Memilih deterjen untuk mesin cuci

Banyak deterjen yang mengandung bahan kimia yang merusak kain menjadi buram dan menguning. Saat anda memilih deterjen untuk mesin cuci, ketahui kandungan serta komposisi dan sifat deterjen saat anda tuangkan dalam mesin cuci. Ada beberapa deterjen yang sifatnya sangat keras sehingga gatal ditangan serta membuat kulit menjadi kering. Ada pula jenis pakaian anda saat membeli, terdapat label untuk perhatian jenis bahan kain apa dengan sifat tertentu sangat rentan terhadap beberapa jenis deterjen. Jika diperhatikan, saat kita di laundry, ada cuci basah dan kering karena sifat dari bahan baju yang berbeda. Nah, bagaimana sih memilih deterjen yang tepat untuk kita mencuci agar tidak merusak baju?. Mari dalam tips bermanfaat ini kita akan mengulasnya lebih dalam.

Apa sih deterjen itu?

Detergen adalah campuran berbagai bahan, yang digunakan untuk membantu pembersihan dan terbuat dari bahan-bahan turunan minyak bumi. Dibanding dengan sabun, detergen mempunyai keunggulan antara lain mempunyai daya cuci yang lebih baik serta tidak terpengaruh oleh kesadahan air.

Ada berapa macam deterjen di pasaran?

Secara umum, Kita tentu sudah akrab dengan detergen, selama ini kita mengenal detergen sebagai bubuk pembersih pakaian. Sebenarnya Detergen adalah senyawa organik, yang memiliki dua kutub dan bersifat non-polar karakteristik. Ada tiga jenis Detergen yaitu anionic, kationik, dan non-ionik. Anionic dan permanen kationik memiliki muatan negatif dan positif yang melekat pada non-polar (hidrofobik) CC rantai. Detergen non-ionik tidak mempunyai muatan ion tetap, hal ini terjadi karena mereka memiliki jumlah atom yang lemah elektropositif dan elektronegatif yang disebabkan oleh kekuatan menarik elektron atom oksigen.

Ada dua jenis karakteristik detergen yang berbeda yaitu fosfat Detergen dan surfaktan Detergen. Pada umumnya Detergen yang mengandung fosfat akan terasa panas ditangan, sedangkan surfaktan adalah jenis Detergen yang sangat beracun. Perbedaan kedua jenis detergen itu adalah Detergen surfaktan lebih berbusa dan bersifat emulsifying Detergen. Disisi lain fosfat detergen adalah Detergen yang membantu menghentikan kotoran dalam air. Zat yang terkandung didalam detergen juga digunakan dalam formulasi dalam pestisida. Degradasi alkylphenol polyethoxylates (non-ion) dapat menyebabkan pembentukan alkylphenols (terutama nonylphenols) yang bertindak sebagai endokrin pengganggu jika limbah detergen bercampur dengan air limbah lain di saluran air.

Macam macam deterjen laundry Berdasarkan bentuk fisiknya, deterjen dibedakan atas :

Artikel terkait :   Khasiat kulit jeruk mencegah kanker kulit

1. Deterjen Cair
Secara umum, deterjen cair hamper sarna dengan deterjen bubuk. Hal yang membedakan hanyalah bentuknya: bubuk dan cairo Produk ini banyak digunakan di laundry modem menggunakan mesin cuci kapasitas besar dengan teknologi yang canggih.

2. Deterjen Krim
Deterjen krim bentuknya hampir sarna dengan sabun colek, tetapi kandungan formula keduanya berbeda. Di luar negeri, produk biasnaya tidak dijual dalam partai kecil, tetapi dijual dalam partai besar (kemasan 25 kg).

3. Deterjen bubuk
Bila dicermati berbagai iklan deterjen bubuk di televisi maka masing-masing produk deterjen mencoba menjelaskan kepada konsumen tentang keunggulan produknya yang secara fisik berbeda dengan produk lainnya. Sebagai contoh ada sebuah iklan deterjen tertentu yang menjelaskan tentang kelebihan produk deterjen dengan kandungan butiran berbentuk padat (mas if) bila dibandingkan dengan deterjen dengan butiran yangberongga. Namun, diyakini bahwa hanya sedikit orang atau pemirsa yang dapat memahami esensi dad iklan tersebut.

Jenis detergen apa yang baik untuk mencuci?

Lantas bagaimana cara memilih sabun deterjen yang baik mengingat begitu banyak merek sabun deterjen yang bermunculan dipasaran bisa membuat kita sulit dalam memilihnya ?! Untuk membantu menentukan pilihan kiranya mana sabun deterjen yang baik dan aman, mari kita simak ringkasan tips – tips memilih sabun deterjen yang baik dan aman berikut :

Memilih Sabun Deterjen Berkualitas
Yang namanya sabun deterjen pastinya membantu kita dalam menghilangkan noda. Sabun deterjen yang bagus tanpa kita repot menguceknya akan bekerja sendiri mengangkat noda – noda yang melekat pada serat pakaian, untuk itu kita harus memilih sabun deterjen yang berkualitas baik, caranya rendam kain kotor dalam air 1 liter dan larutkan sabun deterjen yang kita pilih tersebut di dalamnya kemudian rendam selama 20 menit, bila setelah waktu yang ditentukan sabun deterjen tersebut berhasil mengangkat noda dari serat kain maka sabun deterjen tersebut sangat bagus untuk digunakan. Selebihnya tentang kualitas sabun deterjen, anda dapat membaca keterangan dari bungkus masing – masing sabun deterjen tersebut dan buktikan sendiri.

Memilih Sabun Deterjen Yang Hemat
Hemat disini bisa hemat biaya atau hemat penggunaan. Buat apa kita membeli sebuah produk bila produk tersebut sangat boros untuk dipergunakan, bisa jadi nantinya akan meningkatkan biaya pengeluaran untuk membelinya. Agar hal – hal seperti itu tak terjadi sebaiknya perlu memilih sabun deterjen yang hemat dalam penggunaannya, misal untuk satu takar adalah satu lusin pakaian.
Selain menghemat penggunaan sabun deterjen kita juga butuh untuk menghemat air cuci mengingat air bersih sangat sulit untuk didapat terutama bagi anda yang tinggal di kota besar seperti Jakarta. Sabun deterjen sekali bilas atau yang berbusa sedikit sangat tepat untuk dipilih bila anda ingin bisa menghemat air bersih.

Artikel terkait :   Manfaat Seledri untuk perkembangan bayi

Memilih Sabun Deterjen Yang Aman
Terakhir yang harus diperhatikan adalah memilih sabun deterjen yang aman bagi kita sebab kita akan melakukan kontak langsung dengan sabun deterjen ini. Apa jadinya bila bahan kimia pada sabun deterjen tersebut, menyebabkan sensitifitas pada kulit tangan seperti panas, merah, gatal hingga iritasi kulit. Pilihlah sabun deterjen yang aman bagi kulit.

Bagaimana penggunan deterjen yang baik agar tidak merusak kain di mesin cuci?

Carilah deterjen yang berbusa rendah dan mengandung alkali seperti Prosoak, Launsafe, Greenz-C, Active Blue-X, Oxy Bleach, Heavy Duty,dll ini karena deterjen yang berbusa rendah akan mengangkat noda dari baju dan kemudian memecahnya menjadi partikel kecil yang membuatnya menjadi kotoran yang larut dalam air ditambah dengan pembungkusan partikel kecil tersebut dengan bahan yang bermuatan sama dengan kain/ bahan sehingga kain tidak rusak. Mengandung Alkali, karena Daya kerja Mesin Cuci berbeda dengan Pencucian manual menggunakan tangan, Jika mencuci menggunakan tangan daya kerja deterjen dibantu oleh tenaga kucek dari tangan tersebut, sedangkan mesin tergantung Rpm Mesin tersebut dan teknologinya, juga kualitas dan “umur mesin”. Menggunakan Alkali adalah solusi, agar daya cuci lebih bersih sebagai pengganti pencucian menggunakan daya kekuatan tangan.

Carilah deterjen dengan filler (zat pengisi rendah) rendah seperti Active Blue-x, Heavy Duty ataupun Oxygen Bleach yang selalu membuat daya cuci berkualitas tinggi.

Cara mengetahui deterjen yang berfiller rendah atau tidak adalah dengan cara mengambil 1 sendok makan detergent lalu larutkan kedalam 200 ml air aduk kurang lebih 1 menit lalu amati deterjen yang berfiller rendah , larutannya akan bening artinya tidak berendapan sedangkan deterjen dengan filler tinggi akan memiliki endapan. Endapan ini akan menempel kepada mesin cuci anda yang kemudian mesin cuci anda rusak.