Makanan penambah darah untuk ibu hamil

Sering merasa letih lesu bagi ibu hamil adalah gejala kurang darah. Terdapat berbagai makanan penambah darah yang dianjurkan oleh dokter kandungan yang itu menjadi wajib untuk ibu hamil agar kondisi tubuh tetap fit dan tidak mempengaruhi perkembangan janin. Makanan penambah darah bisa didapatkan dari jenis makanan yang tidak harus mahal tetapi sesuai dengan menu sehat yang telah dianjurkan. Memang banyak vitamin yang dapat dikonsumsi sebagai penambah darah, akan tetapi pada kondisi ibu hamil sangat disarankan mengurangi konsumsi obat-obatan dari pabrik untuk menghindari kelebihan nutrisi tertentu yang belum tentu baik untuk pertumbuhan janin yang sedang di kandungnya.

makanan-penambah-darahHal yang harus diperhatikan dalam memilih makanan untuk ibu hamil yaitu makanan tersebut haruslah berkualitas dalam arti harus mempunyai kandungan nutrisi yang diperlukan untuk kesehatan ibu dan pertumbuhan serta perkembangan janinnya. Selain itu makanan tersebut harus diatur sedemikian rupa agar memenuhi selera makan ibu hamil yang mengalami sensitifitas terhadap kehamilan akibat perubahan hormonal.

Untuk tubuh terasa letih lemah dan lesu selama kehamilan, bisa disebabkan banyak hal. Aktifitas yang rutin serta beban pekerjaan yang harus dilakukan bisa menjadi penyebab sehingga tubuh merasa mudah lelah. Ada pula penyebab letih lema lesu karena memiliki riwayat anemia atau tekanan darah menurun. Tetapi dari sekian banyak penyebab badan terasa letih lesu selama kehamilan, harus diperhatikan pola makan sehat yang dianjurkan.

Apa sebab sering letih pada ibu hamil?

Tak jarang saat Anda hamil orang-orang di sekitar Anda akan melarang untuk tidak makan makanan ini dan itu. Hal ini dikarenakan usia kehamilan pada trimester pertama memang cukup rentan dan berisiko mengalami berbagai gangguan kesehatan. Penelitian menyebutkan bahwa keguguran mayoritas terjadi pada usia kehamilan muda, dan banyak dari penyebab keguguran adalah karena faktor makanan

Pada trimester pertama, ibu hamil harus benar-benar menjaga kehamilannya. Sebab pada awal kehamilannya, tentunya janin belum terlalu kuat menempel pada rahim ibu, sehingga masih rawan akan terjadinya keguguran. Oleh karena itu, harus diperhatikan asupan nutrisi dan menjaga aktifitas ibu ibu agar tidak terlalu capek dan menghindari gerakan-gerakan ekstrim agar tidak membahyakan janin di dalam kandungan. Pada trimester pertama, ibu hamil biasanya mengalami berbagai gangguan yang berkaitan dengan perubahan hormonal. Hal ini sering menjadikan tubuh menjadi sering merasa lelah dan letih.

Artikel terkait :   Bahaya durian untuk ibu hamil

Masalah tersebut antara lain terjadinya mual muntah atau yang sering disebut dengan morning sickness. Mual muntah ini dapat berisiko menurunkan nafsu makan ibu hamil sehingga dapat mengurangi asupan nutrisinya. Sehingga kondisi ini harus dikendalikan, terutama dalam memilih jenis makanan yang tepat untuk ibu hamil.

Makanan buat ibu hamil untuk penambah darah apa aja?

Terkadang terdapat persepsi bahwa wanita yang sedang hamil harus mengkonsumsi makanan dua kali lipat dari biasanya karena sedang mengandung janin. Tentu saja hal ini merupakan persepsi yang salah, yang betul adalah nilai gizinya yang harus ditingkatkan, bukan porsinya. Sebab porsi makan yang banyak belum tentu nilai gizinya juga banyak.

Hal yang harus diperhatikan dalam memilih makanan untuk ibu hamil yaitu makanan tersebut haruslah berkualitas dalam arti harus mempunyai kandungan nutrisi yang diperlukan untuk kesehatan ibu dan pertumbuhan serta perkembangan janinnya. Selain itu makanan tersebut harus diatur sedemikian rupa agar memenuhi selera makan ibu hamil yang mengalami sensitifitas terhadap kehamilan akibat perubahan hormonal.

Buah-buahan
Buah-buahan merupakan jenis makanan untuk ibu hamil trimester pertama yang kaya akan vitamin dan mineral. Vitamin dan mineral merupakan zat yang penting pada awal masa kehamilan karena merupakan zat yang berperan bagi pertumbuhan dan perkembangan sel-sel janin, baik sel pada berbagai organ tubuh maupun perkembangan otaknya. Buah-buahan juga berperan penting untuk menjaga daya tahan tubuh ibu hamil agar terhindar dari berbagai macam penyakit. Dengan konsumsi buah, juga dapat mengurangi gejala morning sickness pada hamil muda. Buah juga kaya akan serat yang dapat melancarkan pencernaan sehingga ibu hamil terhindar dari sembelit/konstipasi.

Sayuran
Sayuran juga merupakan makanan untuk ibu hamil trimester pertama yang merupakan sumber mineral utama yang dibutuhkan oleh ibu dan janin serta mengandung beberapa unsur vitamin. Di dalam sayuran juga terdapat zat besi (terutama pada sayuran yang berwarna hijau) yang sangat penting bagi pembentukan sel darah merah sehingga ibu hamil terhindar dari kurang darah (anemia).

Artikel terkait :   Manfaat air kelapa muda untuk ibu hamil

Seafood
Jenis seafood atau ikan dan kawan-kawannya merupakan makanan untuk ibu hamil trimester pertama karena kaya akan protein dan asam lemak omega 3. Sehingga seafood sangat berperan dalam menunjang pertumbuhan janin dan sangat penting untuk membentuk kecerdasan otak calon bayi. Tetapi hal yang harus diingat adalah pilihlah seafood yang masih segar dan terbebas dari kandungan merkuri atau yang kandungan merkurinya sangat rendah.

Susu
Susu merupakan minuman yang mengandung nutrisi paling lengkap sehingga dianjurkan sebagai makanan sehat untuk ibu hamil muda. Kandungan nutrisi yang terdapat dalam susu antara lain karbohidrat, protein, lemak, aneka vitamin, dan berbagai mineral penting. Pada beberapa ibu hamil ada yang kurang berselera mengkonsumsi susu akibat gangguan mual muntah yang dialaminya. Oleh karena itu pilihlah susu yang direkomendasikan khusus untuk ibu hamil dan yang sesuai dengan selera ibu hamil.

Nah, beberapa jenis makanan diatas merupakan asupan penting untuk ibu hamil dalam rangka menjaga tekanan darah tetap stabil selama beraktifitas. Tekanan darah yang stabil yang diimbangi dengan aktfifitas sehari2 secara normal akan membuat ibu menjadi lebih nyaman mempersiapkan hari kelahiran.

@Tips bermanfaat – 2016

Leave a Reply