Teknik komposisi warna dalam fotografi

Bagaimana memadukan busana saat foto pre wedding?. Batik menjadi salah satu materi bermain teknik komposisi warna dalam fotografi dengan berbagai motif dan paduan bahan yang halus dan lembut. Permainan warna dalam teknik fotografi sangat mengandalkan pencahayaan yang cukup agar dalam diekspos dalam sebuah foto pre wedding yang meriah. Memang untuk teknik fotografi yang cukup ramai warna serta detail yang cukup banyak, pemakaian iso jangan terlalu tinggi agar tidak over exposure, atau dikatakan terlalu terang dan malah kehilangan sentuhan warna yang akan ditampilkan. Begitu pula saat pengambilan gambar diluar ruangan dengan berbagai ornamen, ada teknik komposis warna yang harus dipahami terutama penempatan posisi kamera agar tidak membelakangi arah sinar agar tidak terjadi siluet. Nah, teknik fotografi seperti apa agar obyek dengan memiliki detail cukup banyak dapat kita ekspos dengan baik akan kita bahas dalam artikel fotografi berikut ini.

komposisi-warna-fotografiApa peran komposisi warna dalam fotografi?

Warna dapat kita temukan dimanapun dan subjek apapun. Untuk membentuk komposisi yang baik warna perlu dipadukan dengan garis, bentuk, tekstur dan ruang. Penggunaan warna yang menarik dapat memberikan sentuhan yang menarik pada gambar, sehingga Seringkali warna yang menonjol dijadikan point of interest/fokus utama dalam suatu gambar. Banyak sekali teori tentang warna dan efeknya untuk mempengaruhi fikiran seseorang.

Secara prinsip, warna merupakan salah satu elemen penting dalam fotografi. Warna sangat merespon mata dan menstimulus rasa. Warna membuat rangsangan emosi, karena itu setiap personal memiliki rasa terhadap warna yang berbeda. Pilihan warna memberi pengaruh langsung terhadap persepsi yang melihat. Warna juga menjadi simbol dan perlambang dari sesuatu maupun mengetengahkan identifikasi terhadap sesuatu. Warna sangat eye catching dalam sajian menarik apalagi berkorespondensi dengan elemen bentuk. Foto-foto piktorial lebih cenderung menekankan warna dalam tampilannya.

Setiap warna memberikan kesan. Keagungan, mewah, kesejukan, kesedihan, maupan kegembiraan adalah deskripsi terbatas terhadap kesan yang ditampilkan oleh warna. Warna juga memberi gambaran suasana yang berhubungan dengan rasa. Warna menjadi simbol yang digunakan menginterpretasikan makna. Dalam fotografi, warna menjadi elemen penting. Warna adalah rangsangan visual yang dilakukan oleh mata dan otak dari interaksi objek dan sumber cahaya. Selain berfungsi memisahkan dan membedakan elemen dalam foto, warna juga memberi keindahan, menarik perhatian, serta berperan penting dalam penyampaian pesan. Disitulah warna membentuk komunikasi psikis.

Artikel terkait :   Foto prewedding memakai kebaya

Apakah cahaya mempengaruhi komposisi warna dalam fotografi?

Warna cahaya yang menyinari akan memberi pengaruh terhadap hasil warna benda. Ketika warna benda disinari cahaya maka akan menghasilkan berbeda dengan warna pigmen benda awalnya. Warna pigmen melekat pada bahan, sedangkan warna subtraktif berasal dari cahaya. Ketika sumber cahaya dengan temperatur warna sekitar 3200 K dihasilkan dari lentera, petromak, obor, lampu pijar menimpah warna pigmen, maka hasil warna pigmen menjadi warna kombinasi yang tidak lagi natural dalam tonenya.

Bagaimana komposisi warna dapat memperindah hasil foto?

Membuat foto yang diisi dengan warna dominan biru atau hijau membangkitkan perasaan damai. Atau kita bisa memberi tekanan dengan memainkan dua warna yang paling kontras, misalnya dengan memotret model berbaju yang memegang payung warna merah. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah bahwa mata kita tertarik pada subyek foto dengan warna paling terang, jadi jika memotret bunga warna kuning carilah background dengan warna-warna tenang misalnya hijau.

Selain itu, kreatiflah dengan warna. Warna memegang peranan penting dalam seni visual apapun, termasuk seni mengabadikan gambar/fotografi. Warna-warna primer yang tajam sanggup menarik perhatian mata terlebih bila dipadukan dengan warna complement(pelengkap) dan mampu menjadi titik fokus yang menarik. Bila kita tidak menemukan warna-warna yang tajam, kita bisa menyiasatinya dengan menyertakan background yang berwarna monochrome. Dengan background monochrome yang senada warna subjek yang sangat sederhanapun akan terlihat mencolok dan menarik. Untuk menambah kontras, kita bisa menggunakan filter CPL/polarized yang biasanya juga digunakan untuk membirukan warna langit.

Bagaimana tips pengaturan komposisi warna dalam fotografi?

Pemakaian warna sangat penting untuk menentukan keindahan sebuah foto. Ia juga bisa membantu menguatkan karakter, merubah mood, bahkan menyampaikan pesan. Berkolaborasi dengan komposisi, warna bisa menjadikan bahkan foto yang sederhana jadi luar biasa.

Artikel terkait :   Foto wisata malam jadi perburuan

Ada beberapa jenis warna yang biasanya muncul dalam fotografi:

1. Warna Dominan
Memenuhi satu frame foto dengan banyak warna-warna mencolok tidak selalu menghasilkan gambar yang dramatis. Warna yang saling bertabrakan akan menyebabkan kebingungan saat mata melihatnya dan akibatnya foto jadi terlihat tidak indah. Terlalu banyak warna yang bertabrakan sama dengan melipatgandakan titik fokus yang merangsang mata untuk melihat kemana-mana tanpa merasa pasti mana yang sebenarnya menjadi Point Of Interest. Lebih baik pilihlah satu warna dominan yang akan menjadi pusat dari foto dan segera menarik perhatian orang yang melihatnya. Semakintinggi intensitas warnanya, maka ia akan semakin mendominasi. Jadi pastikan objek utama foto menggunakan warna ini.

2. Warna Yang Menonjol
Warna pada sisi “hangat” spektrum warna adalah warna-warna yang muncul dan meminta perhatian lebih. Misalnya merah, ia kuat dan mencolok dan jika ada pada sebuah gambar akan mendominasi. Ia sangat menonjol hingga sedikit warna merah saja pada foto, seperti bunga mawar di latar belakang, tetap membuat mata tertuju padanya. Kuning dan jingga juga punya efek yang sama meskipun tidak sekuat merah. Jadi berhati-hatilah dengan warna-warna ini jika mereka tidak digunakan pada objek.

3. Warna Yang Berdiri Di Belakang
Ini adalah konsep yang berkebalikan dengan nomer dua. Warna-warna yang termasuk pada bagian ini biasa menjadi latar belakang dan lebih seperti peran pembantu pada film. Ia menambahkan elemen pada foto sehingga keseluruhannya terlihat indah. Inilah mengapa warna biru dan hijau, yang ada pada sisi “dingin” spektrum warna, sangat baik bila digunakan sebagai background. Mereka mundur ke belakang dan membantu warna-warna lain untuk muncul. Langit biru yang luas adalah pasangan yang pas untuk bukit-bukit hijau. Gunakan warna-warna semacam ini dengan efektif, dan kamu akan mendapatkan foto-foto yang indah.

Leave a Reply