Penyebab keringat berlebih di ketiak

Anda bermasalah dengan bau badan?. Keringat berlebihan?. Apa penyebab keringat berlebih di ketiak?. Ujung-ujungnya membuat kita merasa minder dan kurang percaya diri. Apalagi karena keringat berlebih pada bagian ketiak kadang tembus ke pakaian kita hingga terlihat oleh orang lain. Keringat berlebih dipengaruhi oleh banyak sebab, walau secara medis tidak berpengaruh terhadap kesehatan, namun hal ini cukup mengganggu kita. Tidak sedikit wanita yang melakukan berbagai cara untuk mengatasi masalah keringat berlebih di area ketiak ini agar tidak menimbulkan masalah dalam pergaulannya. Apa saja kata ahli kesehatan maupun kecantikan untuk mengatasi masalah keringat berlebih ini?. Mari kita simak artikel tips bermanfaat untuk mengatasi keringat berlebih ini dengan mencari penyebabnya.

keringat-berlebihApakah karena jantung bermasalah?

Biasanya keringat berlebih ini terjadi pada ketiak, namun seringkali telapak tangan dan telapak kaki juga mengalami keringat berlebih bahkan sampai menetes. Situasi stres seperti ujian, wawancara pekerjaan, atau peristiwa penting lainnya justru akan memperburuk keadaan ini.

Keringat berlebih biasanya tidak berkaitan dengan penyakit jantung seperti yang sering dipikirkan banyak orang. Telapak tangan atau kaki yang sering berkeringat belum tentu merupakan tanda gangguan jantung.

Keringat berlebih biasanya disebabkan stimulasi emosi dan suhu. Jadi, keringat yang berlebihan hanya di kedua telapak tangan dan di kedua telapak kaki, tanpa disertai keluhan gejala-gejala gangguan jantung atau gejala sistematik jantung lainnya, kemungkinan besar Keringat berlebih tersebut hanya disebabkan oleh rasa cemas saja.

Apa sebenarnya kondisi keringat berlebih itu?

Keringat berlebihan terjadi ketika seseorang berkeringat tanpa ada panas atau aktivitas fisik yang memicunya. Kondisi seperti ini bisa menimbulkan dampak besar terhadap rasa percaya diri dan aktivitas sehari-hari. Walau begitu, ada beberapa cara mengatasi keringat berlebih.

Hanya 1% orang yang mengalami kondisi keringat berlebih juga menderita kondisi medis yang disebut hiperhidrosis. Apa itu hiperhidrosis? Hiperhidrosis adalah suatu kondisi yang dipercaya terjadi akibat kelenjar-kelenjar keringat yang bekerja terlalu aktif. Meskipun demikian, penyebab hiperhidrosis yang tepat belum diketahui. Penderita hiperhidrosis bisa memproduksi hingga lima kali lebih banyak keringat dibandingkan jumlah yang diperlukan tubuh.

Beberapa orang mungkin mengalami keringat berlebih pada sekujur tubuh mereka sebagai hasil dari kondisi medis atau jenis obat tertentu. Kondisi ini disebut hiperhidrosis sekunder.

Artikel terkait :   Cara menghilangkan bau badan berlebih

Apa penyebab keringat berlebih ?

Biasanya keringat muncul lebih banyak dari telapak tangan, kaki, dan juga ketiak. Sebenarnya berkeringat merupakan mekanisme yang berfungsi untuk mengatur suhu tubuh kita sebagai respon terhadap panas. Namun apabila produksinya berlebih dapat dianggap sebagai tanda gangguan kesehatan. Inilah beberapa hal yang menyebabkan keringat berlebih selain karena olahraga atau aktivitas berat.

Kelebihan Berat Badan
Pertama yang harus diperhatikan adalah berat badan. Apakah berat badan orang yang mengalami keringat berlebihan sebanding dengan tinggi badannya? Jika berat badan memiliki perbandingan yang jauh lebih tinggi daripada tinggi badan, maka orang tersebut memiliki kelebihan berat bada. Orang yang mengalami kelebihan berat badan mudah untuk berkeringat lebih banyak.

Suhu Tubuh yang Meningkat
Seperti yang sudah disinggung di awal, keringat adalah respon tubuh saat panas. Saat mengalami demam, suhu tubuh kita akan naik. Dan berkeringat merupakan mekanisme kontrol suhu tubuh normal. Seseorang dikatakan demam apabila suhu tubuhnya mencapai 38 derajat celcius atau lebih. Saat demam, tubuh akan memproduksi keringat yang akan digunakan untuk menstabilkan suhu tubuh.

Konsumsi Alkohol Berlebih
Alkohol merupakan salah satu penyebab keringat berlebih. Jika Anda suka mengkonsumsi alkohol dalam jumlah yang berlebih, segera hentikan kebiasaan tersebut. Bila kesulitan dalam menghentikan kebiasaan itu, Anda bisa menghubungi dokter untuk berkonsultasi.

Pengaruh Obat
Apakah Anda sering meminum obat tanpa resep yang dijual di apotek? Beberapa obat tertentu seperti antidepresan dan aspirin dapat menyebabkan munculnya keringat berlebih. Segera hentikan konsumsi obat bebas tanpa resep dokter bila Anda mulai merasakan kelebihan keringat di tangan atau bagian tubuh lain. Pemilihan obat yang ideal memang perlu konsultasi dengan dokter.

Stres dan Faktor Emosional
Stres secara emosional, malu, atau cemas dapat memicu aktivitas kelenjar keringat. Keringat yang dikeluarkan karena faktor emosional adalah wajar. Yang perlu dikhawatirkan adalah kondisi emosionalnya itu sendiri. Konsultasikan dengan dokter bila keluhan ini sangat mengganggu Anda.

Faktor Hormonal
Apakah Anda masih remaja? Jika iya, maka keringat berlebih adalah suatu hal yang wajar terjadi. Pada masa remaja, faktor hormonal menyebabkan kelenjar apokrin atau kelenjar keringat menjadi aktif sehingga akan memicu munculnya keringat berlebih, terutama di bagian bawah tangan. Faktor perubahan hormon juga terjadi pada seorang wanita yang sedang mengalami haid atau saat menjelang menopause.

Artikel terkait :   Kepala pusing saat bangun tidur siang

Infeksi Kronis Suatu Penyakit
Keringat berlebih juga bisa disebabkan karena infeksi kronis dari suatu penyakit. Beberapa penyakit yang menyebabkannya antara lain adalah seperti TBC, HIV/AIDS, atau mungkin juga kanker. Kunjungi lah dokter untuk melakukan investigasi awal seperti tes darah. Tujuannya adalah untuk mendapatkan perawatan yang sesuai.

Bagaimana mengatasi keringat berlebih?

Apabila anda mengalami hiperhidrosis, beberapa perubahan pada gaya hidup ini dapat membantu mengatasi keluarnya keringat yang berlebihan:

  • Gunakan pakaian termasuk kaos kaki dan sepatu yang terbuat dari bahan yang sejuk, longgar dan menyerap keringat.
  • Jagalah lingkungan sekitar anda tetap sejuk dan memiliki ventilasi yang baik.
  • Hindari konsumsi makanan dan minuman yang dapat menyebabkan berkeringat.
  • Hindari stres, kecemasan dan emosi lain yang dapat meningkatkan produksi keringat.
  • Mandi dua kali sehari dan mebilas tubuh menggunakan sabun yang lembut.
  • Gunakan deodorant yang tidak mengandung alkohol.

Selain dengan cara di atas beberapa obat – obatan dan terapi medis berikut juga dapat digunakan untuk mengatasi keringat berlebihan yaitu antiperspiran, beta bloker, antikolinergik, Iontophoresis, eksisi kelenjar keringat di ketiak dan simpatektomi.

Berikut beberapa jenis obat yang sering digunakan untuk mengatasi keringat berlebih.

Antiperspirant
Berupa obat topical atau langsung diterapkan pada kulit. Ada banyak jenis antiperspirant yang bisa dibeli bebas, obat ini mengandung garam logam dosis rendah (biasanya aluminium) ini bisa digunakan sebagai langkah awal karena mudah didapat. Antiperspirant yang mengandung aluminium klorida biasanya lebih efektif. Jika antiperspirant biasa tidak dapat mengontrol keluarnya keringat berlebihan, maka dokter mungkin meresepkan atau menyarankan Antiperspirant yang lebih kuat yaitu yang mengandung aluminium klorida. Ini bekerja dengan cara mengecilkan bahkan menyumbat kelenjar keringat sehingga hanya sedikit keringat yang keluar. Biasanya diterapkan (dioles pada kulit) di malam hari.

Antikolinergik
Bila perlu dokter akan meresepkan obat golongan antikolinergik atau antimuscarinic. Obat ini bekerja dengan menghalangi efek dari zat kimia yang disebut asetilkolin, yang berperan dalam mengaktifkan kelenjar keringat. Antikolinergik berbentuk tablet minum atau cairan yang diterapkan ke daerah kulit yang mengalami keringat berlebihan. Bromide propantheline adalah salah satu contoh obat antikolinergik yang digunakan untuk mengobati hiperhidrosis.

Leave a Reply