Memilih kosmetik untuk kulit sensitif

Kulit memang sensitif terhadap kosmetik, baik bedak, pelembab maupun krim. Memilih kosmetik untuk kulit sensitif tidak melulu soal merk, tetapi juga kandungan yang ada disetiap bahan kosmetik harus disesuaikan dengan tipe kulit kita. Apalagi jika kulit kita cukup sensitif terhadap bahan dasar campuran kosmetik yang diproduksi oleh pabrik. Jika kita salah memilih kosmetik, maka kulit bisa mengalami infeksi, ruam atau malah gatal2 karena kandungan kimia yang terkandung tidak cocok untuk kulit kita. Salah memilih merk kosmetik malah bisa membuat kulit wajah kita rusak dan menimbulkan flek hitam. Nah, ada beberapa jenis kosmetik yang harus anda cermati saat memilih kosmetik untuk kulit sensitif. Mari kita simak artikel tentang kecantikan kulit wajah berikut ini.

merk-kosmetik-wajah-sensitifApa pertanda kulit sensitif?

Ada beberapa jenis kulit yang umum dimiliki oleh kebanyakan orang. Salah satunya adalah kulit sensitif. Memahami jenis kulit Anda merupakan langkah awal yang baik untuk memilih perawatan kulit. Tidak banyak orang yang menyadari atau ragu menentukan jenis kulit yang mereka miliki. Serta tak jarang pula Anda sulit mengidentifikasi apakah kulit Anda berjenis sensitif atau tidak.

Ada beberapa tanda untuk mengidentifikasi bahwa Anda memiliki kulit sensitif, di antaranya adalah bercak merah, gatal, kulit terasa ketat, dan menyengat. Apa penyebab hal tersebut bisa terjadi pada kulit Anda? Stratum korneum akan mempertahankan kulit Anda dari semua hal yang akan mengiritasi. Akan tetapi, stratum korneum akan bekerja dengan baik apabila memiliki kelembaban yang tepat. Kebanyakan dari kita tidak sadar bahwa terkadang kita membuat kulit melakukan pekerjaan dan berinteraksi dengan alat yang mengeringkan kulit. Di antaranya adalah AC, penghangat ruangan, bahan kimia, cuaca dingin, dan sinar matahari. Hal lainnya yang penting bagi kulit Anda adalah keseimbangan tingkat PHnya. Permukaan kulit kita biasanya memiliki tingkat keasaman/pH 5,5. Dan setiap perubahan pHnya akan membuat kulit Anda melemah.

Perlu pula Anda ketahui bahwa setiap jenis kulit akan bereaksi terhadap bahan kimia secara berbeda. Jika Anda memiliki kulit sensitif, maka biasanya Anda akan merasakan kulit menjadi gatal, sensasi menyengat, bercak kemerahan, dan timbul jerawat. Semua reaksi yang Anda rasakan akan terdeteksi oleh sel-sel kulit. Selain itu, suhu dingin dan cuaca yang kering juga dapat merusak kulit Anda. Pada kulit sensitif, terlalu sering menggunakan pembersih atau melakukan eksfoliasi akan dapat merusak jaringan permukaan kulit yang terluar. Hal inilah yang akan membuat kulit Anda lebih rentan terkena iritasi.

Apa yang Menyebabkan Kulit Wajah menjadi Sensitif?

Penyebab kulit wajah menjadi sensitif berbeda-beda pada setiap orang, tapi umumnya terjadi pada wanita yang sering menggunakan perawatan peeling atau dengan metode pengelupasan kulit wajah. Wanita dengan riwayat alergi atau penyakit genetis/keturunan alergi kulit juga umumnya memiliki kulit wajah sensitif. Saya sarankan jangan gonta-ganti produk kecantikan karena akibatnya akan sangat fatal pada kulit wajah sensitif.

Artikel terkait :   Menghilangkan kantung mata secara alami

Orang dengan kulit sensitif harus ekstra hati-hati terhadap beberapa pemakaian parfum, paraben, pewarna bibir dan beberapa produk kosmetika lainnya. Kulit sensitif umumnya memiliki struktur kulit yang sangat tipis dan mudah teriritasi.

Meskipun kulit wajah sangat sensitif, Anda tetap dianjurkan membersihkan wajah sebelum beranjak tidur. Gunakan produk perawatan wajah yang mampu menyeimbangkan pH (potensial Hidrogen atau derajat keasaman kulit) yang memiliki fungsi membersihkan, melembabkan, dan sekaligus melindungi kulit wajah sensitif Anda. Saat melakukannya, Anda perlu berhati-hati, perlahan-lahan agar tidak membuat kulit tergores oelh kuku atau lainnya.

Bagaimana memilih pelembab untuk kulit wajah sensitif?

Melembabkan muka dapat dilakukan dengan dua langkah mudah. Pertama, segera setelah membersihkan kulit, tepuk ringan sampai kering dengan handuk dan biarkan rasa lembab pada wajah. Selanjutnya, berikan pelembab pada wajah setelah 3 menit langkah pertama. Itulah langkah sederhana untuk merawat kulit sensitif.

Sebagian besar kulit tubuh mempunyai sekitar 80 persen air, tetapi permukaan kulit hanya menampung hingga 30 persen air saja. Untuk menyembuhkan dan melindungi kulit wajah sensitif dari peradangan dan infeksi, maka kelembaban di lapisan permukaan perlu untuk dipertahankan. Pelembab mengembalikan kelembaban kulit yang hilang selama pembersihan, dan melindungi terhadap pengeringan. Itulah manfaat untuk memakai pelembab segera setelah langkah pembersihan untuk mempertahankan kelembaban sebanyak mungkin.

Seperti cleanser, pelembab tidak semua bekerja sama. Anda mungkin perlu untuk menguji beberapa produk di sepetak kulit untuk menentukan mana yang terbaik tanpa menyebabkan iritasi. Pelembab dapat berupa salep, krim atau lotion. Salep biasanya berminyak, sedangkan lotion biasanya berbasis air. Gunakan formula yang ringan dan terasa enak di muka. Cobalah pelembab bebas minyak jika anda memiliki wajah berjerawat atau berminyak. Pelembab dengan wewangian memang wangi, tetapi mempunyai efek merusak pada kulit sensitif. Wewangian kemungkinan akan menyebabkan iritasi dan alergi.

Pelembab saja tidak akan melindungi anda dari kerusakan potensial dan iritasi. Perlindungan dari matahari juga merupakan komponen penting dari cara merawat kulit sensitif yang harus dilakukan setiap hari.

Bagaimana untuk perlindungan harian kulit sensitif di luar ruangan?

Cara merawat kulit sensitif melibatkan produk pelembab dan sunblock untuk melindungi kulit dari paparan matahari. Kerusakan akibat sinar matahari dapat menyebabkan penuaan kulit, iritasi dan bahkan kanker kulit, sehingga penting untuk tetap diingat sebagai bagian dari rejimen kulit harian sensitif anda.

Dua jenis ultraviolet, atau UV, dari matahari dapat merusak kulit anda. Sinar UVA menembus jauh ke dalam kulit, sedangkan sinar UVB menyebabkan muka serasa terbakar. Sayangnya, tabir surya paling hanya melindungi terhadap sinar UVB. Untuk mencari tabir surya yang melindungi terhadap kedua jenis sinar, periksalah ingredientnya. Bahan-bahan yang membantu melindungi terhadap sinar UVA meliputi zinc oxide, titanium dioksida dan Parsol 1789 (avobenzone).

Artikel terkait :   Kulit mudah merah ketika digaruk

Sun Protection Factor, atau SPF, juga harus menjadi bahan pertimbangan ketika memilih sunblock. SPF akan membantu anda mengetahui jika kulit memiliki cukup perlindungan terhadap sinar UVB. Umumnya, apa pun di bawah SPF 15 tidak cukup untuk melindungi anda dari sinar ultraviolet yang kuat. Seperti dengan pembersih dan pelembab, pilih tabir surya yang tidak mengandung wewangian, bahan asam dan minyak. Dermatologists merekomendasikan menggunakan tabir surya setiap hari, menerapkan satu ons (29,5 mL) setiap dua jam. Jika anda berkeringat atau pergi ke kolam renang, anda perlu menggunakan tabir surya lebih sering.

Pilihan terbaik adalah untuk menemukan pelembab yang mengandung tabir surya untuk penyembuhan maksimal dan perlindungan (kami sediakan day cream yang mempunyai SPF 15 sekaligus sebagai pelembab). Setelah anda membuat pilihan, gunakanlah setiap hari. Diskusikanlah dengan dokter kulit untuk meminta bantuan atau rekomendasi, jika anda memiliki pertanyaan atau masalah.

Bagaimana merawat kulit wajah sensitif ?

Kulit wajah sensitif rentan terhadap kekeringan yang membuatnya semakin sensitif. Oleh karena itu sangat penting menghidrasi/mencukupi cairan kulit Anda. Minumlah delapan gelas air atau lebih. Gunakan pula pelembab ringan yang mengandung hypoallergenic (sejenis susu protein yang meminimalisasi menculnya alergi kulit) untuk mengembalikan kelembaban kulit serta menghalangi lemak.

Buah, sayur dan makanan yang kaya akan air akan memperbaiki ketidakseimbangan produksi cairan pada kulit wajah sensitif. Perbanyak konsumsi makanan apapun yang mengandung banyak vitamin, mineral dan air karena dapat melembabkan kulit wajah dan mengembalikan kesehatan kulit wajah sensitif. Di sisi lain, Anda perlu menghindari makanan pedas, meminum alkohol atau kafein/coffee.

Batasi kontak langsung kulit sensitif dengan sinar matahari. Sinar matahari dapat menyebabkan kulit sensitif menjadi merah dan terbakar dengan mudah. Hindari keluar ruangan saat sinar matahari sedang terik-teriknya. Jika terpaksa, maka gunakan tabir surya (sunscreen) pada wajah, bibir dan tubuh. Bila perlu gunakan kacamata, payung dan topi untuk melindungi kulit sensitif Anda dari sinar matahari langsung.

Lindungi kulit setiap saat meskipun berada di dalam ruangan, kulit tetap membutuhkan perlindungan. Jika Anda berada di ruangan ber-AC dalam waktu lama, gunakanlah pelembab. Tipis saja, penggunaan produk kecantikan yang berlebihan justru bisa menjadi bumerang bagi kulit sensitif. Hal ini baik untuk mencegah kulit sensitif mengering karena perubahan suhu yang ekstrim.

Leave a Reply