Penyebab kaki bengkak pada ibu hamil

Kaki terasa ngilu, dingin dan ngilu dialami oleh ibu hamil. Banyak kasus yang menjadi penyebab kaki bengkak pada ibu hamil, dan itu cukup normal dengan melihat kasus yang dilami oleh setiap ibu hamil berbeda-beda. Saat usia kehamilan mulai mendekati hari H, karena beban yang harus dibawa oleh sang ibu, membuat peredaran darah di tapak kaki menjadi kurang lancar yang mengakibatkan kaku sering terasa dingin, ngilu maupun kesemutan. Banyak ahli menyatakan semua itu menjadi kejadian yang tidak semua ibu hamil bisa alami, tetapi masih dalam kewajaran.

kaki-bengkak-ibu-hamilMengapa kaki bisa bengkak saat hamil ?

Kaki bengkak saat hamil memang sering terjadi pada ibu hamil. Bengkak terjadi terutama di kaki atau lebih tepatnya di kaki bawah dan pergelangan kaki. Ternyata selain kaki, tempat bengkak yang umum terjadi pada masa kehamilan adalah pada mata, muka dan leher. Keadaan ini sering terjadi ketika masa kehamilan memasuki usia 20 minggu.

Kaki bengkak saat hamil dapat terjadi pada semua ibu hamil dengan berbagai macam penyebab. Sayangnya, meski sering terjadi pada semua ibu hamil, tidak semua kaki bengkak saat hamil merupakan suatu respon tubuh yang normal. Kaki bengkak saat hamil bisa saja merupakan tanda adanya penyakit yang diderita oleh ibu hamil. Ibu hamil harus mengetahui apakah kaki bengkak yang ia alami merupakan suatu respon tubuh terhadap kehamilan yang normal atau malah suatu respon tubuh yang ditimbulkan dari penyakit.

Secara umum, kaki bengkak saat hamil terjadi karena adanya penumpukan cairan berlebih di kaki ibu. Hormon kehamilan yang dihasilkan ibu saat hamil akan membuat tubuh menahan dan mengumpulkan cairan lebih banyak. Gaya gravitasi adalah alasan mengapa cairan lebih banyak terkumpul di kaki ibu. Maka, kaki bengkak saat hamil lebih sering terjadi pada saat sore hari setelah ibu beraktivitas, terutama yang melibatkan berdiri. Kaki juga akan lebih bengkak saat bangun tidur karena pada saat itu cairan akan banyak berkumpul di kaki sebelah bawah pula.

Kaki bengkak saat hamil juga terutama akan muncul saat usia kehamilan semakin besar. Ini disebabkan dikarenakan janin di dalam kandungan ibu yang semakin besar. Janin yang semakin besar ini akan memberi hambatan pada pembulur darah balik sehingga membuat lebih banyak cairan berkumpul di kaki. Tidak hanya kaki, bengkak juga dapat terjadi di muka, mata, leher bahkan tangan.

Artikel terkait :   Tips bermanfaat daun kenikir untuk kesehatan

Preeclampsia dan Eclampsia. Alasan lain yang perlu diwaspadai pada kaki bengkak saat hamil adalah kondisi penyakit yang disebut preeclampsia atau eclampsia. Penyakit preeclampsia atau eclampsia merupakan penyakit yang eksklusif atau hanya menyerang ibu hamil saja. Penyebab penyakit tersebut ialah tubuh ibu yang berusaha melawan plasenta di dalam kandungan. Penyakit ini banyak menyerang ibu yang hamil pertama kali atau malah yang ibu yang hamil lebih dari 3-4 kali.

Penyakit preeclampsia dapat memberikan gejala, namun sayangnya lebih sering tidak menimbulkan gejala. Salah satu tanda utama dari penyakit ini ialah ukuran tekanan darah yang tinggi. Tanda lainnya adalah terdapat protein pada urin ibu dan kaki bengkak saat hamil. Sayangnya, tekanan darah tinggi dan protein pada urin tidak dapat di deteksi oleh ibu sehingga inilah salah satu alasan pentingnya pemeriksaan kehamilan secara berkala pada ibu hamil.

Gejala preeclampsia lainnya yang dapat terjadi adalah nyeri perut di ulu hati atau juga di kanan atas, sakit kepala hebat yang menetap, pandangan menjadi buram, mual dan muntah yang parah dan menetap serta keluarnya air urin yang sedikit. Satu gejala yang membuat penyakit ini wajib segera dibawa ke instalasi gawat darurat ialah kejang. Ibu hamil tidak dapat mengabaikan atau menyepelekan penyakit ini karena tidak jarang penyakit ini merenggut nyawa ibu maupun bayi yang dikandungnya.

Bagaimana mengatasi dan meringankan keluhan kaki bengkak ?

Kaki bengkak saat hamil tidak semata-mata selalu timbul karena penyakit preeclampsia. Bila kaki bengkak saat hamil disebabkan karena respon tubuh yang normal terhadap kehamilan, Anda dapat mencoba beberapa cara di bawah yang akan memaparkan mengenai cara mencegah dan mengatasi kaki bengkak saat hamil. Mungkin ibu hamil tidak dapat sepenuhnya mencegah kaki bengkak saat hamil, namun dapat mencegah agar tidak jatuh ke derajat yang parah.

Makan makanan seimbang. Kaki bengkak saat hamil dapat dicegah dengan makanan yang seimbang. Makanlah secukupnya yang terdiri dari karbohidrat, protein, lemak, serat serta vitamin dan mineral yang cukup. Cobalah juga menjaga agar kenaikan berat badan saat hamil tidak terlalu drastis.

Artikel terkait :   Makanan penambah darah untuk ibu hamil

Tetap makan garam. Banyak ibu hamil yang mengurangi asupan garam saat hamil karena takut terjadi kaki bengkak saat hamil dan takut menaikkan tekanan darahnya. Ternyata pernyataan di atas hanyalah mitos. Penelitian menyatakan bahwa tekanan darah tinggi pada ibu hamil tidak dipengaruhi oleh asupan garam yang masuk ke dalam tubuh. Jadi, ibu hamil tetap dapat makan makanan yang mengandung garam, asal tidak berlebihan.

Seledri, selada air, apel dan macam – macam jeruk. Jenis makanan yang disebut di atas dapat membantu Anda mengatasi kaki bengkak saat hamil. Makanan di atas memiliki fungsi membuang cairan yang berlebihan secara alami sehingga tidak membahayakan tubuh dan membantu mengurangi pembengkakan di kaki.

Istirahat yang cukup. Miliki waktu istirahat yang cukup dan hindari berdiri terlalu lama. Bila sedang duduk, cobalah memposisikan kaki Anda sehingga berada di atas pinggang, misalnya dengan meletakkan kaki Anda di bangku atau dinding. Jangan duduk dengan kaki disilangkan karena akan menghambat aliran darah.

Dipijat. Memijat kaki bengkak saat hamil dapat membantu mengurangi dan mengatasi bengkak. Caranya, pijat kaki yang bengkak dengan mengarahkan pijatan ke lutut. Pijat dengan lembut dan jangan terlalu keras. Anda dapat menggunakan minyak kayu putih atau baby oil agar pijatan terasa lebih nyaman.

Berenang. Berolahraga bukan hanya penting untuk orang biasa, namun juga baik untuk ibu hamil. Olahraga pilihan untuk mengurangi kaki bengkak saat hamil ialah berenang. Olahraga ini akan menguatkan otot dan pembuluh darah kaki Anda sehingga kaki dapat lebih baik menyalurkan dan memompa cairan yang menumpuk ke jantung Anda.

Mengetahui penyebab kaki bengkak saat hamil ialah hal yang penting untuk menentukan apakah penyebabnya normal atau merupakan tanda dari penyakit yang berbahaya. Memeriksakan kondisi kehamilan Anda secara teratur akan membantu Anda menghindari komplikasi dari penyakit yang tidak diinginkan. Segera juga ke dokter bila Anda menemui salah satu gejala penyakit preeclampsia atau eclampsia di atas.

@Tips bermanfaat – 2016

Leave a Reply