Memasang antena parabola sendiri

Banyak siaran televisi yang berkualitas HD namun sering terganggu karena antena jelek. Memamsang antena parabola sendiri juga menjadi alternatif untuk meningkatkan kualitas siaran televisi yang kita suka. Harga unit parabola lengkap dengan dekoder juga tidaklah semahal dulu. Berbagai merk ditawarkan dengan berbagai fitur yang dapat disesuaikan keinginan kita. Seberapa banyak dan jenis chanel yang kita suka. Memang untuk memasang antena parabola sendiri memerlukan bantuan teknisi yang memahami mengenai pengaturan posisi serta bagaimana menempatkan posisi antena parabola diatas rumah yang aman dan tidak terhalang oleh bangunan lain. Nah, dalam artikel tips teknologi kali ini, kami akan mengulas mengenai beberapa hal teknis yang anda perlu tahu untuk memasang antena parabola sendiri dirumah.

Apa alasan utama memasang antena parabola?

Parabola ialah salah satu layanan berbasis satelit yang pada biasanya dihadirkan sebagai fasilitas televisi. Maksudnya adalah sebuah televisi yang dapat menyaksikan acara dari berbagai negara, entah itu pada negara sendiri hingga yang lainnya. Televisi parabola ini pun menjadi pilihan tepat untuk mendapatkan ragam acara dari berbagai bahasa, tema hingga adat kebudayaannya. Sama pula dengan belajar dan menambah pengetahuan dan wawasan melalui program yang edukatif dan menarik.

Jika ingin hemat, pilihlah antena parabola tanpa biaya bulanan

Antena Parabola adalah solusi yang tepat untuk mengatasi gambar tv yg banyak semut, roling-roling, suara tv tidak stereo yang disebabkan pemasangan antena yang kurang pas bukan karena tv yang rusak. Kadang kita sudah mutar mutar antena bahkan sampai pindah tempat untuk mencari sinyal yg bagus tapi tidak ketemu ketemu, biasanya ini terjadi di daerah pelosok atau yang jauh dari pemancar transmisi UHF atau factor letak geografis di tempat kita tinggal.

Memilih antena parabola jenish mesh/jaring atau solid/plat Parabola jaring bisanya untuk jenis lnb c band yg biasa dipasang pada umumnya, kelebihanya tahan karat karena bahanya dari aluminium kucuali mounting dan tiang focus, lebih ringan.lebih aman terpaan angin dan hujan. Untuk lnb s band dan ku band kurang bagus.

Artikel terkait :   Mengatasi suara speaker hp pecah

Parabola solid bisa untuk c band, ku band, s band, tapi kurang tahan karat, rentan terpaan angin dan hujan karena tidak ada celah celahnya.

– Memilih Ukuran Parabola yang mau kita pasang ada 6 feed,7,8,10 feed. Semakin Besar Semakin bagus penerimaan sinyalnya. Untuk memasang 4 lnb lebih disarankan memilih yang 8 feed minimal dan ini sesuaikan dengan tempat pemasangan, kalau lokasinya lega bisa memilih yang besar misal 10 feed.

– Memilih yang Fixe atau gerak kalau fixe hanya mengarah pada satelit yang di tuju, untuk gerak biasa pindah satelit sesuai yang kita mau.

– Memilh Receiver Yang Mau Kita Gunakan untuk merek banyak sekali bisa dari Matrix, Goldsat, Venus, Tanaka,dll

– Merek Parabola Sekarang Banyak sekali merek local seperti, Parasat, soccer, ora, roda sat, dll. Untuk merek seperti Venus, Matrix, dan Paragon yang banyak kita jumpai dan Merek Paragon yang paling mahal karena memang sudah teruji sejak lama, batanganya kokoh, jaring lebih tebal, tiang fokus sistem cangkul sehingga memudahkan saat kita traking, tidak seperti yang model tiang segi tiga.

Bagaimana jika kita ingin memilih jenis antena parabola yang berlangganan?

Untuk memilih pay tv ada yang sistem sewa seperti Indovision, Transvision, Topas Tv, Big Tv sistem sewa. Kelebihan sistem sewa adalah murah saat pemasangan, Alat kita di pinjami karena statusnya pinjam jadi apabila ada kerusakan kita tinggal lapor ke penyedia tv berbayar tersebut untuk minta ganti. Kekuranganya Apabila kita tidak bayar bulanan siaran mati dan proses untuk menghidupkan kadang lama padahal kita sudah lunas bayar tagihanya. Kadang tagihan tidak sesuai dengan paket yang kita beli.

Apa saja yang perlu kita perhatikan agar sinyal kuat?

Bagaimana cara memasang antena parabola dengan cara yang baik dan benar? Agar frekuensi sinyal yang kita dapatkan untuk menonton siaran tv atau sebagai peralatan interface internet dengan menggunakan antena parabola baik? Berikut langkah-langkah yang perlu diperhatikan pada saat pemasangan antena parabola tersebut :

Artikel terkait :   Cara menghapus memori internal android

1. Posisi parabola
Letakkan parabola di bidang ( tempat terbuka ) tidak ada halangan ke langit bebas ( bebas dari rintangan seperti : pepohonan, gedung, dll ) serta datar. Untuk menentukan kedatarannya, bisa dengan cara menuang air ke baskom. Bila air penuh tepat lurus di bibir baskom berarti bidang cukup datar terhadap bumi. Bila posisinya miring, gunakan papan yang diganjal untuk mendapatkan bidang yang datar.

2. Penentuan Posisi Parabola
Buatlah garis vertikal dan horizontal pada parabola untuk membantu penentuan posisinya. Titik temu garis ini harus berada tepat di dasar parabola ( gunakan gundu, tempat di mana gundu diam itulah titik dasar parabola ).

3. Pemasangan LNBF
Pasanglah LNBF pada bracket yang disediakan LNBF pada parabola. Untuk menentukan tinggi bracket yang tepat.

4. Pengaturan Sinyal
Jika antena parabola sudah terpasang ( termasuk kabel-kabel konektornya ), kemudian aturlah agar sinyal diterima sebesar mungkin dengan mengkoreksi dudukan ( posisi ) piringan parabola. Kekuatan sinyal yang diperlukan >= 60% dan kualitas >= 70% dengan indikator warna hijau pada receiver yang artinya sudah cukup stabil menerima sinyal. Pada STB, gambar akan tampak baik bila sinyal ada di atas 60%, kualitas di atas 70% dan bar persentase menunjukkan warna hijau ( bisa berbeda di tiap STB ).

5. siaran TV online
keuntungan mengunnakan antena parabola adalah kita dapat memperoleh siaran tv online dari setiap negara, sehingga memudahkan dan membuat waktu kita lebih hemat. Sebelum memutuskan untuk membeli 1 set peralatan antena parabola, sebaiknya kita pikirkan dulu kebutuhan kita dalam “menonton” sampai dimana. Apakah kita hanya perlu menonton televisi gratis atau FTA (Free to Air) saja, atau kita berencana untuk sekaligus berlangganan televisi berbayar atau PayTV misalnya Astro, Indovision, dan Telkomvision.