Mati karena main game

Dampak negatif bermain game online selain membuat perut gendut karena ngemil, tapi juga mati karena main game tanpa melihat waktu. Dibeberapa waktu yang lalu, ada berita mengenai seorang maniak game online yang meninggal didepan komputer yang masih menyala dengan posisi duduk, lengkap dengan headphone ditelinganya. Ada juga yang lagi ramai di internet, beberapa pemain game pokemon yang mengalami kecelakaan, mulai luka ringan hingga meninggal saat bermain. Sering kita asyik bermain game online tanpa menyadari keadaan sekitar kita hingga mengabaikan keselamatan. Mati karena main game memang konyol dan tidak sedikit yang menganggap hanya hoak, tapi memang itu banyak terjadi. Bagaimana bisa mati karena main game?. Sebab apa saja yang membuat mati saat bermain game?. Mari kita simak artikel tentang bermain game berikut ini.

Kisah seperti apa yang membuat mati saat bermain game?

Main game memang sangat asik dan menyenagkan tapi jika keasika main game kadang kita akan lupa waktu. nah berikut ini ada 10 Kisah Kematian Terbodoh Akibat main Game mau tahu apa aja itu simak berikut ini.

Pria mati setelah bermain game selama 3 hari nonstop
Dilansir dari Mirror.co.uk, pria 32 tahun tersebut ditemukan staf dan pelanggan warnet berbaring tak bergerak di kursinya. Awalnya mereka mengira pria bernama Hsieh tersebut tengah tertidur. Namun saat salah seorang staf memeriksanya, mereka tertegun menyadari Hsieh sudah tak bernafas. Staf pun segera menelepon layanan darurat ke warnet tersebut. Hsieh sempat dilarikan ke rumah sakit namun dinyatakan telah meninggal.

Dokter yang mempelajari mayat korban menegaskan, Hsieh meninggal karena gagal jantung sehingga menyebabkan kematian mendadak. Hal itu merupakan imbas dari bermain komputer game berkepanjangan.

Seorang 18 tahun Tewas oleh sebuah Arcade
Peter Burkowski adalah seorang pelajar ‘A’ (cerdas) berumur 18 tahun yang mampir bermain Arcade Sabtu jam 8.30 PM. Dia mencetak skor tinggi di mesin Berzerk, meninggalkannya untuk melihat game lain, segera setelah mendapatkan tempat, roboh karena serangan jantung. Otopsi mengungkapkan sobekan di jaringan tisu Otot Peter yang secara efektif menjadikannya sebuah ‘bom waktu berdetak’ yang dimulai oleh video game yang mengakibatkan meningkatnya tekanan darah dan detak jantung secara dramatis.

Artikel terkait :   TV tabung murah berkualitas

Tewas Karena Kelelahan Bermain Diablo III dan Serangan Jantung
Pemain yang bernasib naas selanjutnya adalah Russell Shirley, 32 tahun. Ia memang salah satu pengemar berat Diablo III, dan menurut rekan kerjanya gamer ini menghabiskan akhir pekan dengan memainkan game besutan Blizzard tersebut

Shirley ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di rumahnya, tepat di depan komputer tempat ia memainkan Diablo III. Menurut keterangan pihak berwenang setempat gamer ini tewas karena serangan jantung dan kelelahan.

Anak mati karena kelaparan ditinggal main game
Seorang pria berumur 22 tahun di Korea Selatan sering meninggalkan anaknya yang berusia 2 tahun untuk bermain game online seharian di warnet. Ia biasanya hanya akan mengecek anaknya setiap dua atau tiga hari sekali, lalu ia akan pergi keluar lagi untuk bermain game.

Sang ayah terus bermain game online favoritnya – League of Legends dan Sudden Attack – bahkan setelah sang anak meninggal. Ia akhirnya mengakui kepada pihak berwenang bahwa ia telah menyebabkan kematian anaknya.

Mati karena bermain game di facebook
ebuah permainan baru yang kini menjadi tren di Facebook, disebut-sebut sebagai penyebab meninggalnya dua orang pemuda asal Irlandia. Grup ini menyebut dirinya sebagai Neknomination di jejaring sosial Facebook.

Pria berusia 22 tahun warga Irlandia ditemukan tewas di kamarnya pada Sabtu pagi setelah ambil bagian dalam kompetisi minum alkohol ini pada malam harinya. Selain itu pria kedua berusia 19 tahun ditemukan tewas setelah jatuh ke sungai ketika mabuk setelah mengikuti permainan tersebut.

Pembalasan Membunuh untuk Pedang Virtual
Qiu Chingwei meminjamkan Dragon Sabrenya dalam game online ‘Legend’ kepada temannya Zhu Caoyuan. Zhu adalah seorang keparat mujur yang lalu menjual pedang itu seharga $675. Chingwei, seorang yang lebih keparat namun kurang mujur, menikam kawannya dengan pisau sungguhan, membunuh Zhu. Chingwei saat ini menjalani hukuman seumur hidup yang bisa dikurangi menjadi 15 tahun jika berkelakuan baik.

Anak 13 tahun bunuh diri gara-gara World of Warcraft
Xiao Yi berumur 13 ketika dia melompat dari gedung berlantai 24. Pesan yang Dia tinggalkan untuk orangtuanya ditulis dari sudut pandang karakter yang dimainkannya. Lebih jauh, isi pesannya menjelaskan keinginan Xiao Yi untuk bertemu tiga teman gamenya di alam baka. Orangtuanya pernah bertanya padanya soal kecanduannya. Xiao Yi menjawab kalau ia ‘sudah teracuni oleh games dan tidak bisa lagi mengendalikan dirinya’.

Artikel terkait :   Situs download buku digital gratis

Anak 13 tahun membunuh Wanita demi Uang Berlangganan
Di 2007, seorang bocah 13 tahun bernama Dinh The Dan membunuh seorang wanita 81 tahun dan mencuri uangnya demi mendanai ketagihannya akan game online. Polisi Vietnam melaporkan kalau Dan mengikat si nenek dengan tambang, lalu menguburkannya dalam tumpukan pasir di depan rumahnya. Dikarenakan usianya, dia tidak dikirim ke penjara, namun ke kamp pendidikan ulang dimana dia akan dibebaskan jika berkelakuan baik.

Seorang Pria membunuh balita dikarenakan Xbox rusak
Tyrone Spellman, 27, bermain lama dengan Xboxnya. Ketika putrinya yang berusia 17 bulan menarik beberapa kabel dan membalikkan Xboxnya ke tanah, jadi rusak, Tyrone menjadi benar-benar murka. Tyrone menghantam putrinya dengan kekuatan yang ‘meretakkan tengkorak beberapa kali’ Otopsi juga mengungkapkan sebuah lengan yang patah yang tidak diketahui oleh pekerja sosial 2 minggu sebelumnya.

Daniel Petric membunuh ibunya dikarenakan Halo 3
Setelah ayah-ibunya merebut kaset Halo 3 darinya, Daniel Petric yang berusia 17 tahun membuka brankas dimana kaset itu berada. Di brankas itu juga terdapat pistol 9mm. Dia lalu mengambil game beserta pistolnya lalu menuju ruangan dimana orangtuanya berada, meminta mereka berdua untuk menutup mata karena Daniel punya kejutan untuk mereka, lalu menembak kepala ayah-ibunya. Sang Ayah selamat dengan luka kritis, namun ibunya meninggal seketika.

Balita dipukuli sampai mati oleh kontroller game
Darisabel Baez, putri 2 tahun dari Neida E. Baez (19 tahun), dipukuli sampai mati dengan sebuah kontroller game oleh pacar Neida, Harve L. Johnson, April 2008. Anehnya, si anak dibawa ke ibunya tidak sadarkan diri dan basah kuyup karena si pacar mencoba untuk membuatnya sadar di kamar mandi. Si Pacar menolak untuk menjelaskan motifnya pada polisi.

Leave a Reply