Membuat jaringan wifi di rumah

Harga router murah tp-link banyak dipilih untuk membuat jaringan wifi di rumah, karena mudah cara setting juga cukup aman dengan fasilitas password ter enkripsi sehingga nyaman untuk semua anggota keluarga. Semakin banyak dan beragam perangkat gadget dengan fitur jaringan wifi membuat kebutuhan koneksi internet semakin menjadi kebutuhan saat berkumpul bersama keluarga. Cukup dengan memiliki 1 jaringan koneksi internet dan dibagikan bersama keluarga, membuat pengeluaran menjadi lebih efisien. Wifi menjadi teknologi tepat guna untuk kapasitas rumah tangga modern yang tak mau ketinggalan informasi. Apa saja yang perlu dipersiapkan untuk membuat jaringan wifi di rumah?. Mari kita simak lebih jelasnya dalam artikel tips teknologi berikut ini.

Apa yang perlu dipertimbangkan saat memilih router wifi untuk rumah?

Daya jangkau dan data rate merupakan komponen dari wifi yang paling menjadi konsen dari pengguna jaringan wifi. Berapa jauh pancara sinyal wifi dan berapa besar bandwidth yang bisa didapat adalah pertanyaan wajib yang selalu ditanyakan oleh user pada jaringan wifi. Penentuan bandwith dan berapa daya jangkau sinyal wifi sepenuhnya ada ditangan admin dari jaringa wifi, user tidak punya kemampuan untuk mengatur sesuai dengan kemauannya.

Data rate adalah rate atau tingkat kemampuan dari koneksi wifi dalam menyediakan bandwidth kepada penggunanya, data rate bukanlah ril bandwidth dari sebuah koneksi wifi, akan tetapi nilai dari kecepatan atau speed sebuah koneksi wifi acuannyal bisa menggunakan nilai data rate.  Semakin tinggi data rate maka semakin besar nilai atau ril bandwidth pada jaringan wifi tersebut.

Selain itu, kualitas koneksi, daya jangkau dan data rate maka komponen terakhir yang mesti diketahui dan dipahami adalah keamanan pada jaringan wifi. Keamanan secara langsung maupun tidak langsung turut mendukung kualitas sinyal dan jaminan terhadap bandwidth yang tersedia. Berbagai cara dalam mengamankan koneksi wifi, mulai dari memasang mac address filter sampai dengan menggunakan WEP/WPA2.

Bagaimana mengamankan jaringan wifi rumah?

Bagi anda yang kebetulan dirumah sudah ada koneksi wifi, tentunya tidak menginginkan tetangga-tetangga yang tidak berhak, karena tidak ikut membayar langganan, dengan bebas ikut menikmati koneksi internet di rumah kita kan? Nah berikut ada beberapa cara untuk mengamankan jaringan Wifi dirumah kita sehingga hanya anggota keluarga yang diberi hak akses saja yang bisa terkoneksi ke jaringan wifi kita:

Artikel terkait :   Cara mengatasi sinyal hilang

Gunakan Password yang sulit ditebak, usahakan agar kita menggunakan password yang sulit ditebak oleh orang lain. jangan menggunakan nama sendiri, nama anak-anak, atau nama toko jika kebetulan dirumah juga berjualan, karena itu akan sangat mudah ditebak oleh orang lain. Usahakan menggunakan password yang panjang dan gabungan antara huruf dan angka. Misalnya gabungan inisial bapak dan ibu, ditambah gabungan nomor HP bapak dan ibu, dan sebagainya.

Ganti password secara berkala jika anda merasa password sudah diketahui orang lain. Ini perlu supaya orang yang sudah terlanjur mengetahui password wifi di rumah tidak bisa lagi tersambung ke jaringan wifi kita.

Gunakan pengamanan ganda, yaitu gabungan Password dan MAC Address. Menggunakan password untuk mengamankan jaringan wifi mungkin salah satu cara aman, dan jika anda ingin lebih aman lagi, anda bisa mencoba menggabungkan kombinasi antara pengamanan dengan password dan MAC Address.

Langkah apa saja yang dilakukan untuk mengamankan jaringan wifi?

Berikut adalah langkah sederhana yang dapat Anda terapkan untuk melindungi jaringan WiFi Anda:

1. Buka halaman pengaturan router Anda
Pertama, Anda perlu tahu bagaimana untuk mengakses pengaturan router nirkabel Anda. Biasanya Anda dapat melakukan ini dengan mengetikkan “192.168.1.1” ke browser web Anda, dan kemudian masukkan nama pengguna dan password yang benar untuk router. Hal ini berbeda untuk setiap router, jadi periksa dulu instruksi manual router Anda.

2. Buat password yang unik pada router Anda
Setelah Anda login ke router Anda, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mengubah password bawaan router Anda. Hal ini akan mencegah orang lain mengakses router dan Anda dapat dengan mudah mempertahankan pengaturan keamanan yang Anda inginkan. Anda dapat mengubah password dari pengaturan Administrasi pada halaman pengaturan router Anda.

3. Ubah nama SSID Jaringan Anda
SSID atau nama jaringan WiFi dari Wireless Router Anda biasanya menggunakan nama perangkat. Meskipun tidak akan membuat jaringan Anda rentan, tetapi mengubah nama SSID jaringan Anda adalah ide yang baik karena akan membuatnya lebih jelas bagi orang lain untuk mengetahui jaringan mereka terhubung.

4. Aktifkan Enskripsi Jaringan
Untuk mencegah komputer lain di daerah terdekat menggunakan koneksi internet Anda, Anda perlu untuk mengenkripsi sinyal nirkabel Anda. Ada beberapa metode enkripsi untuk pengaturan nirkabel, yaitu WEP, WPA, dan WPA2. Enskripsi paling aman adalah WPA2.

Artikel terkait :   Efektifkah aplikasi penghemat baterai?

5. Filter alamat MAC
Setiap perangkat elektronik khususnya komputer dan gadget memiliki MAC address (alamat MAC) yang unik. MAC address inilah yang dapat didaftarkan pada perangkat router agar perangkat yang tak didaftarkan tidak dapat tersambung dengan router.

Apa penyebab jaringan wifi sering mudah dibobol?

Terkadang jauh lebih mudah jika kita meminta bantuan teknisi yang artinya harus membayar. Akibatnya, nanti sedikit-sedikit kita telepon dia, tanya-tanya, dibenahi lagi, dan kita membayar jasanya lagi. Padahal, jika kita mau bersusah-payah sedikit, mencari tahu di Google atau search engine lain, kita bisa melakukannya sendiri.

Jika anda berniat seperti itu, atau sudah melakukannya, ada baiknya hindari beberapa kesalahan menyetting jaringan wireless berikut ini:

1. Tidak Membaca Manual (Buku Panduan)
Seahli apapun anda me-maintenance jaringan, ada baiknya anda baca dulu manual-nya. Secara umum memang sama saja. Namun, yang harus kita sadari adalah bahwa setiap perangkat mempunyai konfigurasi yang berbeda. Maka buku panduan sudah seharusnya menjadi acuan kita ketika melakukan setting wireless network dengan perangkat tersebut.

2. Menggunakan Password Default
Ini bisa sangat menakutkan. Karena mau mudah dan cepat, kita meremehkan keamanan jaringan WiFi kita dengan membiarkan password defaultnya tidak berubah. Setiap wireless router biasanya memiliki password default untuk keperluan administrasinya. Jika seperti itu, maka dengan coba-coba saja orang bisa dengan mudah masuk ke dalam jaringan kita dan melakukan apapun yang dia mau. Jadi ubahlah passwordnya menjadi lebih kuat. Gunakan gabungan huruf dan angka, setidaknya begitu.

3. Kesalahan Konfigurasi Firewall
Jika gagal melakukan koneksi, coba matikan dahulu Firewall anda, lalu coba nyalakan routernya lagi. Firewall bisa saja ternyata sudah diatur supaya memblokir koneksi. Jika ternyata firewall adalah penyebabnya, maka Anda harus menyeting firewall tersebut agar mengizinkan koneksi internet atau akses WiFi.

4. Tidak Menggunakan Sistem Keamanan
Ketika melakukan koneksi melalui WiFi, maka data Anda akan ditransmisikan melalui udara dan dapat dengan mudah dihack atau dicuri oleh orang lain. Oleh karena itu Anda harus memasang berbagai macam sistem keamanan untuk mencegah hal tersebut terjadi seperti membuat password yang kuat, menggunakan enkripsi, menggunakan firewall berbayar atau firewall default yang ada pada Windows, dan juga memonitor semua trafik jaringan Anda.

Leave a Reply