Penyakit berbahaya karena minuman beralkohol

Anda suka konsumsi minuman alkohol?. Kini saatnya anda mulai memikirkan beberapa jenis penyakit berbahaya karena minuman beralkohol yang cukup mematikan dan membahayakan organ tubuh. Memang tidak semua minuman beralkhohol tidak membahayakan keehatan kita asal dalam kadar yang aman. Dibeberapa negara menjadikan minuman beralkohol sebagai minuman yang membantu menghancurkan racun dalam tubuh, tetapi memang dalam kadar yang aman dan bukan sebagai pecandu minuman beralkohol. Jika kadar alkohol dalam darah melebihi kadar yang mampu diolah oleh tubuh, maka akan membuat mabuk dan reaksi tubuh yang menolaknya dan membuangnya keluar, seperti pada beberapa orang yang muntah saat kebanyakan minum minuman beralkohol. Ketahuilah, jika anda terlalu banyak dan sering konsumsi minuman beralkohol dapat membuat organ tubuh menjadi rentan dan lemah yang mengakibatkan penyakit berbahaya. Apa saja penyakit berbahaya yang diakibatkan karena minuman beralkohol?.

penyakit-minuman-beralkoholSelama ini dampak negatif dari konsumsi alkohol yang paling banyak diketahui orang adalah mabuk semata, dan itupun dapat hilang dengan sendirinya. Tapi ternyata efek negatif itu tidak berhenti sampai disitu saja. Tak sekedar menyebabkan mabuk, alkohol juga memiliki dampak negatif lain yang bisa membuat tubuh anda kewalahan.

Keberadaan minuman beralkohol di tengah-tengah masyarakat masih menuai pro dan kontra. Ada yang mendukung, tetapi tidak sedikit pula juga yang menolak. Terlepas persoalan hal ini, harus diakui memang minuman seperti wine, whisky, bir memiliki efek positif dan negatif bagi orang yang mengonsumsinya. Dikatakan membawa dampak positif karena dalam takaran (dosis) yang sesuai, kandungan di dalam minuman alkohol tersebut mampu mengatasi sejumlah masalah kesehatan seperti mengurangi resiko terjadinya kanker prostat, mencegah kolesterol, dan mengurangi risiko diabetes dan batu ginjal.

Apa dampak negatif konsumsi minuman beralkohol ?

Sementara dikatakan membawa dampak negatif, apabila orang mengonsumsinya secara berlebihan. Jika sudah begini maka hal-hal yang tidak diinginkan akan dialami oleh si peminum. Berikut efek negatif mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan :

Gangguan jantung
Minuman keras mempunyai kemampuan merusak sel-sel tubuh, termasuk organ jantung. Akibatnya kinerja jantung pun akan terganggu dan tidak optimal. Gejala yang paling banyak dirasakan adalah detak jantung terasa cepat dan saat jantung mulai melemah, dada akan terasa sesak, nafas juga seperti tersumbat. Hal ini jika dibiarkan terus-menerus akan menyebabkan kematian.

Kerusakan saraf
Meminum minuman keras tidak hanya memabukkan, bila diminum secara rutin dalam jumlah yang banyak, akan mulai mengganggu kinerja saraf otak lalu merusaknya secara perlahan. Akibatnya, manusia kehilangan kesadaran, keseimbangan dan akal sehatnya. Bahkan, jika diminum sampai over dosis akan menyebabkan kematian.

Artikel terkait :   Anak sering batuk pilek kenapa?

Mengganggu metabolisme tubuh
Minuman keras juga dapat mengganggu proses metabolisme tubuh. Salah satu organ yang paling banyak dirusak adalah hati. Sel-sel hati yang rusak akan membuat kinerja menurun. Hati adalah organ yang fungsinya menyerap dan menetralisir racun yang masuk ke dalam tubuh. Bila rusak, tentu saja racun di dalam tubuh akan menyebar dan mengakibatkan kesehatan memburuk.

Menyebabkan gangguan pada ibu hamil
Orang biasa saja tidak boleh meminum minuman beralkohol, apalagi wanita yang tengah hamil. Bila ibu hamil mengkonsumsi minuman ini, yang terjadi selanjutnya adalah bayinya akan lahir cacat. Janin menerima nutrisi dari apa yang dikonsumsi ibunya. Bila ibu hamil meminum minuman keras, alkohol ini akan masuk ke dalam tubuh dan akhirnya ikut terserap oleh si janin. Alkohol akan merusak sel-sel janin yang masih muda, sehingga janin akan rusak dan terlahir cacat.

Mengganggu fungsi reproduksi (seksual)
Meminum minuman keras akan menyebabkan serangkaian gangguan seksual, misalnya turunnya gairah seks, atau impoten pada pria

Gangguan jiwa
Yang dimaksud gangguan jiwa bukan berarti menjadi gila, walau tidak menutup kemungkinan bahwa seorang alkoholik bisa saja menjadi tidak waras. Gangguan kejiwaan pada alkoholik adalah turunnya tingkat sosialisasi, menjadi lebih pendiam, selalu ketakutan, gelisah, konsentrasi menurun, emosional dan mudah tersinggung..

Kecerdasan menurun
Ada orang yang tadinya pintar menurun kecerdasannya, ini dikarenakan suka meminum minuman keras. Minuman keras ini di samping membahayakan bagi kesehatan tubuh, juga membahayakan bagi kecerdasan otak manusia. Di antaranya mengurangi daya ingat, suka pelupa, pikiran menjadi buntu.

Apakah dapat merusak organ tubuh ?

Beberapa orang menganggap minuman keras atau minuman berakohol hanya membuat mabuk dan tidak menimbulkan efek negatif terhadap kesehatan. Namun sebenarnya minuman beralkohol dapat merusak beberapa fungsi organ tubuh secara permanen bila dikonsumsi berlebihan dan dalam jangka waktu panjang.

Bagi anda yang suka mengonsumsi minuman beralkohol sebaiknya simak beberapa organ tubuh yang rusak akibat minuman beralkohol (minuman keras) berikut ini :

1. Ginjal
Fungsi ginjal sangat penting bagi kesehatan tubuh. Dalam jangka waktu lama, minum minuman ber alkohol secara teratur akan mengganggu fungsi ginjal menjadi abnormal. Alkohol memperbesar ginjal sehingga mempengaruhi fungsi hormon normal tubuh. Bahkan hal ini berpotensi besar menyebabkan gagal ginjal.

2. Jantung
Jantung merupakan organ vital untuk memompa darah. Efek negatif mengonsumsi minuman beralkohol berlebihan yaitu akan menimbulkan tekanan darah menjadi tinggi sehingga mempengaruhi kinerja jantung. Asupan alkohol juga mempengaruhi tingkat kolesterol baik dalam tubuh, yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Artikel terkait :   Pola hidup sehat air rebusan melati untuk anti kanker

3. Hati
Organ tubuh yang dapat rusak akibat minuman beralkohol adalah hati. Asupan minuman beralkohol yang terlalu banyak meningkatkan akumulasi lemak di hati sehingga mempengaruhi fungsi hati bagi tubuh. Dalam banyak kasus, hal ini berakibat merusak hati . Terlalu banyak asupan alkohol juga menyebabkan sindrom lemak hati yang juga dapat menyebabkan kondisi sirosis hati.

4. Mata
Alkohol jugaberdampak pada mata. Akibat alkohol, ketajaman penglihatan seseorang akan semakin berkurang dari hari ke hari. Ini disebabkan kerusakan pada sel saraf mata akibat sifat alkohol yang mudah melarutkan. Sebenarnya sel-sel saraf kita sudah dilindungi lapisan lemak namun saat meminum alkohol, lapisan lemak yang melindungi sel saraf akan larut dan akibatnya sel-sel saraf menjadi rusak

5. Sistem pencernaan
Efek negatif alkohol bagi kesehatan dapat menyebabkan kerusakan organ tubuh lapisan internal saluran gastro. hal ini menyebabkan banyak masalah kesehatan muncul yang berhubungan dengan saluran pencernaan. Ini dapat menyebabkan gastritis, tukak lambung, dan kanker usus besar.

6. Sistem reproduksi
Konsumsi alkohol berlebihan bisa menjadi penyebab kerusakan pada sistem reproduksi. Hal ini sudah terbukti jika asupan alkohol secara tidak langsung menyebabkan infertilitas (kemandulan) pada wanita dan menyebabkan impotensi pada pria. Bahkan, asupan alkohol yang berlebihan juga dapat menjadi pemicu kanker payudara pada wanita.

7. Kulit
Fungsi kulit bagi tubuh tak kalah penting dengan organ tubuh lainnya. Konsumsi alkohol dengan jumlah banyak dan terus menerus juga akan merusak kulit. Kulit menjadi kusam dan kulit berwarna merah, dan mudah iritasi. Selain itu, alkohol juga bisa mempengaruhi kapiler dan pembuluh darah pada kulit. Hal ini juga menimbulkan tanda-tanda awal penuaan pada wanita, anda akan mengalami penuaan dini.

8. Tulang
Bagi yang mengonsumsi minuman beralkohol paling tidak tiga kali sehari beresiko mengalami kerusakan tulang. Kerusakan tulang mengakibatkan meningkatnya resiko patah tulang, dan memperlambat proses pemulihan tulang. Meminum alkohol berlebih menghambat pembentukan tulang yang baru, sehingga umur tulang akan terus berkurang dari hari ke hari.

9. Otak dan Sistem syaraf
Sistem saraf pusat bertanggung jawab untuk beberapa fungsi utama tubuh. Konsumsi minuman beralkohol yang berlebihan memberi pengaruh buruk pada kesehatan. Alkohol mempengaruhi sistem saraf dengan menghambat distribusi sinyal antara saraf tulang belakang dengan otak. Akibat yang ditimbulkan memicu mati rasa, koordinasi tubuh seseorang menjadi tumpul. Kurangnya koordinasi dan perilaku yang tidak terkontrol merupakan efek paling terlihat ketika seseorang mabuk.

Leave a Reply