tubuh Anda sedang tidak beres. Coba segera lakukan pemeriksaaan tekanan darah ke dokter.

Artikel terkait :   Waspada gejala awal usus buntu

Ciri-ciri darah rendah yang lainnya adalah kulit yang pucat dan tubuh yang kedinginan. Gejala ini bisa muncul secara tiba-tiba. Dan terkadang orang akan mengabaikan gejala ini karena dianggap biasa. Padahal gejala yang satu ini disebabkan oleh darah yang tidak cukup untuk mengisi jaringan-jaringan tepi seperti kulit. Bukan hanya itu, tapi penderita hipotensi atau darah rendah biasanya juga akan merasakan sesak napas atau napas yang dangkal. Gejala ini bisa terjadi karena oksigen tidak bisa tersuplai dengan baik ke seluruh jaringan tubuh akibat tekanan darah yang rendah. Maka dari itu paru-paru terpaksa bekerja lebih keras untuk memasok oksigen sebanayak-banyaknya ke dalam tubuh. Itu dia yang kemudian menyebabkan napas menjadi lebih cepat.

Bahkan kalau kondisi penyakit hipotensi yang Anda alami sudah semakin parah, seperti yang tadi kami sampaikan, Anda bisa sampai jatuh pingsan. Ciri-ciri darah rendah yang satu ini biasanya terjadi saat penderita sedang dalam posisi berdiri yang cukup lama. Seorang penderita darah rendah juga bisa sampai mengalami depresi kalau tidak segera ditangani.

Apa makanan penambah darah untuk ibu hamil?

Orang yang mempunyai masalah dengan tekanan darah rendah biasanya akan mengalami banyak keluhan. Keluhan yang dialami seperti mudah lelah, mata sering berkunang-kunang dan lain sebagainya. Bila anda mempunyai keluhan seperti diatas, ada kemungkinan anda mengalami kekurangan sel darah merah. Mengatasi tekanan darah rendah bisa dilakukan dengan mengkonsumsi makanan jenis tertentu yang dapat menambah darah dalam tubuh. Berikut ini adalah jenis makanan penambah darah untuk penderita darah rendah.

Daging yang berwarna merah ( terutama daging sapi ) – Daging sapi sangat baik untuk menambah darah karena mengandung protein dan zat besi. Daging sapi yang bagus untuk menambah darah adalah yang tanpa lemak. Bagi anda penderita tekanan darah rendah, disarankan untuk secara rutin mengkonsumsi daging sapi untuk menambah tekanan darah dalam tubuh anda.

Artikel terkait :   Bahaya wewangian bagi ibu hamil

Kacang-kacangan – Secara umum semua jenis kacang-kacangan memiliki manfaat untuk menambah dan meningkatkan sel darah merah dalam tubuh. Dari semua jenis kacang-kacangan tersebut, kacang almond adalah yang paling bagus untuk dikonsumsi guna menambah tekanan darah dalam tubuh. Dibandingkan dengan jenis lainnya, kacang almond terbukti memiliki efek paling cepat dalam mengatasi darah rendah.

Roti gandum dan Sereal – Beberapa jenis makanan yang berbahan dasar gandum juga memiliki khasiat dan manfaat untuk menambah darah. Makanan yang di buat dengan bahan dasar gandum sangat baik untuk meningkatkan kadar darah merah dalam tubuh. Oleh karena itu, bagi para penderita darah rendah, sangat disarankan untuk mengkonsumsi makanan berbahan dasar gandum, seperti roti gandum dan sereal.

Buah semangka – Buah semangka adalah salah satu jenis buah yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat, selain rasanya yang manis dan nikmat ternyata buah semangka juga memiliki khasiat dan manfaat untuk membantu mengatasi darah rendah. Dalam buah semangka terdapat kandungan vitamin A yang dapat membantu proses pembentukan sel darah merah. Oleh karena itu, dengan rutin mengkonsumsi buah semangka maka proses pembentukan sel darah merah dalam tubuh akan menjadi lebih baik.

Buah alpukat – Buah alpukat dikenal mengandung banyak vitamin B kompleks yang tentu saja sangat baik dan bermanfaat untuk membantu proses pembentukan sel darah merah atau hemoglobin di dalam tubuh.

Buah delima – Buah delima sering dikonsumsi oleh orang Indonesia sebagai rujak, khususnya oleh ibu-ibu hamil. Hal ini dikarenakan kandungan gizi dan nutrisi dalam buah delima bermanfaat untuk membentuk pembentukan sel darah merah.

Buah kurma – Buah yang berasal dari timur tengah ini memang terkenal memiliki khasiat dan manfaat bagi kesehatan tubuh kita, salah satunya adalah sebagai suplemen dalam membantu pembentukan sel darah merah atau hemoglobin.

Nah, banyak jenis makanan penambah darah yang aman dikonsumsi oleh ibu hami demi menjaga kondisi janin yang masih dalam masah pertumbuhan.

Leave a Reply