Mencegah demam berdarah dengue

Tindakan pencegahan sebelum terjangkiti lebih penting daripada mengobati. Mencegah demam berdarah dengue dengan melakukan pembersihan lingkungan secara rutin, terutama tempat yang memungkinkan jentik nyamuk sebagai mediator / penular demam berdarah dengue. Demam berdarah dengue menjadi salah satu penyakit yang mematikan di negara kita selain penyakit jantung, asma dan kanker. Penyakit demam berdarah dengue ini bisa menyerang siapa saja tanpa melihat usia. Bahkan dibeberapa wilayah perkotaan, kebanyakan yang menderita penyakit deman berdarah ini adalah usia anak-anak, bahkan balita yang masih rentan akan penyakit. Oleh karena itu, ada baiknya kita bisa mencegah demam berdarah dengue ini menghampiri keluarga kita. Apa saja yang perlu kita lakukan untuk mencegah demam berdarah dengue ini?. Mari kita simak artikel hidups sehat berikut ini.

mencegah-demam-berdarahAmankah penderita kita rawat sendiri dirumah?

Memang kebanyakan penderita Demam Berdarah pada DBD derajat I-II belum memerlukan perawatan di rumah sakit, DBD umumnya akan mengalami penyembuhan sendiri setelah 7 sampai 8 hari, jika tidak ada infeksi sekunder dan dasar pertahanan tubuh penderitanya memang baik. Tetapi harus tetap diwaspadai, Kebanyakan masa-masa kritis Demam Berdarah adalah pada hari kelima. Jika tidak tertangani dengan baik maka trombosit akan turun dengan hebat dan memungkinkan terjadinya shock meskipun demamnya kadang sudah turun.

Pengobatan DBD ini bersifat suportif dan simtomatik, artinya tidak memerlukan obat untuk kausanya (seperti antivirus). Yang paling ditekankan adalah nutrisi dan minum yang banyak, untuk mengatasi efek kebocoran plasma darah dan meningkatkan jumlah trombosit.

Penanganan lain yang dapat diberikan adalah kompres hangat dan penurun panas (mengandung parasetamol) jika demam. Lakukan pengompresan dengan segera pada kepala, kening, dan ketiak anak untuk membantu menurunkan demam yang diderita. Bila perlu Anda dapat mengompres seluruh badan anak dengan air hangat.

Artikel terkait :   Pola hidup sehat mencegah penyakit ambeyen

Untuk melawan nafsu makan anak Anda yang semakin menurun, Anda dapat memberinya madu atau jus buah dan sup yang dapat menggantikan asupan makanan pada tubuh anak Anda. Dan bisa juga diberi vitamin penambah nafsu makan dan anti muntah jika dibutuhkan.

Berikan air kelapa hijau muda yang ditambahkan dengan madu sebagai obat demam berdarah untuk anak Anda dalam bentuk yang herbal. Ada baiknya Anda menyelimuti anak karena demam yang dialami oleh anak Anda mungkin akan membuatnya menjadi menggigil. Perlu diingat juga bahwa penggunaan antibiotik tidak diperlukan pada kasus DBD murni (tanpa adanya infeksi bakterial).

Kapan waktunya kita perlu membawa ke rumah sakit?

Beberapa kasus DBD dapat berlanjut menjadi serius yang diakibatkan oleh beberapa faktor, antara lain seperti keganasan virus dan pertahanan tubuh yang lemah. Misalnya jika demam tidak turun dalam 3 hari atau bahkan demam anak semakin meningkat, segera bawa kerumah sakit yang paling dekat dengan rumah Anda untuk mendapatkan pengobatan yang tepat untuk gejala demam berdarah pada anak.

Begitupun juga jika anak tidak dapat minum atau muntah terus dengan kondisi yang bertambah parah dan keadaan menurun bahkan hingga hilang kesadaran berarti si kecil harus segera dirawat dirumah sakit. Dan pada dasarnya yang memerlukan perawatan dan pemantauan intensif hanya DBD derajat III-IV, karena fatalitas yang mungkin terjadi. Berikut tanda lain yang menunjukkan penderita perlu segera mendapat pemeriksaan medis antara lain:

  • Muntah darah segar (merah) atau muntah hitam.
  • Buang air besar berwarna hitam.
  • Sesak nafas yang makin lama makin sesak meski demam telah teratasi.
  • Nyeri perut yang makin nyata, diiringi dengan pembesaran lingkar perut.
  • Kesadaran menurun tanpa shock, nyeri kepala atau pusing hingga muntah nyemprot, pandangan makin lama makin kabur.
Artikel terkait :   Penyebab kehamilan ektopik

Bagaimana tindakan pencegahan demam berdarah?

Langkah awal sebagai pencegahan adalah dengan cara membersihkan lingkungan sekitar tempat tinggal Anda, jangan sampai ada genangan air sebagai tempat nyamuk berkembang biak. Pencegahan ini harus dilakukan secara sosial dan individual.

Secara sosial, seperti halnya kerjabakti membersikan lingkungan RT/RW oleh warga sekitar dengan membersihkan selokan, menutup lubang yang terisi genangan air hujan atau mengubur benda-benda yang bisa menampung air hujan seperti kaleng, ban bekas, dan sejenisnya .

Secara individu, disarankan untuk tidak tidur di pagi hari hingga siang hari karena nyamuk Aides aigepty adalah nyamuk yang suka beraktifitas pada pagi hingga siang hari. Selain itu mengganti air dalam bak mandi dirumah secara rutin sehingga tidak memberikan kesempatan pada nyamuk untuk berkembang biak.

Bisa juga melakukan gerakan Abatisasi yakni dengan menaruh bubuk abate di bak mandi yang sering Anda gunakan untuk mandi atau bak yang mungkin Anda gunakan sebagai tempat penampungan air, agar tidak menjadi sarang nyamuk dan membunuh jentik-jentik nyamuk. Selain itu juga melakukan penyemprotan dengan asap (fogging), misalnya di kebun dan pojok-pojok rumah warga untuk membunuh nyamuk dewasa.

Tidak ada jaminan jika pernah terkena demam berdarah tidak akan terkena lagi. Karena itu tetap jaga lingkungan sekitar, konsumsi air sesuai kebutuhan dan waspadai setiap gejala yang muncul pada tubuh

Leave a Reply