Obat batuk tradisional untuk balita

Kasus balita mengalami batuk pilek meningkat selama musim hujan. Tidak sedikit kaum ibu bersiap dengan obat batuk tradisional untuk balita mereka untuk persediaan. Selain dapat mempersiapkan sedari dini untuk tindakan pertama saat balita mengalami batuk dan pilek, obat batuk tradisional dapat dibuat sendiri dengan bahan yang mudah didapat. Selain itu, obat batuk tradisional yang dibuat dari bahan-bahan ramuan yang mengandung nutrisi sehat untuk tubuh akan menjaga stamina serta kesehatan tubuh. Tetapi perhatikan pula mengenai beberapa bahan yang tidak diperbolehkan dikonsumsi oleh balita karena kandungan yang ada didalamnya. Walau dapat dibuat dengan mudah memakai bahan tanaman herbal, obat batuk tradisional tidak bisa sembarangan diramu tanpa mengetahui kandungan nutrisi yang ada dalam setiap ekstraknya.

obat-batuk-tradisionalMengapa memilih obat dari resep tradisional?

Saat balita mengalami batuk pilek, cara menghilangkan keluhannya dapat dilakukan adalah dengan meminum obat dari apotek atau dokter. Atau biasanya ada juga orang tua saat menghadapi sang balita mengalami batuk yang membiarkan penyakitnya tersebut dan memiliki keyakinan bahwa pasti akan sembuh sendiri. Namun sebenarnya ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menyembuhkan batuk berdahak, termasuk dengan cara alami atau tradisional. Penggunaan bahan alami untuk mengobati batuk hampir tidak memiliki efek samping. Selain itu juga mampu menghilangkan batuk dengan cepat. Tidak kalah cepat dengan obat modern.

Batuk pada anak dibawah lima tahun atau balita adalah salah satu penyakit yang sangat umum dialami karena aktifitas anak yang sering tidak terkontrol atau rasa lelah serta serangan hawa dingin. Batuk pada anak disebabkan oleh berbagai macam faktor, mulai batuk yang disebabkan oleh suatu hal atau malah batuk yang merupakan gejala suatu penyakit yang sedang dialami oleh seseorang.

Jika anak anda mengalami batuk berkepanjangan baik batuk berdahak atau tidak, sebaiknya hal tersebut diwaspadai, bisa jadi itu merupakan gejala kanker tenggorokan. Atau bisa jadi juga merupakan pertanda paru-paru mengalami gangguan, mungkin bronkitis atau lainnya.

Apapun jenis batuknya, baik itu batuk karena flu, batuk kering, maupun batuk berdahak, pasti sangat mengganggu aktfiitas anak dan membuat dirinya tidak nyaman, beraktivitas tidak maksimal, beristirahat tidak nyenyak. Pada umumnya, batuk terjadi karena ada sesuatu benda asing yang umumnya berupa debu atau kuman yang merangsang selaput lendir di tenggorokan.

Artikel terkait :   Cara menawarkan rumah untuk dijual

Dengan meminum obat tradisional, selain dapat kita buat sendiri dari bahan-bahan yang aman untuk anak, obat tradsional juga tidak memiliki efek samping terutama terhadap pertumbuhan anak.

Bagaimana meramu obat tradisional untuk balita ?

Ada banyak jenis tanaman herbal yang ada di Indonesia, terlebih negara ini telah dikenal sebagai salah satu penghasil rempah-rempah terbesar di dunia. Pemanfaatan rempah-rempah sebagai pengobatan juga sudah diajarkan oleh nenek moyang bangsa ini. Dengan mengenal beberapa jenis obat tradisional ini, semoga kita bisa melestarikan kebudayaan dan mengenalkannya ke masyarakat luas bahkan hingga mancanegara jika perlu.

Berikut beberapa bahan yang mudah didapat sebagai pertolongan pertama untuk kondisi batuk pilek pada anak anda.

Lemon. Lemon mengandung kandungan asam askorbat atau yang lebih dikenal dengan vitamin C. Vitamin C merupakan asupan yang bisa membantu perbaikan fungsi kekebalan tubuh. Apabila batuk Anda dikarenakan oleh bakteri atau virus maka vitamin C ini akan membantu tubuh Anda untuk melawan infeksi.

Selain itu, kandungan asam dalam segelas jus lemon bisa membantu menghilangkan dahak di tenggorokan yang kadang menyebabkan batuk terjadi. Tips yang diberikan untuk membuat obat batuk tradisional menggunakan lemon ini cukup mudah, gunakan lemon sebagai bahan pembuatan jus dengan menggunakan air panas atau bisa juga dengan teh panas.

Madu. Madu merupakan obat batuk tradisional yang bisa meringankan analgesik. Madu sering disebut dengan antibiotik topikal yang bisa membantu Anda menetralkan bakteri yang ada di tenggorokan, baik berupa radang hingga bronkitis yang memicu batuk. Madu juga bisa dikombinasikan dengan lemon dan air panas untuk membersihkan lendir di tenggorokan dan memberikan lapisan yang menenangkan pada tenggorokan sehingga mengurangi resiko iritasi tenggorokan yang biasanya terjadi saat batuk.

Kunyit. Selanjutnya ada kunyit yang juga sudah lama dipercaya oleh masyarakat Indonesia sebagai salah satu rempah yang bisa meredakan batuk berdahak. Cara membuat ramuan tradisional untuk batuk berdahak ini adalah dengan menumbuk kunyitnya, lalu dicampurkan dengan madu ke dalam segelas susu. Ramuan kunyit ini dinilai sebagai cara menghilangkan batuk yang cukup efektif.

Artikel terkait :   Menghilangkan bau badan dengan bahan alami

Belimbing Wuluh. Bagi Anda yang belum tahu apa itu buah belimbing wuluh, buah ini adalah buah berukuran kecil yang menyerupai belimbing, tetapi berwarna hijau dan rasanya masam. Buah ini juga cukup efektif sebagai cara mengobati batuk berdahak pada anak ataupun pada orang dewasa. Cara membuat ramuannya adalah dengan mencampurkan belimbing wuluh bersama beberapa butir adas, sedikit gula dan secangkir air. Kemudian rebus campuran-campuran tersebut dan saringlah airnya saat ramuannya sudah mulai dingin.

Mengapa jahe tidak baik untuk balita ?

Jahe merupakan produk herbal yang bisa Anda jadikan sebagai obat batuk tradisional untuk melengkapi madu dan jahe. Menurut penelitian University of Maryland Medical Center ramuan yang terbuat dari jahe bisa mengurangi peradangan bronkial yang berkaitan dengan penyakit pernapasan tertentu. Publikasi tersebut juga menyertakan manfaat jahe yang bisa meredakan sakit tenggorokan yang disebabkan oleh pilek dan flu.

Penggunaan jahe yang disarankan adalah dengan menggunakan 2 curam jahe yang diparut / sekitar 2 sendok makan jahe yang sudah terparut kemudian dimasukkan kedalam 1 cangkir air panas, bila perlu tambahkan satu sendok teh lemon dan dua sendok teh madu untuk khasiat yang lebih baik. Anda cukup meminumnya dua kali sehari.

Perlu Anda ketahui juga bahwa penggunaan jahe sangat tidak disarankan untuk anak dibawah 2 tahun. Bila Anda ingin mengobati batuk untuk anak dibawah 2 tahun, saya sarankan untuk membaca artikel menghindari obat batuk anak dibawah 2 tahun. Hal ini dikarenakan jahe mengandung senyawa tanaman yang disebut dengan fenol. Fenol bisa berinteraksi dengan beberapa jenis obat tertentu sehingga Anda harus mengkonsultasikan ke dokter anak sebelum menggunakannya. jahe juga memiliki sifat pengencer darah sehingga tidak baik untuk orang yang mengalami warfarin atau rejimen aspirin.

Nah, demikian paparan dari kami mengenai resep obat tradisional untuk balita sebagai langkah awal mencegah dan mengurangi keluhan sakit batuk pilek pada balita.

@Tips bermanfaat – 2016

Leave a Reply