Penyebab sakit telinga pada anak

Telinga bisa meradang dan nyeri karena infeksi pada masa perkembanan anak yang aktif. Banyak orang tua kurang mengetahui penyebab sakit telinga pada anak bukan karena kurang memperhatikan aktifitas sepanjang hari, tetapi memang area indera tubuh ini tidak mudah untuk diperhatikan kebersihannya. Telinga merupakan salah satu panca indera yang sangat sensitif karena sebab internis yang tidak bisa ditangani sendiri jika mengalami peradangan. Penyebab sakit telinga ini bisa karena faktor luar dimana masuknya kotoran ke dalam gendang telinga, tetapi infeksi yang mengakibatkan peradangan di gendang telinga hingga rasa nyeri bisa berakibat fatal jika tidak ditangani dengan baik. Nah, sebagai orang tua, layaknya kita perhatikan beberapa penyebab sakit telinga pada anak dan cara mengatasinya.

sakit-telinga-anakApa tindakan pertama saat anak menjadi demam karena sakit telinga?

Hal yang bisa dilakukan menderita sakit telinga pada anak balita adalah dengan memberikan parasetamol selama 12­24 jam. Hindari memberikan minyak. Jika terlihat anak Anda menderita infeksi, pergilah ke dokter untuk mendeteksinya. Dokter kemudian akan memberikan obat antibiotik atau juga parasetamol yang bisa dipakai serta obat tetes hidung untuk menghilangkan penyumbatan yang terjadi pada hidung.

Cara meredakan sakit telinga pada anak balita adalah dengan meletakkan kain panas atau jga sebotol air panas yang sudah dibungkus dengan kain dibawah telinga anak. Hal ini bertujuan untuk meredakan rasa sakit yang dirasa oleh mereka. Biasanya anak yang mengalami masalah infeksi pada telinga akan mengalami gangguan sakit telinga sampai 6 minggu. Kemudian, jika hal ini masih terus terjadi sebaiknya lakukan konsultasi ke dokter untuk mencegah terjadinya hal yang semakin parah.

Apa cara alami mengatasi sakit telinga anak ?

Sejatinya, untuk mengatasi masalah ini Anda tidak perlu pergi ke dokter setiap saat dan kemudian menghabiskan biaya yang cukup mahal. Karena, beragam infeksi pada telinga sebenarnya bisa saja dikurangi atau bahkan disembuhkan dengan cara-cara berikut ini.

Minyak bawang putih
Anda dapat membeli minyak bawang putih dan kemudian memberikan dua tetes minyak bawang putih tersebut ke dalam telinga yang sakit. Caranya adalah dengan menempatkan sepotong kapas dan kemudian berilah minyak bawang putih sehingga cairan bawang tersebut akan mengalir lewat kapas.

Mengompres
Sebuah kain yang dicelupkan ke dalam air hangat bisa digunakan dalam rangka melegakan rasa sakit dan memperlancar sirkulasi darah. Kain yang Anda gunakan juga bisa dikompres dalam semanguku air garam namun hangat. Telah dikenal secara luas bahwa garam mampu meredakan peradangan yang disebabkan oleh sakit pada telinga.

Jus bawang bombai
Jus bawang bombai ternyata juga ampuh dalam menyembuhkan infeksi telinga dan mengurangi rasa sakit. Untuk mengatasinya, cukup dengan dua atau tuga tetes ke telinga yang terasa sakit dan dijamin rasa sakit bisa berkurang.

Mengkonsumsi vitamin C
Salah satu hal yang direkomendasikan dalam rangka mengurangi infeksi pada telinga adalah mengkonsumsi vitamin C yang cukup. Dengan cara itu, maka anak akan mendapatkan sistem kekebalan tubuh yang meningkat dan kemudian menjadikan ia terhindar dari infeksi telinga.

Tetesan air
Jika anak Anda mengalami sedikti rasa sakit pada telinga karena tetesan air yang sulit keluar, mungkin salah satu cara terbaiknya adalah memberikan satu tetes air dan kemudian memiringkannya atau memberikan ia kesempatan untuk lompat-lompat agar semua cairan dapat keluar.

Apakah sakit flu pada anak bisa memicu sakit telinga?

Penyebab dari terjadinya sakit telinga pada anak balita adalah karena penyakit pilek atau flu. Hal ini disebabkan karena sistem imun tubuh pada anak­anak yang masih balita belum terbilang matang dan karena telinga mereka belum sesempurna seperti telinga orang dewasa untuk mencegah terjadinya benda masuk ke dalam telinga. Jika rasa sakit telinga pada anak dirasakan karena sistem kekebalan tubuh yang melawan infeksi, untuk mengatasinya maka bisa dilakukan dengan cara melawan rasa sakit yang muncul karena infeksi pada telinga. Cara sederhana dan simple untuk dilakukan adalah dengan mengompres menggunakan handuk yang hangat dibagian luar telinga, biasanya hal ini sedikit membantu.

Apakah obat tetes telinga bisa diberikan?

obat tetes telinga juga bisa diberikan namun harus sesuai dengan anjuran dokter dan Anda harus melakukan konsultasi ke dokter sebelum menggunakan obat tetes telinga. Selain obat tetes telinga, biasanya dokter juga akan meresepkan obat penghilang rasa sakit yang non resep untuk membantu mengurangi keluhan demam, misalnya seperti ibuprofen dan acetaminophen. Hal yang harus Anda ketahui adalah jangan memberikan aspirin pada anak balita .

Bagaimana mencegah infeksi telinga pada anak?

Selain dengan menggunakan obat tetes telinga dan obat yang diresepkan oleh dokter, biasanya infeksi telinga yang terjadi pada anak balita adalah infeksi di bagian telinga tengah yang disebabkan karena masalah flu yang menyebabkan virus penyebab flu memberian dampak kurang baik pada telinga Anda. Ada hal yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya penyebaran kuman. Caranya adalah dengan mengarahkan anak untuk melakukan cuci tangan dengan baik dan dengan lebih sering. Selain itu, cara mencegah terjadinya infeksi telinga pada anak adalah dengan menjaga mereka agar terhindar dari asap rokok, serta dengan menyusui mereka selama minimal 6 bulan untuk membantu meningkatkan sistem imun tubuh mereka.

Kapan saatnya harus dibawa ke dokter?

Jika Anda pergi ke dokter, biasanya dokter akan meresepkan juga obat antibiotik. Infeksi pada telinga yang terjadi biasanya akan hilang degan sendirinya. Namun, penggunaan dari obat antibiotik ini harus digunakan sesuai dengan resep dokter dan tidak bisa digunakan dalam waktu yang panjang. Hal ini disebabkan karena jika semakin banyak menggunakan antibiotik maka akan semakin tidak efektif obat tersebut.

Hal ini disebabkan karena bakteri malah akan mempelajari bagaimana cara untuk melawan obat­obatan yang sering kita konsumsi. Dan selain itu juga pada kasus infeksi telinga biasanya juga disebabkan karena virus, dan antibiotik hanya bisa membantu untuk mengatasi masalah infeksi yang disebabkan karena bakteri. Antibiotik memang sangat membantu mengurangi keluhan pada infeksi telinga pada anak balita, namun dokter akan lebih mengetahui kapan waktu yang paling baik dalam menggunakan obat antibiotik.