Membeli kamera bekas atau baru?

Ingin memiliki hobi hunting foto tapi belum punya kamera?. Memilih membeli kamera bekas atau baru?. Sebaiknya memilih merk apa?. Hobi hunting foto dengan kamera mulai digemari oleh anak muda dengan berbagai aktfitas yang mereka dokumentasikan. Memang tidak sedikit yang memilih memakai kamera hp android untuk melakukannya. Tetapi kemampuan serta kelengkapan aksesoris lebih beragam jika kita menggunakan kamera dlsr. Selain pengaturan pengambilan gambar lebih variatif dengan hasil gambar lebih tajam. Kemampuan lensa serta kompisis warna yang ditangkap oleh sensor juga tentu menjadi faktor utama jika ingin belajar fotografi. Nah, untuk memiliki kamera sendiri, ada pilihan dengan membeli kamera bekas atau baru. Tentu semua boleh asal kita bisa memahami dan ada untung dan ruginya. Apa saja?. Mari kita simak artikel fotografi berikut ini.

Apa yang harus kita cek sebelum memutuskan membeli kamera bekas?

Sama seperti saat kita membeli barang elektronik yang lainnya, dalam membeli kamera DSLR bekas kita harus memperhatikan beberapa hal yang penting dan harus kita utamakan dalam menentukan pilihan pada kamera DSLR second atau bekas yang akan kita beli. Berikut ini akan saya sampaikan beberapa tips dalam membeli dan mengecek kamera dslr second atau bekas.

1. Cek Kondisi Bodi
Periksa pada semua Body kamera tersebut, dan kenali tanda bekas pemakaian, biasanya tanda pemakaian sering terlihat pada pojok Body misalnya lecet, periksa bagian LCD, periksa Hotshoe Flash atau yang sering juga dikenal flash eksternal, periksa bagian strap/tempat tali kamera apa masih berfungsi atau sudah tidak layak.

Periksa bagian baut mur body dan perhatikan dengan teliti apakah sudah pernah dibuka atau belum, karena dari situ bisa dengan mudah anda ketahui apa kamera tersebut sudah di bongkar atau belum pernah. Periksa pada bagian LCD, apa sudah terdapat goresan atau belum, perhatikan juga apa LCD ada keretakan.

Periksa bagian tulisan petunjuk pada kamera tersebut, apa masih terlihat jelas atau malah sudah pudar dan hampir tidak tampak. Anda disarankan memilih kamera DSLR bekas dengan kondisi minimal 90% hingga 97%, dan tentunya yang masih terlihat bagus secara kasat mata.

2. Cek Dead Pixel
Dead pixel dibagi menjadi 2 bagian yaitu bagian sensor kamera dan bagian LCD kamera. Untuk cara mengeceknya cobalah anda ambil beberapa gambar lalu lihatlah gambar di LCD kamera. Jika ada bagian dari gambar yang tidak kelihatan maka kemungkinan kamera tersebut sudah dead pixel. Dan untuk membedakan dead pixel sensor kamera ataupun LCD, coba anda pindah gambar yang anda ambil tadi ke komputer/laptop. Lihatlah gambar dengan komputer, apakah tetap ada bagian gambar yang tidak kelihatan? Jika iya maka kemungkinan sensor kamera tersebut mengalami dead pixel tetap kalau tidak maka LCD kamera tersebut yang terkena dead pixel.

Artikel terkait :   Apa merk hp yang cepat rusak?

3. Cek Debu Pada Sensor
Saat membeli kamera bekas hal ini juga perlu kita perhatikan. Cara mengecek debu pada sebuah sensor kamera adalah dengan melepas lensa, lihatlah apakah lensa dalam keadaan bersih. Hal ini akan menentukan kualitas suatu kamera dengan melihat dari segi perawatan sang pemilik kamera.

Lihat sensor pada kamera tersebut, apa masih bersih atau sudah berdebu ? Cara ini bisa dengan mengambil sebuah objek dengan warna putih polos misalnya tembok atau yang lain. Setelah itu lihat pada LCD kamera tersebut atau bisa juga anda lihat pada Laptop. Jika hasil foto bagus bersih, artinya Sensor pada kamera masih bersih, tapi jika terdapat bintik hitam itu tandanya Sensor pada kamera tersebut sudah kotor.

Sensor pada kamera DSLR yang kotor bisa anda dibersihkan sendiri dirumah jika kotornya sedikit, tetapi jika sudah kotor banyak anda harus membawanya ke tempat servis kamera terdekat, sekedar referensi biaya untuk pembersihan satu Sensor DSLR adalah kurang lebih 100ribu hingga 150ribu, dari situ anda disarankan memilih kamera DSLR dengan kondisi sensor yang masih bersih.

4. Cek Kualitas AutoFocus
Cara mengeceknya adalah dengan kita mengambil sebuah objek. Cobalah untuk memfokuskan lensa pada suatu objek dan buat background dari objek tersebut blur. Jika hasil gambar sesuai dengan bidikan kita tadi maka berarti kamera tersebut fungsi autofocusnya masih berfungsi dengan baik.

5. Cek Baterai
Baterai merupakan salah satu hal yang anda perhatikan dengan teliti, karena jika baterai bermasalah kamera DSLR tersebut pasti juga tidak nyaman untuk digunakan. periksa apa baterai masih normal atau baterai sudah drop, jangan lupa juga tanyakan pada penjual, apakah baterai itu masih Original atau sudah diganti Third Party/palsu. Cek fungsi charge apakah baterai masih berfungsi atau sudah tidak berfungsi.

Artikel terkait :   Apa manfaat update software android?

6. Memeriksa Garansi dan Kelengkapan
Coba cek kamera itu apa masih Garansi Resmi atau sudah Ex Garansi Resmi, kalau pada point ini tergantung selera anda tetapi biasanya jika garansi resmi masih ada rata-rata kamera masih dalam kondisi baik. Coba cek kelengkapan kamera tersebut.

Apa box/kardus masih ada atau tidak, masih ada strap/tali kamera atau tidak ada, dan yang lain. Biasanya keleengkapan tersebut yang mempengaruhi harga jual kamera DSLR tersebut. Kami sarankan anda lebih mengutamakan fungsi dan fisik kamera dari pada kelengkapan yang tidak terlalu penting, tapi jika anda mempunyai pilihan lain silahkan saja ikuti kenginan anda.

7. Periksa Fungsi Memori
Cek kapasitas memori dan juga fungsinya, dengan cara mengosongkan seluruh isi pada memori tersebut, setelah itu langsung anda pakai untuk mengambil foto 5 hingga 10 kali dan lamgsung lihat hasil foto pada layar LCD, setelah itu transfer file foto tersebut pada Laptop.

Coba anda lihat dengan teliti pada komputer tersebut, jika misalnya memori tersebut mulai ada kerusakan, biasanya: foto tidak akan sesuai dari jumlah yang anda ambil, 1 sampai 2 foto ada yang tidak dapat dibuka, foto cuma tampil setengah gambar, dan juga ada setengah foto dengan warna abu-abu.

8. Periksa Fungsi On / Off
Coba anda matikan kamera tersebut dan hidupkan kamera itu lagi, coba anda pakai untuk mengambil gambar. Apa masih bisa berfungsi lancar atau sudah error ? Pada sebagian kamera DSLR kadang ada masalah tersebut, biasanya terjadi saat kamera off terus kamera dalam keadaan on lagi (sebut saja restart seperti pada laptop)

nah jika terjadi kamera itu tidak normal, jika kamera tersebut langsung anda digunakan untuk mengambil foto biasanya tidak berfungsi dengan baik, anda perlu menunggu beberapa saat baru bisa berfungsi dengan baik. Dari situ kami sarankan untuk tidak melewatkan pengujian tersebut dan juga kami sarankan untuk tidak memilih kamera dengan kondisi yang seperti itu.

Leave a Reply