Tips terkenal lewat sosial media

Sudah ada dubsmash? Instagram?, sudah smule belum?. Sudah share gaya karaoke dan gaya bernyanyi?. Tips terkenal lewat sosial media sudah banyak yang merasakan. Dari mulai hanya bernyanyi sendirian di rumah, rekam dan share di sosial media agar orang lain dapat ikut menikmatinya. Dengan perkembangan aplikasi serta semakin murahnya hp android dipasaran yang didukung oleh jaringan operator semakin stabil meningkatkan daya kreasi anak muda sekarang untuk menampilkan diri secara mudah. Tetapi, saat bergaya didepan kamera, serta kualitas video memiliki pengaruh juga. Ada beberapa tips terkenal lewat sosial media yang akan dibahas dalam artikel tips teknologi kali ini. Simak dan pelajari tipsnya.

Bagaimana tips merekam dengan smartphone ?

Saat ini smartphone semakin canggih dan memiliki resolusi kamera yang besar bahkan mendekati kamera digital. Dengan begitu pengguna bisa merekam video dengan kualitas yang bagus juga. Tetapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh pengguna saat merekam video dengan menggunakan smartphone. Berikut ini adalah beberapa tips cara merekam video menggunakan smartphone.

  • Usahakan posisi smartphone selalu sama atau stabil tanpa ada guncangan karena jika menggunakan smartphone pasti akan mudah berubah posisi kamera sehingga dapat menganggu kualitas dari video itu sendiri. Jika perlu gunakanlah tripod atau monopod untuk menstabilkan smartphone.
  • Jangan menggunakan digital zoom, hal ini dikarenakan kualitas gambar tidak akan sebagus jika kita mendekati objek, maka dari itu lebih baik mendekat ke objek untuk memperbesar gambar.
  • Perhatikan Pencahayaan Lingkungan. Karena smartphone tidak seperti kamera digital yang memiliki sensor yang baik maka hindari merekam dengan pencahayaan yang kurang merata. Misal merekam dengan ada bagian yang terang sekali tetapi ada juga yang gelap atau bayangkan sedang merekam halaman rumah dan luar rumah yang berbeda pencahayaannya. Kamera smartphone tidak sanggup untuk menangkap sempurna video yang berbeda gelap terangnya.
  • Jika merekam di malam hari atau minim cahaya, sebaiknya menggunakan aksesoris tambahan seperti lampu led karena kamera smartphone tidak memiliki sensor sebesar kamera digital.
  • Jika dalam merekam memerlukan memutar ke kiri atau kanan atau yang sering disebut Panning dan bergerak ke atas dan bawah atau sering disebut Tilting sebaiknya dilakukan dengan mantab jangan terlalu cepat.
  • Dari segi komposisi dalam merekam video sebaiknya tidak memasukkan hal-hal penting di latar belakang. Usahakan subjeknya cukup besar dan jelas.

Bagaimana teknik pengambilan gambar yang baik agar menghasilkan video yang bagus?

Untuk menghasilkan video yang bagus dan enak dinikmati, anda harus merencanakan proses pembuatan video sebelumnya. Pikirkan jenis rekaman video yang dibutuhkan, untuk membuat cerita dan adegan apa saja yang terjadi di setiap frame, sehingga cerita mengalir lancar. Pendeknya, agar rekaman video Anda bisa diedit dengan baik, maka perlu dipahami bagaimana setiap adegan akan terlihat.

Penonton ingin menikmati cerita yang masuk akal dari video Anda, jadi pastikan merekam mendapatkannya secara mengalir. Adegan yang meloncat -loncat akan terasa membosankan dan membingungkan. Setiap awal proses merekam dan mengakhiri tombol rekam, Anda sudah membuat sebuah adegan yang bisa diedit menjadi sebuah urutan cerita.

Artikel terkait :   Aplikasi android mengisi waktu luang

Pertama kali Anda perlu membuat storyboard. Storyboard merupakan alat untuk membantu Anda membayangkan adegan secara visual. Bayangkan gambar video yang akan Anda lihat. Lanjutkan ke adegan selanjutnya, tuliskan seperti apa gambar yang ingin Anda rekam, dan suara seperti apa yang akan didengarkan.

Selain itu, perhatikan beberapa hal penting tentang teknik perekaman video berikut :

MEREKAM ADEGAN dalam sebuah ruangan (indoor) selalu membutuhkan lampu. Jika cahaya kurang, maka gambar akan terlihat kurang halus dan berbintik-bintik. Kalau mungkin, gunakan sebanyak mungkin cahaya. Lebih baik kelebihan cahaya – yang bisa dikendalikan dengan mudah lewat pengaturan diafragma dan kecepatan – daripada mengotak-atik hasil rekaman video yang kurang cahaya.

JIKA ANDA MENGGENGGAM CAMCORDER Anda selalu pikirkan sesuatu sebagai tripod. Sandarkan siku Anda di dada. Jika bisa, buat tiga titik penopang dengan cara bervariasi, supaya mirip tripod. Pegangan yang mantap dan stabil akan membuat rekaman video Anda tampak profesional.

SUPAYA TIDAK MEMBUAT PUSING penonton video, jangan memainkan zoom (perbesar/perkecil) jika tidak perlu. Untuk menggantikan teknik zoom, maka bisa dilakukan rekaman untuk jarak menengah dan jauh, serta fokus pada satu orang/subyek. Jika Anda perlu menggunakan zoom, maka mendekat ke subyek adalah cara terbaik yang bisa dipakai untuk merekam peristiwa menarik, sehingga kepala subyek memenuhi layar. Close up ekstrem dengan zoom seringkali lebih sulit dilakukan, dimana hanya sebagian wajah subyek yang terekam plus goyangan yang sangat mungkin timbul. Mendekat ke obyek juga akan menghasilkan suara yang lebih baik.

JANGAN MEREKAM SATU OBYEK TERLALU LAMA, karena akan mem-bosankan dan sulit diedit. Berpindah-pindah obyek yang direkam akan membuat video lebih menarik.Perhatikan acara di TV, biasanya jarang menampilkan obyek yang sama terus menerus. Ketika subyek sedang berbicara, seringkali ditampilkan adegan di sekelilingnya yang terkait dengan apa yang dibicarakan.

PASTIKAN SUBYEK tidak berada di tengah-tengah bingkai, dan hindari kepala orang terpotong seperti yang biasa dilakukan dalam fotografi. Usahakan kaki orang dalam adegan tidak terpotong dalam waktu lama. Meskipun or ang tersebut bukan subyek utama, dalam adegan sebelumnya usahakan merekamnya secara lengkap lewat rekaman dari jauh. Saat merekam, usahakan ketinggian mata berada sekitar 2/3 bagian atas jendela pembidik. Dengan sudut rekaman seperti itu, akan tampak lebih profesional.

UNTUK MEREKAM ADEGAN BERGERAK, tempat- kan subyek pada bagian pertama atau sepertiga terakhir dari jendela pembidik, sehingga adegan bisa tampil menarik. Untuk merekam adegan diam, letakkan mata subyek pada posisi sepertiga frame bagian atas. Jika subyek melihat sesuatu, usahakan obyek yang dilihat berada di posisi 2/3 bingkai dan bisa dilihat dengan jelas.

BIDIK OBYEK DARI SUDUT YANG BERBEDA. Dengan hanya satu kamera, Anda tetap harus mencobanya, meskipun suara akan terpotong dalam beberapa sudut rekam yang berbeda. Overlap audio bisa membuat suasana lebih hidup, daripada suara yang diperoleh dari satu kamera, yang merekam hanya dari satu sudut secara terus menerus.

Artikel terkait :   Perlukah memasang antivirus untuk smartphone

MENJAGA KAMERA terus merekam akan memastikan ada cukup ruang untuk mengedit – ditambah kemungkinan bisa merekam sesuatu yang tak terpikirkan. Jika ragu akan daya tahan batere, hindari menggunakan zoom terlalu banyak. Jika akan meng-gunakan zoom, pastikan untuk alasan yang masuk akal.

SALAH SATU MASALAH SULIT dalam membuat video adalah membuat percakapan yang mengalir. Kamera yang dibatasi ruang pandang ditambah dengan kemampuan merekam yang kurang, akan menampilkan percakapan yang membosankan. Menjaga kamera tetap diam tidak akan memberikan hasil yang diinginkan. Teknik panning (merekam mengikuti gerakan obyek) tanpa tripod, akan menghasilkan adegan yang membingungkan. Hal itu bisa diatasi dengan menjaga kamera agar terus merekam selama percakapan dan melakukan panning secukupnya, saat dirasa percakapan membutuhkannya. Jika terdapat kesalahan dalam teknik perekaman kamera, software video editing bisa merapikannya, yaitu memisahkan audio dari video. Dengan cara ini, Anda bisa memotong reaksi seseorang, sementara yang lain sedang berbicara, atau mengurangi suara kamera yang tersentak-sentak dengan melakukan overlap audio.

MENAMBAHKAN MUSIK bisa membuat efek instan pada video Anda. Tapi perhatikan jenis musik yang digunakan dan persiapkan sebelum Anda mulai mengedit. Dengan cara itu Anda bisa menyesuaikan musik, memotong nada yang spesifik atau memutar adegan lebih perlahan/cepat sesuai iramanya.

USAHAKAN ANDA MEMILIKI ADEGAN PEMBUKA yang mengejutkan. Biasanya bagian ini bukanlah adegan pertama dari video yang Anda rekam, jadi jangan terpaku pada urutan sesuai kronologi yang dibuat. Misalnya anda membuat rekaman video liburan, cobalah membuatnya menjadi sebuah cerita. Tak sulit mencoba merekam adegan beberapa hari, supaya video Anda terasa mengalir. Anda bisa mengeksplorasi dan melakukan survey daerah liburan selama beberapa hari, tentu saja di sela-sela aktifitas liburan. Bukan tak mungkin Anda mendapatkan rekaman pencopet yang sedang dikejar orang banyak. Seru bukan?

SEBAIKNYA CATAT segala hal pada sebuah buku. Ketika mengedit, catatan Anda akan menginformasikan mana adegan yang bagus, siapa saja pemainnya, dan seterusnya. BAYANGKAN diri Anda sendiri sebagai penutur cerita. Video yang bagus, memiliki bagian awal, tengah dan akhir. Pastikan Anda merekam adegan yang diperlukan untuk membuat cerita. Contohnya, jika Anda sedang liburan, rekam berapa beberapa tanda lalu lintas atau lingkungan sekitarnya, sehingga pemirsa mengetahui sedang dimana Anda berada.

BERIKAN RUANG YANG CUKUP pada tiap adegan untuk diedit. Mulailah merekam sebelum adegan dimulai, dan lanjutkan merekam selama beberapa detik setelah adegan selesai. Ketika Anda mengedit, durasi lebih tersebut akan membuat Anda lebih mudah mendapatkan klip video yang bagus, tanpa harus menimpa adegan klip berikutnya.

HINDARI MENGGUNAKAN EFEK penghilangan gambar dengan kamera (menghilang ke putih atau ke hitam). Jika Anda ingin mengeditnya nanti, lebih baik menambahkan efek fade dengan software daripada melakukannya dengan kamera, yang tidak bisa diubah atau dihapus nantinya.

Leave a Reply