Menghilangkan timbunan lemak perut

Menghilangkan timbunan lemak perut, selain menurunkan berat badan dengan konsumsi makanan mengandung antioksidan melawan radikal bebas menjadi salah satu langkah hidup sehat miliki perut ramping terbebas dari penyakit. Awal dari berbagai penyakit dewasa ini karena begitu banyak kandungan radikal bebas dalam tubuh yang dibiarkan terlalu lama. Hidup sehat memang harus diperjuangkan, terutama mencegah berbagai penyakit yang dapat ditimbulkan karena kita tidak peduli dengan jenis makanan dan jenis kegiatan yang kurang sehat. Dibeberapa kesempatan, berat badan menjadi salah satu bagian yang tidak terlepaskan dari berbagai keluhan penyakit, terutama penyakit yang masuk dalam peringkat sumber penyakit berbahaya seperti serangan jantung, ginjal, hipertensi, dan masih banyak lagi. Oleh karena itu, dalam artikel kami kali ini akan dibahas mengenai pola hidup sehat mengatasi timbunan lemak awal dari masalah semua penyakit.

menghilangkan-lemak-perutMengapa lemak selalu berkumpul di area perut?

Tidak hanya dialami orang yang obesitas, orang yang berbadan kurus pun tidak jarang memiliki perut yang buncit. Timbunan lemak berlebih di bagian perut seringkali membuat siapapun mengalami krisis percaya diri dengan penampilannya sehari-hari. Baik perempuan maupun laki-laki akan merasa risih apabila memiliki timbunan lemak di bagian ini. Sulitnya mengikis lemak di perut membuat banyak orang menjadi frustasi sendiri.

Dalam jumlah normal, lemak di perut sebenarnya berfungsi sebagai bantalan pelindung organ dalam tubuh yang penting seperti jantung, liver, ginjal dan usus. Bahkan menurut penelitian, lemak perut kemungkinan bermanfaat mengatur sistem kekebalan tubuh. Begitu juga dengan lemak pada paha, lengan maupun bokong. Apalagi, kita sering mengabaikan kebiasaan buruk yang mempengaruhi hidup kita. Kebiasaan tersebut mungkin salah satunya pemicu penumpukan lemak di tubuh. Kalau sudah terlanjur lemak menumpuk berusaha untuk mengurangi lemak terutama di perut.

Bahayakah timbunan lemak jika kita biarkan?

Lemak pada bagian perut aktif secara metabolik. Letaknya mengitari organ internal. Lemak ini ikut berperan dalam regulasi hormon dan mempengaruhi organ serta jaringan sel di sekitarnya. Kelebihan lemak di perut juga menyebabkan produksi hormon yang berlebihan sehingga berefek negatif terhadap kesehatan dan berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan.

Artikel terkait :   Hidup sehat dan cantik dengan masker alami

Penjelasan singkat dari beberapa efek negatif akibat penumpukan lemak di perut tadi antara lain:

Insulin Resistance – Tingginya produksi hormon kortisol di dalam darah dapat mengganggu insulin sehingga gula dalam darah menjadi tinggi. Gula darah terlalu tinggi dapat memiliki efek yang merugikan terhadap jantung, pembuluh darah, tulang, persendian, syaraf, mata, dan ginjal. Apabila dibiarkan akan berpotensi menyebabkan penyakit kencing manis.

Penyakit Jantung – Faktor utama yang menyebabkan penyakit jantung adalah penumpukan flek akibat lemak berlebihan pada saluran darah yang memicu inflamasi. Flek akibat lemak akan membuat saluran darah menjadi sempit dan berpotensi menyebabkan penyumbatan. Kondisi ini dapat memicu stroke, serangan jantung, kesulitan bernafas, dan bagian dada terasa ditusuk.

Kanker & Gangguan Organ Tubuh – Lemak perut berlebihan juga mempengaruhi kinerja usus dan berpotensi menyebabkan kanker. Usus yang terganggu akibat penumpukan lemak perut akan mengalami peradangan dan membuat daya tahan tubuh menurun. Lemak perut juga berdampak negatif terhadap kinerja organ pankreas yang bertugas memproduksi insulin untuk mengatur gula darah.

Hidup sehat seperti apa untuk menghilangkan lemak perut ?

Apabila perut buncit yang anda alami dikarenakan timbunan lemak, tidak perlu khawati karena masih bisa di atasi dengan cepat dengan beberapa cara berikut ini:

Hidup sehat dengan Sayur dan Buah – Timbunan lemak di perut dapat terbentuk akibat terlalu sering makan-makanan tinggi lemak sementara tubuh sangat jarang mendapatkan asupan serat. Akibatnya, pencernaan menjadi tidak lancar. Lemak dari makanan sulit dicerna dan tidak dapat dikeluarkan, sehingga ertimbun di dalam usus. Sayur dan buah adalah asupan yang pas untuk mengatasi lemak di perut karena sangat tinggi serat. Sayur dan buah sangat baik dikonsumsi setiap hari dan disarankan mengkonsumsi jus buah dan sayur ketimbang dimakan dalam keadaan utuh, apabila dijus serat akan diserap sempurna oleh tubuh.

Artikel terkait :   Tips bermanfaat seledri untuk diet

Hidup sehat dengan Teh Hijau dan Jeruk Nipis – Bila anda sudah mencukupi kebuttuhan serat, maka ada tips untuk mencegah kadar lemak terlalu tinggi terbawa ke dalam pencernaan. Karena setiap makanan yang kita konsumsi kebanyakan berlemak jahat. Ramuan teh hijau dan jeruk nipis hangat dapat mengatasi langsung lemak yang terbawa melalaui makanan. Ramuan ini akan mengikat molekul lemak dan menghancurkannya secara langsung sebelum terserap oleh tubuh. di sarankan, setiap sehabis makan mengkonsumsi 1 gelas teh hijau yang dicampur 1 sendok air jeruk nipis yang hangat.

Hidup sehat dengan mengindari Makan Malam dan Tidur Sehabis Makan – Sebaiknya, bila ingin bebas dari perut buncit hindari makan malam dan tidur sehabis makan. Kedua kebiasaan ini adalah penyebab perut buncit. Bayangkan kalau anda makan di malam hari setelah itu anda harus tidur padahal baru saja makan. Perut yang terisi makanan dan dibawa tidur tentu tidak dapat diproses dengan baik. Seharusnya lambung beristirahat, namun dipaksa untuk bekerja, yang ada hasilnya tidak sempurna, justru menyebabkan gangguan seperti susah BAB, sisa-sisa makanan tidak diserap sempurna oleh tubuh dan tentu menyebabkan pelebaran pada usus.

Hidup sehat dengan Olahraga – Apabila ke tiga tips sebelumnya sudah diterapkan maka berolah raga dengan rutin dan teratur selama 15-30 menit minimal 2 kali dalam seminggu akan membantu membakar lemak-lemak yang masih tersisa. Beberapa olaharaga yang dapat membantu membakar lemak dengan cepat adalah lari, skipping, bersepeda, jogging, senam dan fitness. Pilih salah satu atau dua jenis olahraga tersebut dan lakukan degan rutin dan teratur. Gerakan yang dihasilkan dari berolahraga akan menghasilkan panas atau kalor yang akan melepaskan energy, itulah sebabnya kita akan berkeringat sehabis berolah raga, dan keringat itu sendiri merupakan kalori (lemak) yang dibakar dan dikeluarkan dari tubuh.

Leave a Reply