Mengatasi foto terlalu terang

Istilah over exposure saat foto siang hari sering terjadi pada pemula karena salah setting ISO. Pemilihan filter lensa bisa menjadi alternatif untuk mengurangi masuknya sinar matahari ke lensa mengakibatkan hasil jepretan menjadi sangat terang, malah terkesan foto putih semua. Teknik foto siang hari dibawah terik matahari dipengaruhi oleh 2 hal pokok, yaitu pengaturan kamera dan penempatan / pengambilan sudut yang tepat sehingga kesan natural bisa dimanfaatkan menjadi fokus foto. Terpaan sinar matahari tidak untuk dihindari, tetapi dimanfaatkan sebagai hal yang dominan untuk mengatasi foto terlalu terang. Apa saja cara dan teknik agar foto siang hari menjadi foto yang indah serta alami?. Mari kita simak artikel fotografi berikut ini.

foto-exposureMemang benar banyak cahaya akan memudahkan kita memotret. Namun jika cahaya terlalu kuat juga tidak mesti mendapatkan foto yang bagus. Apalagi disaat kita memotret model atau memotret portrait, kita akan menghadapi beberapa kendala cara memotret di Iuar ruangan atau outdoor.

Salah satu kendala memotret manusia di Iuar ruangan adalah objek susah terlihat natural. Yang sering terjadi, model atau objek lainnya akan merasa silau terkena sinar matahari sehingga sering menyipitkan mata. Selain itu, jika kita tidak memperhatikan cara memotret outdoor, kita juga sering mendapatkan bayangan terlalu kuat di beberapa bagian.

Apa itu over exposure ?

Exposure / eksposur adalah jumlah cahaya paparan cahaya yang terima oleh sensor dalam kamera kita dalam suatu pemotretan. Jika paparan cahaya yang diterima terlalu banyak atau lama maka hasil foto menjadi terlalu terang / over exposure. Begitu sebaliknya, jika paparan cahaya yang diterima sensor terlalu sedikit atau cepat maka hasil foto menjadi terlalu gelap / under exposure. Hampir semua kamera digital saat ini sudah dilengkapi dengan pengukur cahaya yang akan mengatur paparan cahaya / eksposur / exposure secara otomatis untuk memperoleh hasil yang optimal.

Apa yang harus kita atur pada kamera untuk menghindari over exposure?

Dalam menentukan eksposur, ada dua macam kontrol utama yang terlibat. Pertama adalah kecepatan bukaan rana / shutter speed yang berfungsi sebagai penentu lamanya waktu sensor terkena cahaya, dan yang kedua adalah besarnya bukaan rana / aperture yang menentukan besar kecilnya lubang rana tersebut terbuka. Kombinasi kedua kontrol tersebut yang menentukan hasil eksposur.

Artikel terkait :   Membeli kamera bekas atau baru?

Kecepatan bukaan rana diukur dalam detik, hanya saja notasinya dituliskan seperberapa detik. Misalnya 1/2000 detik (sangat cepat) atau 8 detik (sangat lambat). Sedangkan besar bukaan rana diukur dalam f/number. Misalnya f/1.8 (aperture besar) atau f/22 (aperture sangat kecil).

Apa teknik pengambilan gambar di luar ruangan ?

Anda bebas memotret kapan saja diluar ruangan, namun untuk mendapatkan hasil yang lebih baik, ada baiknya menyimak beberapa teknik memotret outdoor berikut ini :

1. Perhatikan Pencahayaan di Sekitar
Tips memotret di Iuar ruangan yang pertama adalah dengan memperhatikan karakter cahaya di sekitar lokasi pemotretan. Kita harus memperhatikan kondisi cuaca di lokasi. Jika kondisi cuaca kurang balk/tidak mendukung, kami sarankan untuk mencari waktu lain.
Ada tiga macam pencahayaan yang bagus untuk memotret outdoor. Key light, Fill light dan back light. Ketiga fase pencahayaan natural ini dapat Anda gunakan untuk memotret.

2. Mencoba Berbagai Kondisi Cahaya
setelah mengenali karakter cahaya di lokasi pemotretan, teknik memotret di Iuar ruangan selanjutnya yang perlu diingat adalah dengan berkesperimen dengan cahaya yang ada. Jangan biarkan waktu kosong hanya dengan menunggu momen golden hour, cobalah memanfaatkan cahaya yang ada saat itu untuk mencoba memotret.

3. Perhatikan Arah Cahaya Matahari
Cara memotret outdoor selanjutnya adalah dengan cara memperhatikan arah cahaya matahari di lokasi pemotretan. Cahaya matahari bisa menjadi teman dan juga musuh ketika memotret di luar ruangan. Anda harus memperhatikan dari mana arah cahaya matahari berada. Pernah dengar kosakata backlight ? ya, itu terjadi ketika kita memotret di Iuar ruangan dengan menghadap matahari (objek membelakangi matahari). Namun ketika mampu memposisikan backlight dengan tepat justru mendapatkan foto dengan pencahayaan yang indah.

Artikel terkait :   Mengapa wanita suka foto dari atas?

4. Gunakan Flash Sebagai Fill In
Bukan menjadi hal aneh ketika memotret outdoor disiang hari menggunakan flash. Fungsi flash disaat memotret disiang hari bisa untuk menghindari backlight disaat objek membelakangi sumber cahaya. Flash akan bertugas sebagai fill in untuk menerangi objek yang tidak langsung terkena cahaya matahari. Pada kesempatan seperti itu, Anda bisa memanfaatkan fitur Kamera Anda yang bernama flash compensation. Dimana fungsi flash compensation adalah untuk mengontrol intensitas cahaya yang dikeluarkan oleh flash built-in.

5. Manfaatkan Reflektor
Tips memotret outdoor selanjutnya adalah dengan menggunakan reflektor. Relektor akan
berfungsi memantulkan cahaya ke arah objek yang difoto untuk menerangi bagian yang terkena bayangan. Prinsip reflektor sendiri untuk memantulkan cahaya, jadi apapun jenis dan bentuknya bisa kita jadikan sebagai reflektor.

6. Memotret di Tempat Teduh
Dengan memotret di tempat teduh kita bisa mengindari bayangan kuat ke objek yang difoto. Tips memotret outdoor ini juga bisa membantu objek/model tidak kepanasan dan tidak cepat berkeringat. Meski tempat teduh, tapi usahakan tempat tersebut mendapatkan cahaya yang cukup saat mengambil gambar.

Apa perlu kita memakai flash disiang hari?

Memang pada kenyataanya ada banyak cahaya saat memotret di siang hari apalagi diruangan, tetapi permasalahannya adalah arah cahaya sering kali tidak sesuai dengan yang kita harapkan, dan juga cahaya siang hari yang cenderung keras sering menghilangkan detail wajah subyek, dan jika arah cahaya di belakang subyek, tentu bagian wajah menjadi gelap karena tertutup bayangan.

Jadi sebelum memotret, anda harus mengenali dulu tipe atau arah datangnya cahaya Apakah anda akan menempatkan cahaya sebagai side-lighting? padahal bayangan akan serasa membelah wajah subyek! Apakah akan menempatkan cahaya langsung mengenai wajah subyek (front lighting) dan membuat wajah tampak lebih lembut dan kehilangan detail.Jadi bagaimana menyiasati cahaya berkarakter keras ini?

Leave a Reply